Tempat Karantina Terpadu di Tanjungpinang Mulai Berkurang

- Publisher

Selasa, 9 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Villa Lohas salah satu tempat karantina terpadu pasien COVID-19 / Foto: Istimewa

Villa Lohas salah satu tempat karantina terpadu pasien COVID-19 / Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Penggunaan Villa Lohas yang berlokasi di Kabupaten Bintan untuk karantina terpadu pasien COVID-19 oleh Pemko Tanjungpinang terhitung akhir Oktober 2021 kemarin sudah ditiadakan.

Selain karena sedikitnya pasien terpapar, kontrak penggunaan juga sudah berakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes, PP dan KB) Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri menjelaskan saat ini tidak ada pasien COVID-19 yang dirawat di Villa Lohas.

BACA JUGA:  Demi Memutus Penyebaran COVID-19, Pemko Batam Larang Isolasi Mandiri

“Terakhir kita pakai Oktober kemarin, sekarang kasus juga sudah sedikit,” kata Sandri, Senin (8/11/2021).

Villa Lohas dijadikan karantina terpadu itu merupakan bantuan dari Pemprov Kepri yang membantu pembiayaan penyewaan tempat, sedangkan Pemko Tanjungpinang hanya menyediakan anggaran untuk kebutuhan pasien terpapar.

“Karena tidak lagi digunakan, kontraknya kemarin sampai Oktober, kita tidak perpanjang,” tutur dia.

BACA JUGA:  Perdana di Kepri, Wali Kota Rahma Lepas Penyaluran Bantuan Pangan 2023

Sementara, untuk petugas kesehatan di villa lohas, lanjut Sandri kebetulan berasal dari relawan yang ingin membantu saat kontrak selesai masa kerjanya juga berakhir.

Beberapa petugas diantaranya termasuk dokter berasal dari puskesmas datang bergilir ke tempat karantina itu.

“Sekarang sudah tidak ada lagi yang bertugas di sana, dan manajemen villa lohas bisa menggunakan untuk keperluan lain,” tambahnya.

BACA JUGA:  Biaya Tes Antigen di Pelabuhan Tanjungpinang Minta Dikurangi

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kota Tanjungpinang, saat ini kasus aktif tersisa 7 kasus, 2 diantarnya dirawat di rumah sakit, sedangkan 5 orang menjalani isolasi mandiri di rumah. Saat ini penyebaran kasus terjadi di klaster keluarga.

“Kita imbau tetap disiplin dan taat menerapkan protokol kesehatan, kurangi mobilitas agar tidak terjadi lonjakan terutama akhir tahun,” imbaunya. (ET)

Berita Terkait

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:35 WIB

Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:51 WIB

23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:33 WIB

Diguyur Hujan Sejak Dini Hari, Jemaah Tetap Padati Safari Subuh GEMMA di Masjid Jami Miftahul Falah

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Berita Terbaru