Bentuk Transparansi, Dinsos Tanjungpinang Pasang Label di Rumah PKM PKH

- Admin

Sabtu, 19 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Sosial (dinsos) Kota Tanjungpinang melakukan penyemprotan labelisasi di rumah keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Foto: Kominfo Tanjungpinang

Dinas Sosial (dinsos) Kota Tanjungpinang melakukan penyemprotan labelisasi di rumah keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Foto: Kominfo Tanjungpinang

INIKEPRI.COM – Dinas Sosial (dinsos) Kota Tanjungpinang melakukan penyemprotan labelisasi di rumah keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).

Pemasangan labelisasi yang bertuliskan keluarga pra sejahtera penerima bantuan sosial PKH Kota Tanjungpinang, dilakukan sebagai bentuk transparansi dan penyaluran bantuan sosial (bansos) tidak salah sasaran. 

Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Achmad Nur Fatah menyampaikan, ada sebanyak 5.313 rumah KPM PKH yang akan dilakukan pemasangan labelisasi.

“Penyemprotan sudah kita lakukan sejak Rabu (16/11) kemarin. Terget kami, sampai 25 hari ke depan sudah selesai,” kata Fatah, Jumat (18/11/2022).

BACA JUGA :

Dinsos Tanjungpinang Salurkan Bantuan untuk Lansia dan Klien Binaan Yayasan Karsa

Baca Juga :  Dinsos Tanjungpinang Salurkan Bantuan untuk Lansia dan Klien Binaan Yayasan Karsa

Pelabelan rumah KPM PKH tersebut, lanjut dia, sebagai bentuk transparansi sekaligus menjawab pertanyaan di masyarakat masih banyak penerima bantuan yang tidak tepat sasaran.

“Jadi, labelisasi ini mudah-mudahan memberikan efek jera untuk masyarakat yang memang mampu, tapi dia mau menerima bantuan,” tegasnya.

Untuk penyemprotan ke rumah PKH, pihaknya menerjunkan lima tim yang berbeda tempat di empat kecamatan di kota Tanjungpinang.

“Kita juga dibantu babinsa, bhabinkamtibmas, pendamping PKH, kelurahan, RT, dan RW,” sambung Fatah. 

Sementara itu, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Tanjungpinang, Lolly Irawaty menuturkan, saat sosialisasi kemarin, sudah ada sekitar 20 KPM yang mundur atau keluar dari kepesertaan PKH, karena dia merasa dirinya sudah mampu.

Baca Juga :  GPR Desak Kejati Kepri Tuntaskan Kasus Korupsi Rumah Dinas DPRD Natuna

BACA JUGA :

Klien Binaan Dinsos Tanjungpinang Terima Bantuan dari Baznas

“Nah, selama tiga hari kami melakukan penyemprotan label, ada sekitar 12 KPM yang melakukan graduasi,” sebutnya. 

Ia menegaskan, bagi KPM PKH yang menolak rumahnya dipasangi label, maka secara otomatis akan dicoret dari daftar penerima bansos. 

“Jika ada KPM menolak saat petugas memasang label, yang bersangkutan harus membuat surat penyataan di atas materai. Ini berarti, mereka harus mundur dan tak berhak menerima bansos lagi,” ujarnya. 

Dengan pemasangan label tersebut, siapa saja yang menerima bansos dari pemerintah pusat menjadi transparan, sehingga masyarakat lain juga mengetahui siapa saja yang mendapatkan program PKH. 

Baca Juga :  Pemprov Kepri Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Tanjungpinang

Pemasangan label yang dilakukan oleh petugas, kata dia, bukan menggunakan stiker, tapi dengan cara disemprot pakai cat, supaya tidak mudah hilang atau lepas. 

“Kalau ada KPM yang rumahnya sudah dipasang label, tetapi sengaja menutup atau menghapusnya, dinsos akan mengusulkan ke pemerintah pusat bahwa keluarga tersebut dihapus sebagai penerima bansos,” ucap Lolly. 

Sebagai informasi, hari ini, Jumat (18/11), petugas melakukan penyemprotan label ke rumah-rumah KPM PKH di wilayah kelurahan Kampung baru, Penyengat, Melayu Kota Piring, dan Tanjungpinang Timur. (DI)

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB