Mantan Pedagang di WTB: Berjualan Dibawah Pengawasan Oknum BP Batam

- Publisher

Kamis, 25 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

K, salah seorang mantan penjual di kawasan Welcome To Batam. Foto: INIKEPRI.COM

K, salah seorang mantan penjual di kawasan Welcome To Batam. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Dugaan praktik sewa dan jual beli di lahan milik BP Batam bagi para pelaku usaha kecil dengan nilai yang cukup besar oleh segelintir oknum semakin menguat.

K, salah seorang mantan pedagang di kawasan Welcome To Batam mengungkap, lahan yang ia sewa dibawah pengawasan oknum BP Batam.

“Saya berjualan bakso di gedung terbengkalai itu (Gedung Islamic Center) sejak tahun 2016 hingga 2021. Wilayah itu dibawah pengawasan Pak A dari BP Batam bagian aset,” ungkap dia kepada INIKEPRI.COM, Rabu 23 Agustus 2022.

BACA JUGA:  GPR Kepri Akan Laporkan PT Bright PLN Batam Terkait Penetapan kWh dan Pemadaman Listrik ke PT PLN Pusat

BACA JUGA :

Dugaan Jual Beli Lapak UMKM di Landmark Welcome To Batam

Untuk tarif yang dibayar, jelas K, ia dikenakan sebesar Rp 600 ribu tiap bulan

“Waktu saya sewa, biaya lapak Rp 300 ribu dan 300 ribu untuk air dan lampu,” rinci dia.

K menjelaskan, yang mengutip biaya itu adalah pihak dari perkumpulan pedagang wisata kuliner Welcome To Batam.

BACA JUGA:  Dugaan Jual Beli Lapak UMKM di Landmark Welcome To Batam

“Yang memungut B, dari perkumpulan pedagang wisata kuliner Welcome To Batam. Kayaknya B ini adalah salah seorang security di salah satu instansi yang berada di bawah BP Batam dan lokasinya di dekat kawasan Welcome To Batam,” jelasnya sambil melihatkan foto B.

Ia kemudian mengatakan, diawal Muhammad Rudi menjadi ketua BP Batam, Rudi pernah ke kawasan itu dan berbicara kepada para pedagang.

BACA JUGA:  Hendak Mencuri, Pria Ini Jadi Bulan-bulanan Warga

“Silahkan gunakan lokasi ini, tapi nanti saat lahan dibutuhkan negara, para pedagang akan direlokasi,” ujar dia sambil mengingat saat itu.

Terpisah, terkait hal ini, INIKEPRI.COM telah melakukan konfirmasi kepada Sazani, Kepala Bagian Humas BP Batam.

BACA JUGA:

Yusril Koto: Banyak Pihak Minta Kasus Dugaan Jual Beli Lapak di WTB Tak Diangkat, Termasuk Oknum Pejabat

“Sama kita cari info yg akurat ya,” jawab dia melalui pesan singkat WhatsApp. (MIZ)

Berita Terkait

Respons BP Batam Soal Air Keruh di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi
Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional
Belum Punya KIA? Pemko Batam Pastikan Tetap Bisa Daftar SPMB 2026
Kunjungan Wisman ke Kepri Tembus 147 Ribu, Didominasi Turis Singapura dan Malaysia
Que Club Billiard Cemara Asri Kembali Buka, Main Mulai Rp20 Ribu per Jam Gratis Minuman
Batam Kembali Raih WTP, Li Claudia: Kepercayaan Ini Harus Dijaga dengan Kerja Nyata
Prakiraan Cuaca Batam 2 Juni 2026: Cerah Berawan pada Pagi Hari, Sore Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Li Claudia Serukan Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:00 WIB

Respons BP Batam Soal Air Keruh di Tiban: ABHi Lakukan Penanganan dan Flushing Bertahap Pasca Pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Ladi

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:36 WIB

Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:32 WIB

Belum Punya KIA? Pemko Batam Pastikan Tetap Bisa Daftar SPMB 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kunjungan Wisman ke Kepri Tembus 147 Ribu, Didominasi Turis Singapura dan Malaysia

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:36 WIB

Que Club Billiard Cemara Asri Kembali Buka, Main Mulai Rp20 Ribu per Jam Gratis Minuman

Berita Terbaru