Kemendes PDTT Tegaskan Komitmen untuk Kembangkan Desa Wisata

- Publisher

Jumat, 12 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budi Arie Setiadi (ist)

Budi Arie Setiadi (ist)

INIKEPRI.COM – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi jadi Pembicara Kunci dalam sebuah diskusi peringati Ulang Tahun Ketiga Dewisnu Foundation yang dilaksanakan secara virtual, Jumat (12/3/2021) petang.

Wamen Budi Arie menuturkan, tahun 2021 ini, pencanangan Dana Desa difokuskan untuk pemuliham ekonomi nasional sesuai dengan kewenangan desa yang didalamnya ada pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), penyediaan listrik desa, dan bidang usaha produktif.

Kedua, Program Prioritas Ekonomi Nasional sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yaitu pendataan potensi desa, pengembangan teknologi informasi khususnya pengembangan desa digital.

“Janji Pak Presiden ada Desa Digital dan Desa Wisata,” kata Budi Arie.

BACA JUGA:  5 Fakta Pendaftaran CPNS 2021, Baca Baik-Baik Nomor 4 Ya

Selanjutnya pengembangan desa wisata dan penguatan ketahanan pangan serta pencegahan stunting.

Serta yang jadi program Kemendes PDTT yaitu SDGs Desa, juga adaptasi kebiasaan baru untuk Desa Aman Covid-19.

“Saat ini kami sedang berusaha agar vaksinasi di desa juga segera bergulir,” kata Budi Arie.

Kemendes PDTT, kata Budi Arie, menyiapkan multiplier effect untuk membantu warga desa mengembangkan ekonomi lokal. 

Peran yang Kemendes dorong untuk pengembangan desa wisata seperti pembangunan homestay menggunakan Dana Desa di wilayah yang miliki potensi wisata yang bagus.

Kemendes pun alami sejumlah kendala dalam pengembangan desa wisata tapi terus diupayakan solusi jitu untuk menyelesaikannya.

BACA JUGA:  Program Kartu Prakerja Gelombang 12 Segera Dibuka, Segera Daftar!

Budi Arie mengatakan, dalam pengamatan selama menyambangi desa, generasi muda yang menjadi pendorong pengembangan desa wisata.

Kemendes juga mendorong pengelolaan Homestay oleh BUMDes bekerja sama dengan masyarakat dengan sistem bagi hasil 

“Yang tidak kalah pentingnya adalah digitalisasi promosi pemasaran potensi wisata yang ada di desa,” kata Budi Arie.

“Mendorong pemasaran produk unggulan desa melalui BUMDEs untuk masuk dalam even-even penting, hotel dan tempat wisata lainnya,”

Pemulihan ekonomi desa melalui BUMDes Wisata dicanangkan dalam PP Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa yang lebih memudahkan menjalin kerjasama bisnis dengan pihak lain juga berkaitan dengan turun UU Cipta Kerja lainnya.

BACA JUGA:  Rayakan HUT ke-6, Budi Arie : Projo Optimis Menyongsong Perubahan!

Tren desa membangun wisata bisa terbaca dengan peningkatan alokasi APBDes, dimana besarannya semakin signifikan.

“Jumlah desa yang mandiri membangun wisata semakin meningkat, dari 612 desa di tahun 2017 menjadi 817 desa di tahun 2018 lalu melonjak jadi 4.071 desa pada tahun 2019,” kata Ketua Umum DPP Projo ini.

APBDes yang dialokasikan untuk desa wisata juga meningkat, dari Rp123 Miliar pada tahun 2018 dan tahun 2019 sudah mencapai Rp552 Miliar.

Kemendes PDTT juga telah mendorong percepatan pengembangan desa wisata di Kawasan Pariwisata Super Prioritas Nasional. (RD/Rill)

Berita Terkait

Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu
Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI
Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP
Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar
Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap
Prabowo Tegas! Potongan Ojol Diminta di Bawah 10 Persen, Driver Dapat 92%
Program SMA Unggul Garuda Digeber, Akses Pendidikan Berkualitas Kian Terbuka
Ketum GHLHI Soroti Menteri Lingkungan Hidup, Desak Penegakan Hukum Lebih Tegas

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:13 WIB

Punya Rumah Sertifikat HGB? ATR/BPN Ungkap Cara Ubah Jadi SHM, Biayanya Cuma Rp50 Ribu

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Yakin Pesantren Akan Jadi Sekolah Paling Dicari di Era AI

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:01 WIB

Sempat Viral dan Membingungkan, Ditjen Dukcapil Luruskan Isu Larangan Fotokopi e-KTP

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:13 WIB

Kabar Lega untuk Guru Honorer! Pemerintah Pastikan Tak Ada PHK Massal, Jamin Tetap Bisa Mengajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Pemerintah Jamin Status dan Kesejahteraan Guru Non-ASN, Penataan Dilakukan Bertahap

Berita Terbaru