Survei PDRM: 9 dari 10 Gadis Remaja di Malaysia Candu Berhubungan Seks

- Publisher

Selasa, 28 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Polis Diraja Malaysia (PDRM) melakukan survei yang menemukan fakta rata-rata 9 dari 10 responden gadis remaja di “Negeri Jiran” mengaku candu berhubungan seks.

Para responden itu bahkan sadar perbuatannya melanggar moral dan berdosa menurut agama, tetapi tak bisa menahannya.

Menurut Asisten Direktur Divisi Investigasi Seksual, Perempuan, dan Anak (D11), Siti Kamsiah Hassan, Petugas Psikologi di D11 sedang mempersiapkan studi tentang masalah yang melibatkan ribuan remaja perempuan dalam kasus pemerkosaan, atau kasus yang diselidiki sesuai dengan Pasal 376 (1) KUHP Malaysia.

BACA JUGA:  Teriak Saat Berhubungan Seks, Wanita Dikomplain Tetangga: Mirip Babi

Dia mengatakan, pihak berwenang menemukan bahwa remaja yang pertama kali melakukan seks bebas menjadi kecanduan.

“Lebih mengkhawatirkan jika melibatkan remaja. Banyak dari mereka berusia 16 tahun ke bawah,” katanya kepada Harian Metro.

BACA JUGA:  Arab Saudi Temukan Cadangan Emas Raksasa di Wilayah Makkah, Produksi Diproyeksikan 250 Ribu Ons per Tahun

“Penelitian-penelitian menemukan bahwa sebagian besar dari orang-orang ini memiliki tingkat hasrat seksual yang tinggi.”

“Awal tahun ini saja, tim D11 menerima dua kasus yang melibatkan gadis remaja yang menawarkan jasa seks. Mereka berhubungan seks untuk tujuan kepuasan diri dan kesenangan,” lanjutnya dikutip dari World of Buzz via KOMPAS.COM, Senin 27 September 2021.

BACA JUGA:  Malaysia - Singapura Buka Perbatasan 29 November 2021

“Dalam satu kasus, remaja tersebut menawarkan layanannya kepada enam pelanggan, dan bahkan ketika diwawancarai, dia bilang kecanduan melakukannya.”

“Situasinya bahkan lebih buruk ketika anggota keluarga tidak tahu tentang kegiatan anak-anak mereka di luar. Mereka sepenuhnya mempercayai anak-anak mereka.”

Salah satu gadis dalam survei itu menyadari, tindakannya berdosa dan merugikan masa depannya.

Berita Terkait

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar
Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan
Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler
Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030
Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel
Membanggakan! Alumni MA Bustanul Ulum Midai Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Silat Internasional
Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam
Suhu Ekstrem Meningkat: 56 Kasus dan 2 Korban Jiwa di Malaysia Akibat Heat Stroke

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 05:15 WIB

Peternakan Kecoa Ilegal Digerebek di Australia: Lebih dari 100 Ribu Ekor Disita, Nilainya Tembus Rp2,5 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:35 WIB

Imigrasi Kepri Perkuat Sinergi dengan ICA Singapura, Bahas Pengawasan Perbatasan hingga Laga Persahabatan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Di Makkah, Amsakar Jumpa Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dan Puji Layanan Haji Reguler

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:41 WIB

Arab Saudi Setop Pembangunan The Mukaab, Proyek ‘Ka’bah Baru’ Vision 2030

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:19 WIB

Relawan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 Asal RI Bebas dari Penahanan Israel

Berita Terbaru