Delapan Warga Tanjungpinang Meninggal Akibat HIV

- Publisher

Sabtu, 6 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Delapan warga Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, meninggal dunia dikarenakan penyakit human immunodeficiency virus (HIV) dari total 55 kasus yang terjadi selama semester I tahun 2022.

Hal itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

“Periode Januari-Juni 2022, sudah ada 55 kasus HIV di Tanjungpinang,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Tanjungpinang Handono, dilansir dari ANTARA, Jumat 5 Agustus 2022.

BACA JUGA:  Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri

BACA JUGA:

Berganti Pasangan Homoseksual, Serka RR Terjangkit HIV

Handono menyebut 55 kasus HIV ini terdiri atas 34 pasien laki-laki dan 21 perempuan. Data tersebut diperoleh dari total jumlah warga yang dites HIV sepanjang semester I 2022, sebanyak 8.595 orang.

Ia menyatakan pasien HIV di Tanjungpinang didominasi warga berusia 25 sampai 49 tahun sebanyak 42 orang, 15 sampai 24 tahun 9 orang, dan 50 tahun ke atas 4 orang.

BACA JUGA:  PJ Wako Hasan: Lomba Artikel Bisa Jadi Referensi dan Masukan Bagi Pemerintah

BACA JUGA:

Tokek Seharga 1 Triliun, Kok Bisa?

Sementara berdasarkan kelompok resiko, yang paling banyak terkena kasus HIV adalah hubungan sesama jenis atau lelaki sama lelaki sebanyak 18 kasus, diikuti wanita pekerja seksual 12 kasus, pelanggan PSK 12 kasus, pasangan usia subur resiko tinggi 10 kasus, ibu hamil 2 kasus, dan lainnya 1 kasus.

“Di Indonesia sendiri, faktor penyebab dan penyebaran virus HIV ialah hubungan seks yang tidak aman,” ujarnya.

BACA JUGA:  Satgas: Kasus COVID-19 di Kepri Semakin Terkendali

Lebih lanjut Handono menyampaikan guna mencegah penyakit HIV, pihaknya rutin melakukan edukasi di lingkungan masyarakat, pendidikan, bahkan dunia prostitusi.

Selain itu, juga melakukan pendampingan terhadap para penderita HIV, misalnya memberikan perawatan hingga obat rutin untuk menjaga imun tubuh mereka.

HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang dapat melemahkan kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakit. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online
Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026
Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026
Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII
Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:37 WIB

Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:59 WIB

Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 07:08 WIB

Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Berita Terbaru