Bakorda Fokusmaker Kepri Geram Pelantikan KNPI Diserang dengan Cara Premanisme

- Publisher

Rabu, 16 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ridwan Riant Firmansyah, Ketua Bakorda Fokusmaker Kepulauan Riau. Foto: Istimewa

Ridwan Riant Firmansyah, Ketua Bakorda Fokusmaker Kepulauan Riau. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Ridwan Riant Firmansyah, Ketua Bakorda Fokusmaker Kepulauan Riau (Kepri), menyampaikan kegeramannya terkait penyerangan yang dilakukan oleh orang tak dikenal, di acara Pelantikan DPD KNPI Kepri.

Sebagai tokoh pemuda yang telah lama berkecimpung di organisasi bahkan matang di kepengurusan KNPI, Riant mengaku tidak habis pikir kenapa masih ada aksi-aksi premanisme.

“Dinamika pemuda itu dengan otak dan konsep bukan dengan cara cara intimidasi dan kekerasan karena KNPI merupakan laboratorium kader pemuda dalam rangka menciptakan generasi pemuda yang berwawasan tanpa kekerasan dan berkarya nyata dengan program kerja,” kata Riant, Selasa 15 Maret 2022.

Riant yang saat itu juga hadir sebagai pengurus yang akan dilantik merasa malu dan kesal dengan oknum-oknum yang merengsek masuk dan membuat keributan dan jika bicara mengenai dinamika pemuda seharusnya hal tersebut tidak perlu terjadi karena kita semua berjalan sesuai dengan AD/ART KNPI dibawah kepemimpinan ketua umum DPP KNPI Haris Pertama.

BACA JUGA:  KNPI Kepri Segera Gelar Musda ke-III di Golden View Hotel

Riant sangat mengecam aksi-aksi premanisme yang dipertontonkan dihadapan ratusan peserta dan undangan yang notabene adalah tokoh-tokoh pemuda, organisasi kemahasiswaan, OPD dan pihak pengamanan. “Apa yang mereka lakukan tidak mendasar dan tanpa alasan yang jelas dan jika mereka merasa KNPI milik mereka saja terasa tidak adil dan terlalu mengada ada. Mereka mengaku dari KNPI tapi dengan ketua umum yang berbeda dengan kami yang Ketua Umum kami Bung Haris Pertama yang hadir juga pada saat pelantikan jadi salah alamat jika mereka membuat gaduh dirumah kami,” tegas Riant.

Lebih lanjut, Riant menegaskan, Kepri ini bunda tanah melayu, yang dikenal orang-orangnya beradab, yang berbatasan langsung dengan Negara lain. Apalagi akses teknologi yang mempercepat penyebaran informasi, ini adalah preseden buruk, bahwa pemuda tidak mampu menjaga kondusifitas. “Selain mencoreng harga diri pemuda Kepri ini juga mencoreng marwah masyarakat Kepri,” ujarnya.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Batam Zainal Arifin Meninggal Dunia, Nina Melani: Beliau Orang Baik

“Sudahlah, jika memang ada pihak-pihak yang berkeberatan dengan kepengurusan DPD KNPI yang diketuai Dewi Socowati ini, gunakan cara-cara elegant, cara-cara yang layak dan pantas dilakukan pemuda yang berintelektual dan beretika. Jika memang melanggar hukum, ya gunakan jalur hukum, jangan dengan cara anarkis,”jelasnya lagi.

Riant berharap hal serupa jangan sampai terjadi lagi khususnya di propinsi kepri dikemudian hari

“Pelantikan itukan acara internal, menjadi aneh kalau ada pihak eksternal yang tidak diundang atau tidak menjadi bagian dari acara, datang di acara apalagi mengganggu, etika berorganisasinya mana?,” tanya Riant.

Riant juga berharap dilantiknya seluruh pengurus DPD KNPI provinsi Kepri periode 2022 – 2025, menjadi awal kebangkitan pemuda dengan karya-karya nyata karena pemuda itu memiliki 3 modal dasar yang membuat ia mampu disebut sebagai agent of change (agen perubahan) dan agent of social control (agen pengawas sosial) yaitu kekuatan moralnya dalam berjuang karena pada intinya apa yang dibuat adalah semata–mata berlandaskan pada gerakan moral yang menjadi idealismenya dalam berjuang.

BACA JUGA:  KNPI Serukan Pemuda Jaga Persatuan di Tengah Isu Pemakzulan Pemerintah

“Dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika mari kita perkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Sebagai generasi muda kalian memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Posisi KNPI didalamnya berkumpul dan berhimpun generasi-generasi penerus yang harus mampu mendukung persatuan dan kesatuan dalam kepemudaan. KNPI dibawah kepemimpina Saudari Dinda Dewi Socowati harus mampu menunjukkan peran yang positif yang memiliki tanggung jawab moral untuk kejayaan provinsi kepulauan riau pada masa depan. Bukan zamannya lagi melakukan tindakan-tindakan yang tidak terpuji apalagi melakukan intimidasi dan kericuhan,” tegas dia. (RBP)

Berita Terkait

Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama
BMKG: Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami
BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar
Ringankan Beban Warga, Pemko Batam Gratiskan PBB untuk Rumah Hingga Rp120 Juta
May Day Berbeda di Batam: Buruh Kompak Angkut Puluhan Ton Sampah
Keceriaan Amsakar-Li Claudia bersama Buruh Batam, MayDay Diisi Aksi Positif
Akhir Pekan Membludak, Belakang Padang Jadi Magnet Wisata Baru Warga Batam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:24 WIB

Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:00 WIB

BMKG: Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:36 WIB

Tegaskan Marwah Melayu! Panglima Sulung Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau: Jangan Pernah Hina Tokoh dan Adat Kami

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:35 WIB

BP Batam Kedepankan Pendekatan Komprehensif Selesaikan Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:47 WIB

Ringankan Beban Warga, Pemko Batam Gratiskan PBB untuk Rumah Hingga Rp120 Juta

Berita Terbaru