INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda dengan menanggung biaya pemeriksaan kesehatan (medical check up/MCU) bagi penerima beasiswa dari Kementerian Pertanian.
Bupati Natuna Cen Sui Lan mengatakan, pada tahun 2026 terdapat satu putri daerah asal Natuna yang berhasil meraih beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik Enjenering Pertanian Indonesia.
Penerima beasiswa tersebut adalah Vita Olivia, anak petani yang lolos melalui jalur undangan nasional.
Menurut Cen Sui Lan, pemerintah daerah memfasilitasi kebutuhan administratif dan kesehatan sebagai bentuk dukungan nyata, termasuk menanggung biaya MCU yang menjadi syarat utama sebelum memasuki perkuliahan.
“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan anak-anak Natuna yang berprestasi tidak terkendala secara ekonomi, termasuk dalam memenuhi persyaratan awal seperti pemeriksaan kesehatan,” ujarnya, Rabu (2026).
Pemeriksaan kesehatan dilakukan di RSUD Natuna pada April 2026. Selain itu, Pemkab juga memberikan surat rekomendasi sebagai bentuk dukungan kepada pihak kampus.
Cen Sui Lan menegaskan, ke depan pihaknya akan terus membuka peluang kerja sama dengan institusi pendidikan, termasuk PEPI, guna memperluas akses beasiswa bagi putra-putri daerah.
Ia juga menyampaikan pesan kepada Vita agar menjaga semangat belajar dan mampu membawa nama baik daerah selama menempuh pendidikan di perantauan.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Jaga diri, fokus belajar, dan tunjukkan bahwa anak Natuna mampu bersaing,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Natuna, Wan Syazali menjelaskan, program beasiswa tersebut mencakup pembiayaan penuh pendidikan, fasilitas asrama, serta pembinaan untuk mencetak lulusan yang siap menjadi pelaku usaha di sektor pertanian.
“Lulusan nantinya diproyeksikan menjadi agripreneur muda sekaligus agen perubahan di bidang pertanian,” ujarnya.
Ia menambahkan, sistem pembelajaran di kampus tersebut lebih menitikberatkan pada praktik, dengan komposisi sekitar 70 persen praktik dan 30 persen teori.
Wan Syazali juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada tiga putra-putri Natuna yang berhasil mendapatkan beasiswa serupa, yakni pada tahun 2024, 2025, dan 2026.
Di sisi lain, Vita Olivia mengaku bersyukur atas capaian yang diraihnya. Ia menyebut proses seleksi berlangsung ketat karena diikuti peserta dari seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah bisa lolos. Ini berkat dukungan banyak pihak, termasuk pemerintah daerah,” ujarnya.
Vita dijadwalkan mulai mengikuti perkuliahan program Diploma III pada September 2026 mendatang.
Penulis : RP
Editor : IZ

















