Kapal China Manuver di Natuna, Diam-diam Incar Ini

- Admin

Selasa, 12 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal riset China, Haiyang Dizhi Shihao 10 / Foto: Marinetraffic.com

Kapal riset China, Haiyang Dizhi Shihao 10 / Foto: Marinetraffic.com

INIKEPRI.COM – Diam-diam kapal survei China masuk kawasan ZEE Indonesia di Laut Natuna Utara dengan manuver zig-zag. Kala China yang terdeteksi sebagai kapal Haiyang Dizhi Shihao 10.

Diduga kapal ini sedang riset cadangan minyak dan gas di wilayah tersebut.

Kapal Haiyang Dizhi Shihao 10 dimiliki oleh pemerintah China tepatnya pemerintah Guangzhou China.

Manuver kapal ini mencuri perhatian, dan diduga memang sedang meriset bawah laut dan diduga mengincar potensi cadangan minyak dan gas Indonesia di Natuna Utara.

Kapal China Incar Cadangan Minyak Gas Indonesia

Deteksi kapal Haiyang Dizhi Shihao 10 ini diungkap oleh Indonesia Ocean Justice Initiave (IOJI).

Dikutip dari lama IOJI, berdasarkan AIS, kapal riset China ini melakukan aktivitas riset dan ilmia di Natuna Utara pada 31 Agustus 2021.

Baca Juga :  Jalan Pantai Desa Sededap Natuna Diresmikan Cen Sui Lan, Hadirkan Keadilan untuk Pulau Terdepan NKRI

Kapal tersebut memiliki kemampuan berbagai survei bawah laut, antara lain survei geologi, biologi dan oseanografi.

Menurut IOJI, dugaan kapal Haiyang Dizhi Shihao 10 sedang mengincar cadangan minyak dan gas ini terlihat dari manuver zig-zag kapal ini. Kapal ini bermanuver vertikal dan horizontal kalau dilihat mirip cetakan sawah.

Manuver kapal Hai Yang Di Zhi Shi Hao / Foto : Oceanjustice initiative.org

Manuver kapal China ini incar minyak gas Indonesia ini dekat dengan Pulau Natuna Besar berjarak 70 mil laut, atau 56 mil laut dari Pulau Laut dan 9 mil laut dari lokasi instalasi migas Nobel Clyde Boudreaux di Blok Tuna.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban Seberat 1 Ton untuk Masyarakat Natuna

Berdasarkan data AIS, kapal ini berstatus “Restricted Manoeuvrability”, yang merupakan salah satu ciri khas kapal ketika melaksanakan survei laut.

Aktivitas kapal survei Hai Yang Di Zhi 10 di Laut Natuna Utara saat ini jauh lebih intensif dibandingkan dengan aktivitas kapal survei yang sering melintas di Laut Natuna Utara karena berlangsung dalam cukup waktu lama (10 hari hingga analisis ini dirilis).

Dikawal Kapal Cost Guard

Pola lintasan kapal tersebut dengan jelas dapat dianalisis bahwa kapal tersebut tengah melakukan survei lengkap kondisi geologi dan oseanografi.

Apabila Kapal Hai Yang Di Zhi 10 telah melakukan penelitian tanpa izin Pemerintah Indonesia, maka kapal tersebut melanggar Pasal 56 (1) jo. Pasal 246 UNCLOS dan Undang-Undang No 5/1983 tentang Zona Ekonomi Eksklusif.

Baca Juga :  Tujuh Bulan Memimpin, Bupati Natuna Tuntaskan Empat Program Pro-Rakyat

Aktivitas Kapal Hai Yang Di Zhi 10 jelas lebih intensif dibandingkan dengan aktivitas kapal-kapal riset Tiongkok lainnya sejak 2020.

Kapal-kapal riset tersebut terdeteksi pada bulan Maret 2020, Desember 2020 dan Januari 2021 melintas dalam jangka waktu yang tidak lama di Laut Natuna Utara dengan mematikan AIS.

Parahnya lagi, data IOIJ menunjukkan, berdasarkan data AIS pada 7 September 2021, kapal Hai Yang Di Zhi 10 dikawal kapal China COast Guard 4303 di Laut Natuna Utara. Sama juga kelakuannya, kapal penjara pantai China itu juga mematikan AIS. (ER/HOPS)

Berita Terkait

Raja Mustakim Dorong Literasi Sejarah Masjid Agung Natuna Lewat Kuis Edukasi KPDN
Bupati Cen Sui Lan Lantik dan Kukuhkan 17 PNS di Lingkungan Pemkab Natuna
DPA 2026 Diserahkan, Bupati Natuna Ingatkan OPD Soal Efisiensi Anggaran
Malam Pergantian Tahun, Cen Sui Lan Hadir di Tengah Keramaian Pantai Piwang Natuna
MAN 1 Natuna Borong Prestasi di Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag RI
Cen Sui Lan Bangga, Putra Natuna Sumbang Medali untuk Kepri di Kejurnas Takraw
KUA Bunguran Tengah Berhasil Cegah Nikah Dini dan Nikah Siri Sepanjang 2025
Amsakar Ajak Jemaat Jaga Harmoni dan Toleransi dalam Perayaan Natal Oikumene 2025

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 16:31 WIB

Raja Mustakim Dorong Literasi Sejarah Masjid Agung Natuna Lewat Kuis Edukasi KPDN

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:13 WIB

Bupati Cen Sui Lan Lantik dan Kukuhkan 17 PNS di Lingkungan Pemkab Natuna

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:53 WIB

DPA 2026 Diserahkan, Bupati Natuna Ingatkan OPD Soal Efisiensi Anggaran

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:01 WIB

Malam Pergantian Tahun, Cen Sui Lan Hadir di Tengah Keramaian Pantai Piwang Natuna

Kamis, 1 Januari 2026 - 09:27 WIB

MAN 1 Natuna Borong Prestasi di Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag RI

Berita Terbaru