Tito Beri Peringatan Keras ke Kepala Daerah

- Publisher

Selasa, 1 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dok. Okezone)

(Dok. Okezone)

INIKEPRI.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan belanja pemerintah baik pusat maupun daerah menjadi tulang punggung utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mampu mendorong belanja pihak swasta.

Oleh karena itu, Dirinya mendorong pemerintah daerah dapat mempercepat realisasi belanja barang dan jasa, salah satunya melalui Surat Edaran (SE) Mendagri bersama Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 027/2929/SJ dan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa dalam Pengelolaan Keuangan Daerah.

BACA JUGA:  Mendagri Tito Puji Kualitas Paskibraka Kepri, Berpesan Agar Mampu Meneruskan Peran Kepemimpinan di Masa Depan

“SE bersama ini menjadi sangat penting karena bisa menjadi landasan hukum sekaligus menjadi pegangan bagi daerah dalam melaksanakan pengadaan barang dan jasa,” kata Mendagri dilansir dari Antara, Selasa (1/6/2021).

BACA JUGA:  Mendagri Dukung Perda Covid-19 Dengan Sanksi Denda Dibanding Penjara

Percepatan realisasi belanja pemerintah diharapkan dapat membuat uang lebih banyak beredar di tengah masyarakat, sehingga mendongkrak daya beli di tingkat rumah tangga. Peningkatan itu dinilai mampu mengerek pertumbuhan ekonomi secara nasional.

BACA JUGA:  Inflasi Sepanjang 2024 Terjaga Rendah

Mendagri pun meminta kepala daerah dapat meningkatkan belanja modal pada triwulan kedua tahun 2021. Jenis belanja ini dinilai dapat langsung berdampak kepada masyarakat. Terlebih, triwulan kedua menjadi kunci pertumbuhan ekonomi secara nasional.

“Saya minta teman-teman kepala daerah, tolonglah lihat betul proporsi belanja modal,” imbuhnya. (RWH/OKEZONE)

Berita Terkait

Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen
Ekonomi Kepri Tumbuh 7,52 Persen, Tertinggi di Sumatra! Industri Jadi Penopang Utama
Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 5,3 Persen pada Kuartal III-2026, Investasi Jadi Pendorong Baru
Pipa Gas Bawah Laut 80 Kilometer Mulai Diproduksi di Batam, Gas Mako Natuna Bakal Pasok Listrik Domestik
Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang
BP Batam Teken Nota Kesepakatan Pengembangan PSN Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park
Gas Natuna Mengalir ke Batam! PLN EPI Perkuat Pasokan untuk Pembangkit Listrik
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Pertimbangkan Bangun Pembangkit Listrik Bertenaga Nuklir di Batam

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 07:31 WIB

Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen

Sabtu, 7 November 2026 - 09:16 WIB

Ekonomi Kepri Tumbuh 7,52 Persen, Tertinggi di Sumatra! Industri Jadi Penopang Utama

Kamis, 5 November 2026 - 07:58 WIB

Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 5,3 Persen pada Kuartal III-2026, Investasi Jadi Pendorong Baru

Senin, 2 November 2026 - 07:49 WIB

Pipa Gas Bawah Laut 80 Kilometer Mulai Diproduksi di Batam, Gas Mako Natuna Bakal Pasok Listrik Domestik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Berita Terbaru