Inflasi Batam Tembus 4,75 Persen, Harga Pangan dan Tiket Pesawat Jadi Pemicu

- Publisher

Sabtu, 4 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Juni 2026 mencapai 4,75 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,91. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatat IHK sebesar 108,74.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan inflasi terjadi akibat kenaikan harga pada seluruh kelompok pengeluaran yang dipantau.

“Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan sebesar 6,60 persen. Disusul kelompok transportasi sebesar 7,60 persen, sedangkan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat kenaikan tertinggi, yakni 11,35 persen,” kata Eko, Jumat (3/7).

Selain itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mengalami inflasi 5,84 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 2,45 persen, kesehatan 1,98 persen, pendidikan 1,32 persen, pakaian dan alas kaki 1,29 persen, perlengkapan rumah tangga 1,27 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 1,09 persen, serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,90 persen.

BACA JUGA:  Ingin Dapat Penghasilan Tambahan? Yuk Gabung Jadi Agen bjb BiSA! Laku Pandai

Secara bulanan (month-to-month/m-to-m), Batam juga mengalami inflasi sebesar 0,68 persen. IHK naik dari 113,14 pada Mei menjadi 113,91 pada Juni 2026. Sementara inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) tercatat sebesar 2,01 persen.

Eko menjelaskan sejumlah komoditas menjadi penyumbang utama inflasi tahunan, antara lain emas perhiasan, angkutan udara, nasi dengan lauk, bensin, cabai merah, daging ayam ras, beras, rokok kretek mesin, sewa rumah, angkutan laut, cabai rawit, daging sapi, biaya pendidikan perguruan tinggi, bayam, tulang sapi, jeruk, tomat, ikan tongkol, ikan kembung, pelumas mesin, dan telepon seluler.

BACA JUGA:  LHP BPK Jadi Arah Pembenahan, Ketua DPRD Kota Batam Tekankan Efektivitas Program TBC

Sebaliknya, beberapa komoditas mengalami penurunan harga sehingga menahan laju inflasi, di antaranya bawang putih, santan segar, susu bubuk, ketimun, bawang bombai, ayam hidup, bedak, popok bayi sekali pakai, sabun mandi cair, sabun cuci piring, salak, dan deterjen bubuk.

Untuk inflasi bulanan, kenaikan harga tiket pesawat, bensin, cabai merah, bawang merah, bayam, emas perhiasan, udang, jeruk, kentang, baja ringan, daun bawang, dan brokoli menjadi penyumbang terbesar. Sementara penurunan harga ketimun, sawi hijau, kangkung, angkutan laut, tomat, telur ayam ras, terong, ikan kembung, sawi putih, ikan mujair, semangka, bawang putih, dan tarif angkutan penyeberangan membantu menahan laju inflasi.

BACA JUGA:  Terima LHP BPK, Amsakar Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Penuntasan TBC di Batam

BPS juga mencatat kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan dengan andil 1,87 persen. Komoditas yang memberi kontribusi terbesar berasal dari cabai merah, daging ayam ras, beras, rokok kretek mesin, cabai rawit, daging sapi, bayam, tulang sapi, jeruk, tomat, dan ikan tongkol.

“Pergerakan harga pangan dan biaya transportasi masih menjadi faktor dominan yang memengaruhi inflasi di Batam. Kondisi ini perlu terus dipantau agar stabilitas harga tetap terjaga,” ujar Eko.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Realisasi Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 38,97 Triliun, BP Batam: Kepastian dan Kemudahan Berusaha Jadi Faktor Penting Gaet Investor
Aturan Ojek Online Segera Dituangkan dalam Perpres, Pengantaran Barang dan Makanan Ikut Diatur
Amsakar–Li Claudia Bawa Batam Melaju, Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh
Desil 9-10 Bakal Tak Bisa Beli Pertalite Bersubsidi, Siapa Saja yang Masuk Kategori Ini?
Harga Pertamax di Batam Turun Mulai 1 Agustus 2026, Cek Daftar BBM Terbaru
Sambut HUT Ke-81 RI, PLN Batam Hadirkan Promo Tambah Daya Listrik Hanya Rp81 Ribu
Inflasi Batam Capai 4,75 Persen, Pemko Perkuat Sinergi dengan BI, Bulog, dan BPS Tekan Kenaikan Harga
Investasi Batam Tembus Rp29,89 Triliun, Serap Lebih dari 40 Ribu Tenaga Kerja pada Semester I 2026

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Realisasi Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 38,97 Triliun, BP Batam: Kepastian dan Kemudahan Berusaha Jadi Faktor Penting Gaet Investor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Aturan Ojek Online Segera Dituangkan dalam Perpres, Pengantaran Barang dan Makanan Ikut Diatur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Amsakar–Li Claudia Bawa Batam Melaju, Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Desil 9-10 Bakal Tak Bisa Beli Pertalite Bersubsidi, Siapa Saja yang Masuk Kategori Ini?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Harga Pertamax di Batam Turun Mulai 1 Agustus 2026, Cek Daftar BBM Terbaru

Berita Terbaru