Sedih, 19 Warga Batam Meninggal Dunia dalam Sehari Akibat COVID-19

- Publisher

Selasa, 27 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(FOTO/INIKEPRI.COM)

(FOTO/INIKEPRI.COM)

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Batam, Kepulauan Riau, melaporkan 19 orang warga meninggal dunia akibat COVID-19 pada Selasa 27 Juli 2021, sehingga totalnya menjadi 555 orang.

Dilihat dari laporan tim Satgas, jumlah ini merupakan relatif tertinggi dalam sehari, khususnya di bulan Juli.

Hal ini juga membuat naik angka kematian akibat COVID-19, dari 2,443 persen pada Senin (26/7), menjadi 2,489 pada hari ini (27/7).

BACA JUGA:  Amsakar: Batik Batam Harus Jadi Ikon dan Sumber Ekonomi Baru

Sementara itu, jumlah tambahan warga yang dinyatakan positif COVID-19 sebanyak 361 orang, totalnya menjadi 22.298 orang.

Dalam laporan yang dibagikan Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Batam Azril Apriansyah disebutkan, dari 361 kasus baru, 275 di antaranya adalah konfirmasi bergejala, 63 tanpa gejala, 16 konfirmasi kontak, dan tujuh konfirmasi tidak ada riwayat perjalanan atau kontak erat.

BACA JUGA:  MPW PP Kepri Minta Aparat Terkait Telusuri Sumber Minyak Hitam di Pantai Kampung Melayu

Tercatat juga tambahan 360 orang sembuh pada hari ini, sehingga totalnya 18.762 orang yang pulih.

Dengan begitu, 2.981 orang masih aktif COVID-19. Sebanyak 2.209 orang menjalani isolasi mandiri, 185 orang diisolasi di asrama haji, seorang isolasi di Bapelkes, dan lainnya dirawat di 15 rumah sakit rujukan.

“Tingkat kematian 2,489 persen, tingkat kesembuhan 84,142 persen, dan tingkat kasus aktif 13,369 persen,” laporan Satgas, dikutip dari ANTARA.

BACA JUGA:  KKP Produksi Massal Benih Ikan Bawal Hibrida

Sementara itu, Virus Corona telah tersebar hingga wilayah pulau-pulau penyangga.

Dari tiga kecamatan hinterland, seluruhnya zona merah muda yaitu Belakangpadang, Bulang dan Galang dengan masing-masing 17, 12 dan 13 orang dalam perawatan.

Sedangkan di pulau utama, seluruh kecamatannya merupakan zona merah. (AFP/ANTARA)

Berita Terkait

18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima
Cegah Banjir, Batam Rutin Normalisasi Drainase hingga Siapkan Kolam Retensi 2027
Amsakar Dorong Guru Al-Qur’an Lebih Kreatif, Tak Hanya Kuasai Materi tapi Juga Teknologi
Amsakar – Li Claudia Siapkan SWRO untuk Penuhi Kebutuhan Air Data Center, Waduk Tetap untuk Masyarakat
Pastikan Kebutuhan Air Warga Tak Terganggu, Data Center Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 lt/s
Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang, Investasi SDM Untuk Masa Depan Anak Hinterland
Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam
Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 07:22 WIB

18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima

Senin, 28 September 2026 - 07:00 WIB

Cegah Banjir, Batam Rutin Normalisasi Drainase hingga Siapkan Kolam Retensi 2027

Minggu, 27 September 2026 - 07:05 WIB

Amsakar Dorong Guru Al-Qur’an Lebih Kreatif, Tak Hanya Kuasai Materi tapi Juga Teknologi

Sabtu, 26 September 2026 - 07:49 WIB

Amsakar – Li Claudia Siapkan SWRO untuk Penuhi Kebutuhan Air Data Center, Waduk Tetap untuk Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 07:59 WIB

Pastikan Kebutuhan Air Warga Tak Terganggu, Data Center Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 lt/s

Berita Terbaru