Soal Demo Tolak Omnibus Law, Airlangga: Kita Tahu Siapa yang Biayai

- Publisher

Kamis, 8 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (ANTARA/Nova Wahyudi)

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (ANTARA/Nova Wahyudi)

Jakarta, inikepri.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah mengetahui siapa dalang yang menggerakkan aksi demo penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

“Sebetulnya pemerintah tahu siapa behind (di belakang) demo itu. Jadi kita tahu siapa yang menggerakkan,” ucap Airlangga dalam sebuah acara televisi, Kamis (8/10/2020).

BACA JUGA:  Anak Muda ASEAN Berpotensi Jadi Episentrum Pertumbuhan Ekonomi Kawasan

Bahkan, Ketua Umum Partai Golkar tersebut pun menyebutkan kalau pemerintah mengetahui siapa yang memberikan dana atau membiayai dari aksi demo yang digelar hari ini.

BACA JUGA:  Menko Perekonomian Optimis Indonesia Bisa Terbebas dari Resesi

“Kita tahu siapa sponsornya, kita tahu siapa yang membiayainya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Airlangga pun mengklaim bahwa pengesahan Omnibus Law UU Cipta kerja yang menuai banyak penolakan itu juga didukung oleh beberapa federasi dari kaum buruh.

BACA JUGA:  Komisi I dan Pemerintah Sepakat Lakukan Perubahan UU ITE

“Jadi pemerintah tidak bisa berdiam hanya untuk mendengarkan mereka yang menggerakan demo dan jumlah federasi yang mendukung UU Ciptaker ada empat federasi buruh besar,” tandas Airlangga. (RWH/Indozone)

Berita Terkait

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan
Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan
Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat
Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk
Kabar Baru untuk ASN! WFH Hari Jumat Masih Lanjut sampai Dua Bulan ke Depan
Tak Harus Tunggu Umur 7 Tahun, Kemendikdasmen Buka Peluang Anak Masuk SD Lebih Cepat
Prabowo Geram Soal Bea Cukai! Pimpinan Tak Mampu Diminta Diganti dan Tindak yang Melanggar

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:28 WIB

BGN Moratorium Dapur Baru, Fokus Perkuat Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:44 WIB

Harga Minyakita Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Penyesuaian HET dalam Dua Pekan

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:40 WIB

Presiden RI Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Ansar Ahmad, Kepri Dinilai Berhasil Bangun Sektor Kelautan

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WIB

Matahari Tepat di Atas Ka’bah 27-28 Mei: Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:09 WIB

Blackout Sumatera Gegerkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Utamanya Cuaca Buruk

Berita Terbaru