Penyelam Asal Belanda Diduga Hanyut ke Perairan Bintan

- Publisher

Selasa, 12 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Search and Rescue (SAR) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), melakukan operasi pencarian terhadap seorang pria asal Belanda Nathan Renze Chesters (14) yang diduga hanyut di perairan Bintan, setelah melakukan penyelaman di Malaysia. Foto: ANTARA

Tim Search and Rescue (SAR) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), melakukan operasi pencarian terhadap seorang pria asal Belanda Nathan Renze Chesters (14) yang diduga hanyut di perairan Bintan, setelah melakukan penyelaman di Malaysia. Foto: ANTARA

INIKEPRI.COM – Tim Search and Rescue (SAR) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), melakukan operasi pencarian terhadap seorang pria asal Belanda Nathan Renze Chesters (14) yang diduga hanyut di perairan Bintan, setelah melakukan penyelaman di Malaysia.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Slamet Riyadi mengatakan korban awalnya menyelam di Perairan Pulau Tokong Sanggol, Mesing, Johor, Malaysia, Rabu (6/4). Informasi itu diterima dari MRCC PUTRAJAYA melalui surat elektronik.

“Berdasarkan SARMAP prediction kami, bahwa diduga korban hanyut di perairan Lagoi, Bintan,” kata Slamet Riyadi di Tanjungpinang, dilansir dari ANTARA, Senin 11 April 2022.

BACA JUGA:  Pulau Bintan Akan Segera Dilayani Penyelenggaraan SPAM Melalui Jaringan Perpipaan SWRO

Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian terhadap korban sejak pukul 09.30 WIB, tambahnya. Operasi pencarian tersebut melibatkan tim dari MRSC Putrajaya, TNI Angkatan Laut, Badan Keamanan Laut (Bakamla) Batam, Polair Polda Kepri, UPP Tanjung Uban, dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bintan.

“Pencarian masih berlangsung,” tukasnya.

Berdasarkan data Kantor SAR Tanjungpinang, pada Rabu (6/4) sekira pukul 06.35 WIB, MRSC Johor Bahru menerima laporan terkait empat orang hilang saat menyelam pada posisi 02° 13.35 N 104° 08.12 E di Perairan Pulau Tokong Sanggol, Mersing, Johor Bahru.

BACA JUGA:  Semarak PBB-P2, Pemko Tanjungpinang Beri Apresiasi Kepada Wajib Pajak

Keempat korban tersebut adalah Kristine Groedem (35) asal Norwegia, Alexia Alexandra Molina (18) asal Prancis, Adrian Peter Chesters (46) asal Inggris, dan Nathan Renze Chesters (14) asal Belanda

Selanjutnya, pada Kamis (7/4) pukul 09.40 WIB, salah satu penyelam ditemukan oleh kapal tunda atau tongkang, yang kemudian diselamatkan oleh Helikopter MMEA AW 139. Korban yang diidentifikasi sebagai Kristine Groedem tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Mersing untuk mendapatkan perawatan medis.

BACA JUGA:  Pemko Tanjungpinang Bantah Kejar Warga Saat Razia Tes Antigen

Setelah itu, operasi pencarian dan penyelamatan masih berlanjut untuk mencari tiga korban lainnya. Pada Sabtu (9/4) pukul 09.00 WIB, dua korban atas nama Alexia Alexandra Molina dan Adrian Peter Chesters ditemukan di perairan Bintan dalam keadaan selamat.

Seorang korban tersisa, yaitu Nathan Renze Chesters, hingga kini masih belum ditemukan dan diduga hanyut ke perairan Indonesia. (RBP)

Berita Terkait

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026
Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode
Lis Darmansyah Resmikan Gerai Perdana Indomaret di Tanjungpinang pada 19 Juni
Mustava Resmi Pimpin KADIN Kepri 2026-2031, Anindya Bakrie: Kepri Tepat Kembangkan Perdagangan dan Industrialisasi
23 Gerai Koperasi Merah Putih di Kepri Rampung, Operasional Ditargetkan Mulai Agustus 2026

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:36 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00 WIB

Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir, SPMB 2026 Tanjungpinang Tak Wajibkan KK Ber-Barcode

Berita Terbaru