Tahun 2022, BP Batam Cuma Dapat Jatah Anggaran Rp2,27 T

- Publisher

Kamis, 2 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi mengatakan institusi yang dipimpinnya pada tahun 2022 hanya mendapatkan jatah anggaran sebesar Rp2,27 triliun. Angka itu lebih rendah dari usulan BP Batam ke pemerintah.

“Pagu (2022) Rp2,27 triliun, ini berbeda dengan yang kami usulkan dengan rancangan awal kerja 2022 yang sebesar Rp2,32 triliun,” ungkap Rudi dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (31/8/2021), dilansir dari CNNINDONESIA.

BACA JUGA:  Vaksinasi COVID-19 Batam Capai 86,74 Persen

Rudi mengatakan pihaknya mengusulkan agar alokasi dana untuk tahun depan yang bersumber dari rupiah murni mencapai Rp501 miliar. Namun, pemerintah hanya mengalokasikan sebesar Rp40,57 miliar.

“Usulan rupiah murni perlu bagi BP Batam karena diperlukan untuk pengembangan konektivitas laut, udara, jalan, dan sarana bidang kesehatan,” ujar Rudi.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno Beri Pembekalan Caleg PPP se-Kepri

Ia meminta dukungan kepada anggota Komisi VI DPR RI untuk menyetujui penambahan sumber rupiah murni agar anggaran BP Batam tahun depan menjadi Rp2,32 triliun.

Sementara, jika merujuk pada jatah anggaran 2022 yang telah ditentukan pemerintah, dana tersebut akan digunakan untuk program dukungan manajemen sebesar Rp938,47 miliar dan program pengembangan kawasan strategis Rp1,33 triliun.

Lebih lanjut, Rudi mengatakan BP Batam memiliki sejumlah program prioritas nasional (PN) pada 2022. Program itu membutuhkan biaya sebesar Rp450,47 miliar.

BACA JUGA:  Jalin Kebersamaan, BP Batam dan Bank Mandiri Gelar Pertandingan Persahabatan Bulu Tangkis

Rinciannya, prasarana bidang konektivitas laut sebesar Rp278,9 miliar, sarana bidang kesehatan Rp57,28 miliar, prasarana biang konektivitas darat sebesar Rp71 miliar, prasarana bidang konektivitas udara sebesar Rp40,58 miliar, dan penyusunan rencana pengembangan maritime city sebesar Rp2,71 miliar. (ER/CNNINDONESIA)

Berita Terkait

Perkuat Ekosistem Aviasi, BP Batam Dukung Pengembangan Batam Aero Engine
Catatkan Nilai Sempurna, BP Batam Raih Prestasi Tingkat Nasional dalam Pengelolaan JDIH 2026
Tak Sekadar Kreatif, Erlita Dorong Produk IKM Batam Punya Pasar dan Tingkatkan Kesejahteraan
PLN Batam Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Momentum HUT RI ke-81
Pengamanan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Berlangsung Tanpa Benturan, Petugas Jaga Ketertiban dan Perlindungan Peserta Aksi
Tujuh Ruas Jalan di Batam Dilebarkan 2026, Pemko Target Urai Titik Kemacetan
Rayakan Kemerdekaan Sambil Dukung UMKM, MaxOne Batam Gelar Local Market & Famfest 2026
Hari Pramuka ke-65, Amsakar Dorong Pramuka Batam Jadi Generasi Kreatif dan Mandiri

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Perkuat Ekosistem Aviasi, BP Batam Dukung Pengembangan Batam Aero Engine

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Catatkan Nilai Sempurna, BP Batam Raih Prestasi Tingkat Nasional dalam Pengelolaan JDIH 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:37 WIB

Tak Sekadar Kreatif, Erlita Dorong Produk IKM Batam Punya Pasar dan Tingkatkan Kesejahteraan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:06 WIB

PLN Batam Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Momentum HUT RI ke-81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Pengamanan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Berlangsung Tanpa Benturan, Petugas Jaga Ketertiban dan Perlindungan Peserta Aksi

Berita Terbaru