Bawa Putaw, Pria Ini Ditangkap Polisi

- Publisher

Selasa, 25 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dok. Polda Kepri)

(Dok. Polda Kepri)

INIKEPRI.COM – S alias K diamankan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) karena telah membawa, memiliki, dan menyimpan Narkotika jenis Putaw dengan berat 54,42 gram.

Penangkapan tersangka terjadi pada Senin (24/5/2021), sekira jam 13.00 WIB. Tim Operasional (Opsnal) Sub Direktorat (Subdit) I Dit Resnarkoba Polda Kepri mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa, ada seorang laki-laki membawa dan menyimpan Narkotika golongan I jenis Putaw.

BACA JUGA:  Modus Dijadikan Model, 10 Anak Dibawah Umur Dicabuli Fotografer, 2 Hamil

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim bergerak mengecek kebenaran informasi tersebut.

Setelah mendapatkan ciri-ciri pelaku, pukul 14.30 WIB, tim berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka (S alias K) dan menemukan Narkotika jenis Putaw yang disimpan dalam celana bagian pinggang yang digunakan pelaku.

“Anggota berhasil menangkap pelaku dan barang buktinya. Setelah ditangkap, tersangka (S alias K) mengakui bahwa mengambil barang haram itu (Putaw) atas perintah tersangka lainnya berinisial U yang saat ini masih dalam pengejaran atau masuk ke Daftar Pencarian Orang (DPO),” kata Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Direktur (Dir) Resnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Muji Supriyadi, Selasa (25/5/2021).

BACA JUGA:  Hanura Batam Akan Gelar Muscablub

Selain Barang Bukti (BB) Narkotika jenis Putaw sekira berat 54,42 gram (satu plastik bening dibalut tisu putih dan dibungkus plastik hitam), petugas juga berhasil menyita barang bukti lainnya yakni satu unit Telepon Genggam (HP) dan satu lembar fotocopy identitas tersangka (KTP).

BACA JUGA:  Amsakar: Saya Tidak Menemukan Alasan untuk Tidak Maju di Pilwako 2024

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Republik Indonesia (UU-RI) Nomor 35 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman Mati atau Pidana Seumur Hidup atau pidana penjara paling singkat 5 Tahun atau paling lama 20 Tahun. (IS)

Berita Terkait

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Hang Nadim, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan
Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah
Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Tambahkan Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Dikebut hingga Akhir 2026
Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata
Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo
Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa
Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan
Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 09:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Hang Nadim, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 08:47 WIB

Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Tambahkan Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Dikebut hingga Akhir 2026

Jumat, 4 September 2026 - 09:34 WIB

Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata

Jumat, 4 September 2026 - 08:38 WIB

Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo

Berita Terbaru