Vaksinasi di Batam Terancam Terhenti Karena Ini

- Publisher

Selasa, 6 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Pelaksanaan vaksinasi di Kota Batam terpaksa akan terhenti sementara pada Kamis (8/7/2021), akibat ketersediaan vaksin yang terbatas.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

“Vaksin terbatas, tinggal 1.000 mdv, untuk 10 ribu orang. Kalau hari ini tidak masuk suplai vaksin, sangat mungkin di hari Kamis, kami berhenti,” kata Amsakar, dikutip dari ANTARA, Selasa (6/7/2021).

Sebanyak 10.000 dosis vaksin yang tersedia, sebanyak 1.000 di antaranya sudah dialokasikan untuk pemberian dosis kedua, dan 9.000 lainnya untuk anak usia 12-17 tahun.

BACA JUGA:  Amsakar Sambut Baik Entry Meeting BPK

Wakil Wali Kota mengatakan telah memohon bantuan pemerintah provinsi untuk mengatasi ketersediaan vaksin.

Dalam kesempatan itu, ia menyatakan, Batam ditargetkan untuk memvaksin 70 persen warga sasaran dan seluruh anak 12-17 tahun. Namun sulit mencapai target apabila vaksin tidak tersedia.

“Ini persoalannya, bagaimana mau mengejar target,” kata dia.

Menurut dia, masyarakat Batam kini tengah bersemangat untuk mendapatkan suntikan vaksin, dilihat dari banyaknya warga yang datang ke sentra vaksinasi.

BACA JUGA:  Vaksinasi COVID-19 di Batam Capai 99,13 Persen

Komunitas dan organisasi masyarakat juga antusias menyelenggarakan vaksinasi. Sehingga apabila ketersediaan vaksin habis, akan membuyarkan semangat tersebut.

“Vaksinasi untuk masyarakat umum malah berhenti, itu masalah. Kami minta pada provinsi agar kita dibantu. Kalau tidak ada vaksin, bagaimana target bisa dicapai,” kata dia.

Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina menyatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, pasokan vaksin memang sudah habis.

BACA JUGA:  PLN Batam Jaga Listrik Tetap Andal Selama Natal 2025, Sistem Batam–Bintan Aman

Ia mengatakan pihaknya sedang mengupayakan agar vaksin untuk anak 12-17 tahun diadakan, sesuai dengan arahan Gubernur agar pelaksanaan vaksinasi remaja dipercepat.

“Saya minta diusahakan secepatnya. Karena kasihan anak-anak,” kata dia.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi menyatakan hingga Selasa sore belum ada kabar distribusi vaksin dari Pemprov Kepri.

Ia menyatakan, pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat umum di Temenggung Abdul Djamal terpaksa berhenti, apabila vaksin tidak segera datang. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi
Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas
Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional
MAN 2 Batam Borong Medali di KOMET Nasional 2026, Emas dan Dua Perak Dibawa Pulang
Jangan Terlewat! Pendaftaran Perlinsos Batam Berakhir Hari Ini, 97.997 KK Sudah Terdaftar
Zaky Zuhair, Santri MTs Darul Iman yang Bersinar di Olimpiade Bahasa Arab Ke-9
Nostalgia di Nongsa Jadi Ruang Merawat Kebersamaan, Amsakar Dorong Potensi Wisata dan Budaya
Lubukbaja Carnival 2026 Meriah, Amsakar: Jangan Kejar Viral dengan Sebar Informasi Belum Pasti

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 07:12 WIB

Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:49 WIB

MAN 2 Batam Borong Medali di KOMET Nasional 2026, Emas dan Dua Perak Dibawa Pulang

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Jangan Terlewat! Pendaftaran Perlinsos Batam Berakhir Hari Ini, 97.997 KK Sudah Terdaftar

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Zaky Zuhair, Santri MTs Darul Iman yang Bersinar di Olimpiade Bahasa Arab Ke-9

Berita Terbaru