Gubernur Kepri Minta Jamaah Maklumi Keputusan Pemerintah Batalkan Haji

- Publisher

Senin, 7 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meminta 1.281 calon jamaah haji (CJH) daerah setempat memaklumi keputusan Kementerian Agama terkait pembatalan keberangkatan ibadah haji tahun 2021.

Dilansir dari ANTARA, Ansar menyebut Pemerintah Pusat memutuskan hal itu melalui berbagai pertimbangan, salah satunya menyangkut situasi COVID-19 yang tak kunjung mereda, sehingga dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan CJH.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Ajak Jadikan Hari Marwah Kepri Suatu Tekad Satukan Hati Bangun Kepri

“Saat ini, pemerintah lebih mementingkan proteksi masyarakat dari penyakit COVID-19,” kata Ansar di Tanjungpinang, Senin (7/6/2021).

Ansar juga berharap CJH asal Provinsi Kepri dapat bersabar sembari berdoa agar COVID-19 ini segera berakhir, sehingga pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan aman dan lancar.

“Saya yakin niat baik bapak/ibu yang hendak menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah sudah diterima oleh SWT,” ujar Ansar.

BACA JUGA:  Kunker Hari Kedua Ansar ke Lingga Diakhiri di Penaah, Serahkan Bantuan Rp1,12 Miliar

Dia turut mengimbau jika masyarakat ingin COVID-19 ini berakhir, maka protokol kesehatan harus dipatuhi, mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, hingga menghindari berpergian.

Masyarakat pun diimbau mengikuti program vaksinasi guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional untuk Lembaga Sosial dan Pendidikan di Batam

Warga juga tidak perlu takut divaksin, karena sampai hari ini belum ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang fatal setelah disuntik vaksin COVID-19 jenis Sinovac maupun AstraZeneca.

“Saya sendiri sudah divaksin. Alhamdulillah sampai sekarang sehat, kalau misalkan meriang setelah suntik vaksin, itu biasa dan tak berbahaya,” tutup Ansar. (ET)

Berita Terkait

Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali
Li Claudia Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Pelaku Perusakan Lingkungan
Tak Perlu Khawatir Ngecas Mobil Listrik! PLN Batam Sebar SPKLU di 11 Titik Strategis
Harlah ke-66, PKC PMII Kepri: Momentum Refleksi dan Penguatan Solidaritas
Pimpin Upacara Otda ke-30, Amsakar Achmad Tegaskan Komitmen Benahi Air, Sampah, dan Banjir
Perkuat Jaminan Sosial! 10 Ahli Waris Terima Santunan Rp42 Juta, Amsakar: Ini Wujud Perlindungan Nyata
Halalbihalal KKST Kepri, Ruang Rindu dan Persatuan di Tanah Rantau
Kepri Bakal Punya Kodam Sendiri, TNI AD Perkuat Wilayah Perbatasan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:03 WIB

Kolam Sukajadi Fatmawati Jadi Arena Seleksi POPDA, Akuatik Batam Bidik Medali

Rabu, 29 April 2026 - 10:10 WIB

Li Claudia Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Pelaku Perusakan Lingkungan

Rabu, 29 April 2026 - 07:38 WIB

Tak Perlu Khawatir Ngecas Mobil Listrik! PLN Batam Sebar SPKLU di 11 Titik Strategis

Senin, 27 April 2026 - 17:49 WIB

Harlah ke-66, PKC PMII Kepri: Momentum Refleksi dan Penguatan Solidaritas

Senin, 27 April 2026 - 12:40 WIB

Pimpin Upacara Otda ke-30, Amsakar Achmad Tegaskan Komitmen Benahi Air, Sampah, dan Banjir

Berita Terbaru