INIKEPRI.COM – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi perundungan terhadap seorang remaja putri berjilbab di Belakang Padang, Kota Batam, viral di media sosial dan memicu kemarahan warganet.
Bukan hanya aksi kekerasan yang membuat publik tersentak. Sikap orang-orang di sekitar korban yang justru tertawa dan seolah menjadikan peristiwa itu sebagai hiburan membuat banyak orang mengaku geram.
Video tersebut diunggah oleh orang tua korban melalui akun Facebook pribadinya, Putri Ana Sibarani. Tak mampu menyembunyikan amarah dan kesedihannya, sang ibu meluapkan kekesalan terhadap pihak yang diduga telah memperlakukan anaknya dengan cara yang dianggap tidak manusiawi.
“Haaiiii … kau tunggu aku balik ya. Gak takut aku masuk penjara. Hebat kali kau, ini lah dia preman Dapur Arang. Kau tunggu apa yang akan terjadi,” tulis pemilik akun dalam keterangan video yang diunggahnya, dikutip INIKEPRI.COM, Minggu (14/6/2026).
Dalam rekaman yang beredar, tampak seorang remaja putri mengenakan kaus bergaris warna kuning dan hitam serta celana panjang hitam berdiri di hadapan korban.
Sementara korban yang mengenakan jilbab biru tua dan baju lengan panjang biru muda hanya terlihat menundukkan kepala. Korban nyaris tidak memberikan perlawanan.
Pemandangan memilukan itu diduga terjadi di kawasan Belakang Padang, Kota Batam.
Dari video yang beredar, pelaku diduga berulang kali melontarkan kata-kata tidak pantas kepada korban. Tak berhenti di situ, pelaku juga terlihat menarik jilbab korban, menampar, hingga memukul bagian kepala korban.
Yang membuat hati semakin miris, korban tampak lebih banyak diam dan hanya menerima perlakuan tersebut.
Namun, bagian yang paling membuat publik geram justru datang dari suara orang yang merekam video.

Alih-alih melerai atau menolong korban, perekam justru terdengar tertawa cekikikan.
Bahkan, dalam video terdengar suara perekam berkata:n”Cepat sini geser. Eh sini geser. iPhone, kamera iPhone bagus, cok,” ucap perekam sambil tertawa.
Tak lama kemudian, terdengar pula suara tepuk tangan dan gelak tawa yang diduga berasal dari pelaku usai melakukan aksinya.
Video tersebut langsung dibanjiri komentar kecaman dari warganet. Banyak yang mengaku sakit hati dan tidak sanggup melihat korban yang hanya tertunduk saat diduga mendapatkan perlakuan kasar.
“Ya Allah bahasanya kurang ajar kali kak, kami aja geram tengok. Kurang ajar betul jilbab ditarik-tarik,” tulis akun Sakila.
“Geram betol aku tengok, laporkanlah,” tulis akun Rosnita Azman.
Warganet lainnya mendesak aparat kepolisian segera turun tangan.
“Untung ada yang rekam biar jadi bukti. Pak Polsek Belakang Padang tolong ditindak lanjuti pak,” tulis salah seorang netizen.
Hingga kini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab dugaan perundungan tersebut.
Namun satu hal yang membuat publik sepakat marah, bukan hanya karena korban diduga mengalami kekerasan, melainkan karena semua itu terjadi di tengah tawa dan sorak-sorai orang-orang di sekitarnya.
Masyarakat pun berharap Polsek Belakang Padang segera bertindak dan mengusut video viral tersebut agar korban mendapatkan keadilan.
Penulis : IZ

















