Pemprov Kepri Siapkan SMA dan SMK untuk Lokasi Karantina

- Publisher

Kamis, 22 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(DOK. HUMAS KEPRI)

(DOK. HUMAS KEPRI)

INIKEPRI.COM – Pj. Sekdaprov Kepri Lamidi menyampaikan bahwa saat ini sesuai arahan Presiden istilah PPKM darurat dan PPKM diperketat telah disederhanakan dengan istilah PPKM level 1 dan 4. Di Kepri, Tanjungpinang dan Batam masuk kategori PPKM level 4, kemudian Bintan dan Natuna masuk ke dalam PPKM level 3.

“Karenanya kita perlu dukungan dan kerjasama semua pihak, untuk mempersiapkan perpanjangan edaran Gubernur tentang PPKM darurat menjadi PPKM level ini,” kata Sekda Lamidi saat memimpin rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 bersama Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu (21/7) petang.

Menurut Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan pada konferensi pers virtual di hari yang sama, penetapan level wilayah akan berpedoman pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 seperti yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

BACA JUGA:  KPU Kepri Tetapkan Daerah Pemilihan dan Kursi DPRD Pemilu 2024 Tak Berubah

“Beberapa indikator tersebut yakni laju transmisi Covid-19, respon sistem kesehatan, serta kondisi sosiologis masyarakat di wilayah tersebut” ujar Luhut.

Lebih lanjut, terkait ketersediaan lokasi karantina terpusat, Sekda Lamidi meminta pemanfaatan aset dengan mempertimbangkan anggaran.

“Untuk karantina terpusat, pakai saja SMA dan SMK kita semuanya. Sementara akan diliburkan juga sekolahnya, sebagai dukungan kita terhadap Kabupaten Kota,” tambah Sekda Lamidi.

Sekdaprov Lamidi juga menekankan agar data yang nantinya akan dijadikan laporan ke pusat agar disinkronkan bersama. Mengingat adanya perbedaan data yang dimiliki instansi terkait.

“Walaupun pandemi ini masuk kesemua lini, saya ingin menyatukan pendataan kita dengan FKPD yang menangani Covid-19. Guna pelaporan ke pusat sama, agar semua masalah bisa kita atasi bersama-sama,” harap Sekda Lamidi.

BACA JUGA:  Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Hasan Akan Lakukan Monitoring Harga dan Ketersediaan Pangan

Kemudian Sekda Lamidi meminta perhatian khusus atas Bed Occupancy Ratio (BOR) di Kepri. Ia menekankan agar ruang tempat tidur harus tetap tersedia dan tidak ada istilah pihak rumah sakit menolak pasien.

“Untuk itu saya minta dibentuk tim untuk melihat ruang mana yang masih bisa dipakai / dimanfaatkan secara maksimal, contohnya Aula. Kemudian Dinas Kesehatan harus melakukan upaya agar penanganan Covid dengan gejala ringan bisa diselesaikan di tingkat Puskesmas” ujarnya.

Terkait realisasi 8 persen dana DAU yang dialokasikan untuk insentif penanganan Covid-19 yang telah dianggarkan dalam APBD 2021, Sekda Lamidi meminta BPKAD mengecek realisasi Insentif Kesehatan untuk Kabupaten / Kota. Agar Kabupaten / Kota melaporkan status realisasi nakesnya.

“Kemudian Anggaran Covid tidak boleh dikurangi sedikitpun oleh masing-masing Dinas. Juga Bansos / Hibah kegiatan-kegiatan sosial harus segera dicairkan sesuai dengan perintah Presiden” tutupnya.

BACA JUGA:  Tertinggi Selama Pandemi, Jumlah Pasien COVID-19 Kepri Tambah 9.098 Orang

Sementara itu Kadis Kesehatan M. Bisri menyampaikan sehubungan dengan vaksinasi di Kepri yang sudah mencapai 60 persen dan akan terus digesa, Kepri masih akan terus meminta stok vaksin ke pusat.

“Kita masih membutuhkan vaksin yang banyak, agar di bulan Juli ini kebutuhan vaksin akan terpenuhi. Kita akan minta 60,000 vial vaksin Sinovac dan Astrazeneca,” kata Bisri.

Tampak hadir Kepala Barenlitbang Andri Rizal, Kadis Perhubungan Junaidi, Ketua Harian BPBD Budiarto, Direktur RSUP RAT dr. Yusmanedi, Direktur Engku Haji Daud dr. Kurniakin WS Girsang, Wakahar Satgas Covid-19 Tjetjep Yudiana, Plt. Bakesbangpol Hasyim Ashari, Plt. Kabiro Pemerintahan sekaligus Kepala Sekretariat Satgas Covid-19 M. Darwin beserta Sekretaris Dinkes Rudi. (ET)

Berita Terkait

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:44 WIB

156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang

Berita Terbaru