Isdianto Resmi Gabung ke Partai Demokrat

- Admin

Kamis, 29 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Mantan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto resmi memilih bergabung dengan Partai Demokrat, setelah sebelumnya sempat berstatus sebagai kader PDI Perjuangan.

“Terkait dengan sikap politik saya setelah tak jadi gubernur. Alhamdulillah mulai saat ini, Demokrat jadi rumah politik saya,” kata Isdianto, dilansir dari Antara, Kamis (29/4/2021).

Sebelum masuk ke Demokrat, ada sejumlah partai yang secara langsung mengajak Isdianto untuk bergabung, antara lain Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Hoax, AJI Batam Gelar Prebungking

Setelah berdiskusi dengan rekan dan keluarga, ditambah abangnya Muhammad Sani, mantan Gubernur Kepri yang juga seorang kader Partai Demokrat, Isdianto mengaku akhirnya mantap untuk bergabung dengan Demokrat.

“Saya siap membesarkan Partai Demokrat di Kepri,” ujar Isdianto pula.

Saat disinggung isu mengenai dirinya akan memegang tongkat kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat menggantikan Bupati Kabupaten Bintan Apri Sujadi. Isdianto enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

Baca Juga :  Jejak di Landasan, Harapan di Langit Batam

“Kita lihat saja dulu, kalau diberikan amanah dari kader dan partai saya siap. Saya tidak mau berspekulasi lebih jauh, lihat saja ke depan,” ujar Isdianto.

Sosok Isdianto beberapa tahun ini, memang menjadi pusat perhatian publik.

Isdianto yang sebelumnya menjabat Wakil Gubernur Kepri periode 2016-2021, dilantik menjadi Gubernur Kepri oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara 27 Juli 2020.

Dia saat itu menggantikan Gubernur Kepri Nurdin Basirun yang ditangkap KPK akibat kasus suap dana reklamasi.

Baca Juga :  Isdianto Ingatkan Komitmen PLN untuk Masyarakat

Pada Pilkada 2020, Isdianto kembali maju sebagai calon gubernur Kepri bersama wakilnya Suryani, politisi PKS.

Saat itu Isdianto berstatus nonpartai, karena telah keluar dari PDI Perjuangan. Pada pilkada tersebut, pasangan calon yang diusung Partai Demokrat, Hanura, dan PKS itu kalah dari pasangan calon nomor urut satu Ansar Ahmad dan Marlin Agustina. (ET/Antara)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:10 WIB

LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal

Berita Terbaru