Bawa iPhone 18 atau iPhone Duo dari Luar Negeri ke Indonesia, Ini Hitungan Bea Masuk dan Pajaknya

- Publisher

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

iPhone Duo lipat yang baru dipamerkan dalam acara Apple di Steve Jobs Theater di Cupertino, California, AS, pada 9 September 2026. Foto: REUTERS/Carlos Barria

iPhone Duo lipat yang baru dipamerkan dalam acara Apple di Steve Jobs Theater di Cupertino, California, AS, pada 9 September 2026. Foto: REUTERS/Carlos Barria

INIKEPRI.COM –  Membeli iPhone terbaru dari luar negeri bisa menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin lebih dulu memiliki perangkat yang baru diluncurkan. Namun, harga yang dibayar di negara asal bukan menjadi satu-satunya biaya.

Saat ponsel tersebut dibawa masuk ke Indonesia sebagai barang bawaan pribadi, pemilik perlu memperhitungkan bea masuk dan pajak impor. Selain itu, perangkat juga perlu didaftarkan IMEI agar dapat digunakan pada jaringan seluler Indonesia sesuai ketentuan.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memberikan simulasi perhitungan pungutan untuk iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo.

Dalam simulasi tersebut, kurs pajak yang digunakan sebesar Rp17.500 per US$. Barang bawaan pribadi juga mendapatkan fasilitas pembebasan nilai barang sebesar US$500.

Berikut rincian perhitungannya:

iPhone 18 Pro Silver 1TB

iPhone 18 Pro Silver dengan kapasitas penyimpanan 1TB dalam simulasi memiliki nilai barang sebesar US$1.799.

Dari nilai tersebut, terdapat fasilitas pembebasan sebesar US$500. Dengan demikian, nilai yang menjadi dasar pengenaan pungutan adalah US$1.299.

BACA JUGA:  Nilai Penindakan Barang Ilegal Capai Rp 12,5 Triliun, Rokok Terbesar Ditindak

Jika menggunakan kurs pajak Rp17.500 per US$, nilai pabeannya menjadi Rp22.732.500.

Rinciannya:

– Nilai barang: US$1.799
– Pembebasan: US$500
– Nilai yang dikenakan pungutan: US$1.299
– Kurs pajak: Rp17.500
– Nilai pabean: Rp22.732.500
– Bea masuk: Rp2.274.000
– Nilai impor: Rp25.006.500
– PPN: Rp2.750.715
– Total tagihan: Rp5.024.715

Artinya, selain harga pembelian iPhone 18 Pro tersebut, pembeli perlu memperhitungkan pungutan sekitar Rp5,02 juta berdasarkan simulasi Bea Cukai.

iPhone 18 Pro Max Silver 1TB

Untuk iPhone 18 Pro Max Silver 1TB, nilai barang dalam simulasi mencapai US$1.899.

Setelah mendapatkan pembebasan US$500, nilai yang dikenakan pungutan menjadi US$1.399.

Dengan kurs pajak Rp17.500, nilai pabeannya mencapai Rp24.482.500.

Berikut rinciannya:

– Nilai barang: US$1.899
– Pembebasan: US$500
– Nilai yang dikenakan pungutan: US$1.399
– Kurs pajak: Rp17.500
– Nilai pabean: Rp24.482.500
– Bea masuk: Rp2.449.000
– Nilai impor: Rp26.931.500
– PPN: Rp2.961.465
– Total tagihan: Rp5.411.465

BACA JUGA:  Negara Rugi Besar, Rokok Ilegal Membanjiri Pasar

Dengan demikian, pungutan untuk iPhone 18 Pro Max dalam simulasi tersebut mencapai lebih dari Rp5,4 juta.

iPhone Duo Night Sky 1TB

Sementara itu, iPhone Duo Night Sky 1TB memiliki nilai barang paling tinggi dalam simulasi, yakni US$2.599.

Pemilik tetap memperoleh pembebasan sebesar US$500. Dengan demikian, nilai yang dikenakan pungutan menjadi US$2.099.

Menggunakan kurs pajak Rp17.500 per US$, nilai pabean perangkat tersebut mencapai Rp36.752.500.

Rinciannya:

– Nilai barang: US$2.599
– Pembebasan: US$500
– Nilai yang dikenakan pungutan: US$2.099
– Kurs pajak: Rp17.500
– Nilai pabean: Rp36.752.500
– Bea masuk: Rp3.674.000
– Nilai impor: Rp40.406.500
– PPN: Rp4.444.715
– Total tagihan: Rp8.118.715

Dengan nilai tersebut, iPhone Duo menjadi perangkat dengan total pungutan paling besar dalam simulasi, yaitu sekitar Rp8,12 juta.

Pembebasan Barang Bawaan US$500

Sebagai catatan, fasilitas pembebasan US$500 diberikan untuk barang bawaan pribadi penumpang.

BACA JUGA:  10 Orang Terkaya di RI, Ini Daftarnya

Artinya, nilai barang sampai dengan batas pembebasan tersebut tidak menjadi bagian dari nilai yang dikenakan pungutan. Sementara nilai yang melebihi batas tersebut akan diperhitungkan untuk pengenaan bea masuk dan PPN sesuai ketentuan.

Karena itu, masyarakat yang ingin membeli ponsel dari luar negeri perlu memperhitungkan harga perangkat sekaligus potensi pungutan ketika masuk ke Indonesia.

Cara Daftar IMEI

Selain urusan pajak, pendaftaran IMEI juga menjadi hal yang perlu diperhatikan ketika membawa ponsel dari luar negeri.

Ponsel dapat dibawa secara handcarry dan pendaftaran IMEI dilakukan melalui Pos Pelayanan Bea Cukai yang tersedia di terminal kedatangan internasional.

Penumpang juga perlu mengisi data diri dan informasi penerbangan melalui sistem All Indonesia, kemudian mengikuti tahapan yang ditentukan.

Dengan demikian, calon pembeli iPhone dari luar negeri sebaiknya menghitung seluruh biaya sejak awal. Harga perangkat di negara asal perlu ditambah dengan pungutan yang muncul ketika perangkat tersebut dibawa masuk ke Indonesia.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 5,3 Persen pada Kuartal III-2026, Investasi Jadi Pendorong Baru
Pipa Gas Bawah Laut 80 Kilometer Mulai Diproduksi di Batam, Gas Mako Natuna Bakal Pasok Listrik Domestik
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang
BP Batam Teken Nota Kesepakatan Pengembangan PSN Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park
Gas Natuna Mengalir ke Batam! PLN EPI Perkuat Pasokan untuk Pembangkit Listrik
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Pertimbangkan Bangun Pembangkit Listrik Bertenaga Nuklir di Batam
IHSG Anjlok 1,22 Persen ke Level 5.373, Investor Cermati Agenda Ekonomi Global
Investasi Korea di Batam Tembus USD65,1 Juta, BP Batam Jemput Peluang Baru di Seoul

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:58 WIB

Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 5,3 Persen pada Kuartal III-2026, Investasi Jadi Pendorong Baru

Senin, 2 November 2026 - 07:49 WIB

Pipa Gas Bawah Laut 80 Kilometer Mulai Diproduksi di Batam, Gas Mako Natuna Bakal Pasok Listrik Domestik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BP Batam Teken Nota Kesepakatan Pengembangan PSN Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Gas Natuna Mengalir ke Batam! PLN EPI Perkuat Pasokan untuk Pembangkit Listrik

Berita Terbaru