Oknum Kades Terlibat Mafia Tanah Miliki 32 Istri, Diduga Komplotannya Bisa Raup Rp1 Triliun

- Publisher

Senin, 26 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ngadri/Viva)

(Ngadri/Viva)

INIKEPRI.COM – Seorang oknum Kepala Desa (Kades) berinisial UF merupakan salah satu dari 4 tersangka yang diduga terlibat dalam kasus mafia tanah pembuatan 147 sertipikat palsu di Desa Durian, Kecamatan Sungai, Raya, Provinsi Kalimantan Barat.

Usut punya usut ternyata oknum kades ini juga memiliki 32 istri dan 36 anak. Tapi, istri yang tinggal bersamanya kini tinggal 2 orang. Dan yang lainnya sudah tidak hidup bersama.

BACA JUGA:  Royyan Cahaya Mandiri Bersama Disnaker Kabupaten Sukabumi Buka Pelaksanaan Pelatihan Bantuan Program Caretaker Bagi CPMI

“Sekarang yang masih tinggal satu rumah masih 2 orang, dan selama saya menjalani mahligai rumah tangga selalu harmonis, dan baik-baik saja,” kata UF disitat VIVA, Minggu, 25 April 2021.

Ia mengatakan, dalam kasus mafia tanah yang diungkap oleh Polda Kalbar memang ditetapkan sebagai tersangka, karena saat ada program ajudikasi pada Tahun 2008 ia yang menjabat sebagai kepala desa. 

BACA JUGA:  Batam Bersinar di Tingkat Nasional, Sabet Penghargaan Penurunan Kemiskinan dan Stunting

“Iya saya ditetapkan sebagai tersangka, dan kemarin waktu ada press release juga dihadirkan, cuman tidak ditahan, tapi 3 orang lainnya ditahan,” jelasnya.

Ia mengatakan, terkait kasus mafia tanah yang menjeratnya, dirinya mengaku sama sekali tidak mengetahui, lantaran dia tidak tahu baca tulis. Dan menurut dia pada tahun 2008 yang membuat surat pernyataan tanah (SPT) adalah sekretaris yang tidak lagi bekerja di desa karena sudah di pecat.

BACA JUGA:  Dorong Usaha Mikro, Amsakar Usulkan Pembiayaan Tanpa Bunga di RUPS BRK Syariah

“Dulu yang membuat SPT adalah sekretaris saya, dan saya hanya tanda tangan. Karena saya tidak bisa baca tulis ya saya tanda tangan, dan SPT itu jumlahnya ada ratusan,” katanya.

Raup Rp1 Triliun

Berita Terkait

Gaji Batam Bisa Tembus Rp5,7 Juta pada 2027! Ini Simulasi UMK Kepri Naik 7,5 Persen, Bagaimana Daerah Lain?
Kenduri Rakyat HUT ke-27 Natuna, Cen Sui Lan Traktir Warga 8.000 Porsi Makanan Gratis!
Natuna Dipercaya Jadi Tuan Rumah Porprov Kepri 2030, Cen Sui Lan Siapkan Langkah Besar
Anggota TNI AU Tewas, Diduga Dianiaya Senior di Mess Lanud
Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah
Tiga Anak Natuna Lolos PKN STAN 2026, Bupati Cen Sui Lan: Anak-Anak Kita Hebat Sekali!
Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur
Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:03 WIB

Gaji Batam Bisa Tembus Rp5,7 Juta pada 2027! Ini Simulasi UMK Kepri Naik 7,5 Persen, Bagaimana Daerah Lain?

Minggu, 8 November 2026 - 10:35 WIB

Kenduri Rakyat HUT ke-27 Natuna, Cen Sui Lan Traktir Warga 8.000 Porsi Makanan Gratis!

Minggu, 8 November 2026 - 07:13 WIB

Natuna Dipercaya Jadi Tuan Rumah Porprov Kepri 2030, Cen Sui Lan Siapkan Langkah Besar

Sabtu, 7 November 2026 - 17:08 WIB

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah

Sabtu, 7 November 2026 - 11:24 WIB

Tiga Anak Natuna Lolos PKN STAN 2026, Bupati Cen Sui Lan: Anak-Anak Kita Hebat Sekali!

Berita Terbaru