BI: Penyaluran Kredit di Kepri Tembus Rp105,42 Triliun, Korporasi Jadi Motor Pertumbuhan

- Publisher

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Indonesia Perwakilan Kepri. Foto: INIKEPRI.COM

Bank Indonesia Perwakilan Kepri. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Kinerja intermediasi perbankan di Provinsi Kepulauan Riau terus menunjukkan tren yang menggembirakan. Hingga April 2026, penyaluran kredit di Kepri tercatat mencapai Rp105,42 triliun atau tumbuh 23,86 persen secara tahunan (year on year/yoy), jauh melampaui rata-rata pertumbuhan kredit nasional yang berada di angka 9,74 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto, mengatakan capaian tersebut mencerminkan masih kuatnya aktivitas ekonomi di daerah sekaligus meningkatnya kepercayaan pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya.

“Pertumbuhan kredit yang tetap tinggi menunjukkan fungsi intermediasi perbankan berjalan dengan baik. Ini menjadi indikasi bahwa sektor perbankan masih mampu mendukung kebutuhan pembiayaan dunia usaha maupun masyarakat sehingga roda perekonomian Kepri terus bergerak positif,” ujar Rony, Kamis (25/6/2026).

BACA JUGA:  Koperasi Desa Merah Putih Putus Mata Rantai Kemiskinan

Ia menjelaskan, pertumbuhan kredit terutama didorong oleh sektor korporasi yang hingga April 2026 mencapai Rp62,07 triliun atau meningkat 37,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurut Rony, pembiayaan korporasi masih didominasi sektor-sektor produktif yang menjadi penopang utama ekonomi Kepulauan Riau. Sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi menjadi penerima kredit terbesar dengan pangsa 12,65 persen, disusul industri pengolahan sebesar 12,60 persen, serta sektor listrik, gas, dan air sebesar 10,13 persen.

“Komposisi penyaluran kredit ini menunjukkan aktivitas investasi dan ekspansi usaha di sektor-sektor produktif masih berlangsung dengan baik. Kondisi tersebut tentu menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

BACA JUGA:  Gebyar Melayu Pesisir BI Kepri Jadi Ajang Pembuktian Pelaku UMKM untuk Go-Publik

Selain korporasi, penyaluran kredit kepada rumah tangga juga tetap mengalami peningkatan. Hingga April 2026, kredit rumah tangga mencapai Rp29,10 triliun atau tumbuh 7,93 persen secara tahunan, terutama ditopang oleh peningkatan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan kredit multiguna.

Di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perbankan di Kepri menyalurkan kredit sebesar Rp17,07 triliun atau tumbuh 8,37 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit UMKM secara nasional yang cenderung stagnan.

Tak hanya mencatat pertumbuhan yang kuat, kualitas kredit di Kepri juga tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) berada di level 1,14 persen, dengan rincian NPL korporasi sebesar 1,29 persen, rumah tangga 1,91 persen, dan UMKM sebesar 2,62 persen.

BACA JUGA:  Penggunaan QRIS di Kepulauan Riau Terus Tumbuh, Transaksi Digital Makin Meluas

“Pertumbuhan kredit yang tinggi disertai kualitas pembiayaan yang tetap sehat menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Kepri. Kondisi ini menunjukkan sektor perbankan masih memiliki ruang yang kuat untuk terus mendukung aktivitas ekonomi daerah,” tutur Rony.

Bank Indonesia menilai, kombinasi antara pertumbuhan pembiayaan yang tinggi dan risiko kredit yang tetap terkendali menjadi modal penting bagi Kepulauan Riau untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, meski tantangan ekonomi global dan dinamika perdagangan internasional masih terus berlangsung.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Batam Dibidik Investasi Data Center, PLN Siapkan Tambahan Kapasitas Listrik
Rp11 Miliar Disiapkan, Pemko Batam Sudah Salurkan Rp2,73 Miliar ke 23 Usaha Mikro
BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026
Bawa iPhone 18 atau iPhone Duo dari Luar Negeri ke Indonesia, Ini Hitungan Bea Masuk dan Pajaknya
Adik Presiden Prabowo, Hashim Djojohadikusumo Menangkan Lelang Blok Migas Natuna D-Alpha
RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Melampaui Kepri dan Nasional
Harga BBM Pertamina Naik, Berapa Harganya di Batam? Cek Daftarnya

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Batam Dibidik Investasi Data Center, PLN Siapkan Tambahan Kapasitas Listrik

Senin, 28 September 2026 - 14:01 WIB

Rp11 Miliar Disiapkan, Pemko Batam Sudah Salurkan Rp2,73 Miliar ke 23 Usaha Mikro

Sabtu, 26 September 2026 - 08:30 WIB

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

Senin, 21 September 2026 - 07:13 WIB

Bawa iPhone 18 atau iPhone Duo dari Luar Negeri ke Indonesia, Ini Hitungan Bea Masuk dan Pajaknya

Sabtu, 19 September 2026 - 09:01 WIB

Adik Presiden Prabowo, Hashim Djojohadikusumo Menangkan Lelang Blok Migas Natuna D-Alpha

Berita Terbaru

MAN Karimun Raih Penghargaan Bergengsi

Tg. Balai Karimun

Keren! Tim Film MAN Karimun Sabet Penghargaan di Rekam Festival 2026

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:05 WIB