Akui Malu Pernah Jadi Kader Demokrat, Ruhut Sitompul: Sampai Kapan Pun Partai Ini Tak Akan Menang Lagi

- Publisher

Selasa, 26 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruhut Sitompul. Foto: Istimewa

Ruhut Sitompul. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Politikus PDIP, Ruhut Sitompul mengaku malu pernah menjadi kader Partai Demokrat dan ikut memenangkannya di Senayan.

“Aku sangat malu pernah menjadi Kader partai demokrat yang waktu itu ikut memenangkan partai dengan 147 Perwakilan Anggota DPR di Senayan,” ujar Ruhut Sitompul di Twitter-nya, Selasa 26 April 2022.

Ruhut yakin Demokrat tidak akan kembali menang lagi seperti era SBY dulu. Dia lantas menyindir para kader Demokrat yang dia nilai hanya suka mengkritik.

BACA JUGA:  Inilah Daftar 9 Nama Kandidat Capres PAN

“Aku yakin sampai kapanpun partai ini tidak akan dapat memenangkan seperti ini lagi, karena keder-kadernya sekarang ta’unya hanya Ngebacot” kata Ruhut.

Pernyataan Ruhut itu menanggapi politikus Demokrat Ardi Wirdamulia yang mengkritik kebijakan Presiden Jokowi soal larangan ekspor minyak goreng dan CPO.

“Keputusan goblog dari pemerintah yang ngga becus,” kata Ardi Wirdamulia, du Twitter pribadinya pada Senin, 25 April 2022.

Produksi CPO itu jauh lebih besar dari kebutuhan minyak goreng. Kalau ngga boleh diekspor sisanya mau diapain?” lanjutnya.

BACA JUGA:  Nama Partai Demokrat Ikut Terseret dalam Kasus Bupati Penajam Paser Utara

Presiden Jokowi telah memutuskan melarang ekspor minyak goreng dan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Kebijakan itu akan dimulai pada 28 April 2022 mendatang.

Belum ditentukan sampai kapan batas waktu larangan ekspor tersebut diberlakukan.

Larangan itu usai Jokowi memimpin rapat paripurna dengan para menteri tentang pemenuhan kebutuhan pokok.

“Dalam rapat tersebut telah saya putuskan pemerintah melarang ekspor bahan baku minyak goreng (CPO) dan minyak goreng,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti dikutip FIN melalui chanel Youtube Sekretariat Presiden, Jumat 22 April 2022.
Jokowi menegaskan akan kebijakan itu akan dimulai pada 28 April 2022 mendatang.

BACA JUGA:  Jika Kotak Kosong Menang, KPU Siapkan Pilkada Ulang

“Kebijakan ini mulai diberlakukan pada Kamis tanggal 28 April sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Saya akan terus memantau dan mengevaluasi kebijakan ini agar ketersediaan minyak goreng di dalam negeri melimpah dengan harga terjangkau,” papar Jokowi. (DI/FAJAR)

Berita Terkait

Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional
Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang
Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat
Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak PROJO, Ini Alasannya
DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama
Dukungan untuk Rocky Marciano Bawole Pimpin Kembali DPW PKB Kepri Terus Mengalir
Kuda Hitam dari Dalam Rumah: Muhammad Nur dan Arah Baru NasDem Batam
KPU Siapkan Usulan Desain Baru Pemilu Terpisah

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:20 WIB

Sejarah NasDem dan Ujian Terbarunya: Membaca Isu Merger di Peta Politik Nasional

Sabtu, 11 April 2026 - 15:38 WIB

Banyak Capaian Nyata dalam 1,5 Tahun, KNPI Puji Pemerintahan Prabowo: Mulai Pemberantasan Korupsi hingga Mafia Tambang

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:32 WIB

Gerindra Kepri Terus Bergerak Hadirkan Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:07 WIB

Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak PROJO, Ini Alasannya

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:39 WIB

DPW NasDem Kepri Kumpulkan DPD se-Kepri: Soliditas Kader Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru