INIKEPRI.COM — Pemerintah Kota Batam mulai melakukan pelebaran Jalan Tengku Sulung sebagai langkah mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Batam Kota yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Proyek pelebaran jalan tersebut menjadi bagian dari program prioritas Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra dalam memperkuat infrastruktur jalan dan meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat.
Ruas jalan yang dikerjakan dimulai dari Simpang Cikitsu atau Simpang Dotamana hingga Bundaran SMA Negeri 3 Batam. Nantinya, jalur tersebut akan ditingkatkan menjadi dua lajur guna memperlancar arus kendaraan di salah satu kawasan dengan aktivitas tertinggi di Kota Batam.
Pelebaran jalan sepanjang 2,2 kilometer itu memiliki nilai kontrak sebesar Rp14,64 miliar dengan masa pekerjaan selama 210 hari kalender. Proyek tersebut diawasi PT Ganrsha Pratama Consultant dan dikerjakan oleh PT Medani Tracktorindo Perkasa.
Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam, Metra Dinata mengatakan pelebaran dilakukan karena volume kendaraan di kawasan Batam Kota terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
“Karena itu dilakukan pelebaran menjadi dua jalur mulai dari Simpang Dotamana sampai Bundaran SMA Negeri 3 Batam agar arus lalu lintas lebih lancar,” ujar Metra Dinata.
Menurutnya, proyek tersebut menjadi bagian dari penguatan konektivitas kawasan Batam Kota yang pertumbuhan aktivitas ekonomi dan permukimannya terus berkembang pesat.
Warga pun menyambut positif dimulainya pekerjaan tersebut. Mereka berharap pelebaran jalan dapat mengurangi antrean kendaraan yang selama ini hampir setiap hari terjadi.
“Kalau jam berangkat kerja dan pulang sekolah memang sering macet. Kami senang jalan ini mulai diperlebar. Mudah-mudahan akses lalu lintas menjadi lebih lancar,” kata Rudi, salah seorang warga yang melintas di lokasi.
Hal senada disampaikan Ketua RT 01 RW 026 Perum Buana Vista Indah 1, Putra. Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Batam yang dinilai mulai serius membenahi persoalan kemacetan di kawasan Batam Kota.
“Semoga pembangunan jalan seperti ini terus dilanjutkan karena sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Penulis : DI
Editor : IZ

















