INIKEPRI.COM – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) tahun 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan organisasi sekaligus pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung pada 6–8 Maret 2026 di Novotel Jakarta Pulomas tersebut mengusung tema “Asta Karya: Akselerasi Karya, Transformasi Ekonomi Indonesia.”
Rakernas diikuti oleh perwakilan dari 38 provinsi, 288 kabupaten/kota, serta 12 Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) yang bersama-sama menyusun arah dan strategi pengembangan organisasi dalam lima tahun ke depan.
Dalam rangkaian agenda tersebut, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gekrafs juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada sejumlah Dewan Pengurus Wilayah (DPW) yang telah melaksanakan musyawarah wilayah.
Salah satu yang menerima SK adalah DPW Gekrafs Kepulauan Riau. SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP Gekrafs, Kawendra Lukistian, kepada Ketua DPW Gekrafs Kepri, Stephane Gerald Martogi Siburian.
Dalam SK tersebut ditetapkan kepengurusan DPW Gekrafs Kepulauan Riau periode 2026–2029, dengan susunan:
Ketua: Stephane Gerald Martogi Siburian
Sekretaris: Rizki Ramadhani (Erik)
Bendahara: Hatopan Jhohanes J. Sihaloho
Wakil Ketua: Dwi Ayu Lovita Putri, Arseto Hartantiyo Pinontoan, dan Andhi Kusuma.

Penyerahan SK ini menandai resmi dimulainya kepengurusan baru Gekrafs Kepri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Kepulauan Riau.
“Alhamdulillah, hari ini menjadi langkah awal yang penuh amanah. Secara resmi Surat Keputusan Kepengurusan Gekrafs Kepulauan Riau periode 2026–2029 telah diserahkan oleh Ketua Umum DPP Gekrafs di Novotel Jakarta Pulomas,” ujar Stephane, Sabtu (7/3/2026).
Ia menegaskan bahwa amanah tersebut akan dijalankan dengan komitmen memperkuat kolaborasi dan mendorong inovasi ekonomi kreatif di daerah.
“Semoga amanah ini dapat kami jalankan dengan sebaik-baiknya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, kolaborasi, dan inovasi di Kepulauan Riau. Bismillah, mari bergerak bersama untuk memajukan ekosistem ekonomi kreatif daerah,” katanya.
Program “Gekrafs Kepri Cari Suara” Raih Penghargaan
Selain menerima SK kepengurusan, Gekrafs Kepulauan Riau juga meraih penghargaan nasional dalam ajang Gekrafs Awards yang digelar dalam rangkaian Rakernas.
DPW Gekrafs Kepri menerima Anugerah Program Inovasi Ekonomi Kreatif dari DPP Gekrafs atas program “Gekrafs Kepri Cari Suara.”
Program tersebut digagas untuk membuka ruang bagi musisi jalanan di Kepulauan Riau agar mendapatkan kesempatan yang lebih luas dalam industri kreatif.
Melalui program ini, Gekrafs Kepri mencari musisi jalanan berbakat yang kemudian mendapatkan dukungan berupa:
- Pembuatan hak cipta karya musik
- Produksi video musik
- Publikasi karya secara luas
Dengan dukungan tersebut, para musisi tidak hanya dikenal publik tetapi juga berpeluang memperoleh nilai ekonomi dari karya mereka.
“Melalui program ini kami mencari musisi jalanan berbakat. Karya terbaik mereka kami bantu proses pembuatan hak cipta, diproduksikan video musiknya, dan dipublikasikan secara luas agar mereka dapat dikenal,” ujar Stephane.
Ia meyakini banyak talenta besar lahir dari jalanan, namun sering kali tidak memiliki ruang dan akses untuk berkembang.
“Kami percaya bahwa talenta besar sering lahir dari jalanan. Mereka hanya membutuhkan ruang, dukungan, dan kesempatan,” tambahnya.
Paparkan Tiga Program Prioritas
Dalam Rakernas tersebut, DPW Gekrafs Kepulauan Riau juga mempresentasikan tiga program prioritas kepada DPP Gekrafs serta seluruh DPW dari berbagai provinsi.
Ketiga program tersebut dirancang untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus membantu pelaku usaha kreatif di daerah agar mampu berkembang dan naik kelas.
1. Ekraf Blind Collaboration
Program pendampingan bagi UMKM agar dapat berkembang menjadi usaha yang lebih besar dan scalable, dengan fokus pada penguatan branding, pemasaran, serta kesiapan investasi.
2. Ekraf Immersive Product Take Over & Live
Program yang menghadirkan pengalaman langsung bagi kreator dan publik untuk melihat proses produksi UMKM melalui konsep storytelling, behind the scenes, serta live selling guna meningkatkan awareness dan penjualan produk lokal.
3. Gekrafs Business Incubator
Program inkubator bisnis untuk membantu pelaku usaha kreatif berkembang secara berkelanjutan melalui pendampingan branding, pemasaran, hingga kesiapan ekspansi bisnis dan investasi.
Rakernas Dihadiri Sejumlah Tokoh Nasional
Rakernas GEKRAFS 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dari berbagai kalangan pemerintahan, legislatif, hingga industri kreatif.
Di antaranya Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI yang juga ketua majelis tinggi DPP GEKRAFS, Menteri Ekonomi Kreatif, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Wakil Menteri Agama, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Wakil Ketua MPR.

Dari kalangan tokoh nasional dan industri kreatif, turut hadir Sandiaga Uno selaku Ketua Dewan Pembina GEKRAFS, Raffi Ahmad, serta musisi Yovie Widianto.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sektor ekonomi kreatif nasional yang terus berkembang di berbagai daerah.
Dorong Ekonomi Kreatif dari Akar Rumput
Rakernas GEKRAFS 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia.
Bagi GEKRAFS Kepulauan Riau, penghargaan yang diraih sekaligus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan program inovatif yang memberdayakan pelaku ekonomi kreatif dari tingkat komunitas hingga pelaku UMKM.
“Penghargaan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program yang memberdayakan pelaku ekonomi kreatif dari akar rumput di Kepulauan Riau,” kata Rizki Ramadhani (Erik).
“Bismillah, mari bergerak bersama untuk memajukan ekosistem ekonomi kreatif di Kepulauan Riau,” tutupnya.
Penulis : IZ
















