Dinkes: COVID-19 yang Menyerang Warga Tanjungpinang Lebih Ganas

- Publisher

Senin, 10 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menyatakan COVID-19 yang menyerang warga dalam 1,5 bulan terakhir lebih ganas.

Pelaksana Tugas Kadinkes Tanjungpinang Nugraheni, di Tanjungpinang, Senin 10 Mei 2021 mengatakan, COVID-19 lebih cepat dan lebih mudah menulari masyarakat sehingga jumlah pasien meningkat tajam sejak April 2021.

“Kami belum terima hasil penelitian tim ahli, apakah ini varian baru atau bukan. Tetapi tim ahli dari Kemenkes mengatakan virus ini memiliki kekuatan yang jauh lebih tinggi dibanding COVID-19 sebelumnya,” katanya.

BACA JUGA:  Satgas: Pasien Sembuh dari COVID-19 Kepri Bertambah 226 Orang

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Tanjungpinang total jumlah pasien COVID-19 sejak Maret 2020 hingga 9 Mei 2021 mencapai 2.485 orang. Jumlah pasien yang meninggal dunia 54 orang.

Jumlah kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang 530 orang, terdiri dari sebanyak 51 orang dirawat di rumah sakit,

29 orang menjalani karantina terpadu di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kepri di Bintan, dan isolasi mandiri 350 orang.

BACA JUGA:  Awal 2023, Kemiskinan di Kepri Terendah Sejak 2015

“Sekarang ini dalam tahap yang sangat mengkhawatirkan. Banyak yang bergejala, mungkin disebabkan tubuh pasien itu kelelahan atau kurang sehat ketika diserang COVID-19,” ujarnya.

Nugraheni mengemukakan jumlah ruang rawat inap untuk pasien COVID-19 hampir penuh sehingga perlu diantisipasi agar ruang rawat inap tetap tersedia. Pemprov Kepri akan menyiapkan ruang inap baru di Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepri).

BACA JUGA:  Harga Gas Non Subsidi di Tanjungpinang Naik, Disdagin Pastikan Gas 3 Kg Hal Ini

RSUP Kepri memiliki banyak ruangan sehingga dapat diberdayakan untuk ruang inap pasien COVID-19. Sementara ruang inap RSUD Tanjungpinang terbatas.

“Nanti malam kami akan membahas soal ini dengan Satgas Penanganan COVID-19 Kepri,” ucapnya.

Ia berharap tidak terjadi penambahan pasien baru lagi di Tanjungpinang mengingat kondisi sekarang memprihatinkan.

“Kami imbau masyarakat menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19,” ujarnya. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA
Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah
Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat
Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis
Puskesmas Tanjungpinang Barat Segera Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Tanpa Jeda, Penyaluran Air Bersih di Tanjungpinang Capai 711 Ton
Halal Bihalal MIN Tanjungpinang Jadi Momentum Awal Kepemimpinan Baru

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 06:15 WIB

Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Sabtu, 11 April 2026 - 07:48 WIB

Museum Tugu Bahasa di Pulau Penyengat Diproyeksi Jadi Magnet Wisata Sejarah

Rabu, 8 April 2026 - 11:52 WIB

Mulai 10 April, ASN Tanjungpinang WFH Setiap Jumat

Rabu, 8 April 2026 - 08:09 WIB

Jelang Peresmian PSC 119, Dinkes Tanjungpinang Gelar Donor Darah dan Khitanan Gratis

Berita Terbaru