Ribuan Nelayan di Kepri Kembali Melaut, Setelah Gelombang Mereda

- Publisher

Rabu, 18 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Ribuan nelayan tradisional di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali turun ke laut.

Hal ini setelah gelombang laut melandai dan mereda dalam beberapa hari terakhir yang melanda daerah itu beberapa waktu yang lalu.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau (DKP Kepri) Arif Fadillah di Tanjungpinang, dilansir dari ANTARA Selasa 17 Januari 2023 mengatakan, nelayan tradisional di wilayah itu diperkirakan mencapai 194.000 orang.

BACA JUGA :

Ansar Minta KKP Tidak Batasi Aktifitas Nelayan Tradisional

Sejak November 2022 sampai pekan lalu, kata dia, sebagian nelayan tradisional, terutama yang menggunakan kapal dengan kapasitas kecil tidak dapat melaut lantaran gelombang mencapai 4-6 meter, terutama di Perairan Natuna dan Kepulauan Anambas.

BACA JUGA:  T3VAK SIREH, Sebuah Strategi Kolaborasi Penanganan Pandemi di Kepri

Pada saat yang sama, nelayan tradisional lainnya yang biasa beraktivitas di Perairan Tanjungpinang, Batam, Karimun, Lingga dan Bintan terpaksa menepi karena gelombang laut mencapai 2,5 meter disertai angin kencang.

Pekan lalu, kata dia ribuan nelayan mulai melaut dengan menggunakan kapal, perahu dan kelong apung (alat tangkap ikan).

“Mudah-mudahan cuaca tidak ekstrem lagi sehingga produktivitas nelayan meningkat,” katanya.

Menurut dia, nilai produksi perikanan tangkap di wilayah itu mencapai Rp8,697 triliun, dan nilai produksi perikanan budi daya mencapai Rp610 miliar.

BACA JUGA:  Kepri Tidak Terlibat Pembukaan Koridor Perjalanan Indonesia-Malaysia

Ia merinci nilai produksi perikanan tangkap di Kabupaten Natuna mencapai besaran Rp2.859 triliun, sementara untuk nilai produksi perikanan budi daya mencapai Rp296 miliar.

Kemudian, disusul urutan terbesar kedua untuk perikanan tangkap adalah Kabupaten Bintan sebesar Rp1,844 triliun, Kabupaten Lingga sebesar Rp1,466 triliun, Kota Batam sebesar Rp1,424 triliun, Kabupaten Anambas sebesar Rp536 miliar, Kabupaten Karimun sebesar Rp472 miliar dan terakhir Kota Tanjungpinang sebesar Rp93 miliar.

BACA JUGA:  Kunjungan Wisman ke Kepri Pada Bulan Maret 2023 Naik 35,93 Persen

“Total untuk seluruh Kepri, nilai produksi perikanan tangkap mencapai Rp8,697 triliun, dan nilai produksi perikanan budi daya mencapai Rp610 miliar,” kata Arif Fadillah.

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Tanjungpinang melaporkan tinggi gelombang laut di Perairan Tanjungpinang, Batam, Karimun, Bintan dan Lingga mencapai 0,5 – 1,25 meter, sedangkan gelombang laut di Perairan Anambas dan Natuna 1,25 – 2,5 meter.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut mewaspadai munculnya awan cumulonimbus yang menyebabkan cuaca memburuk, seperti hujan deras, angin kencang dan gelombang tinggi. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional
Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat
Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak
Ansar Gandeng BTN Percepat Kepemilikan Rumah bagi ASN, PPPK dan Tenaga Paruh Waktu
156 Regu Srikandi Meriahkan Gerak Jalan Proklamasi 8 Km di Tanjungpinang
22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 06:36 WIB

Bawa Nama MTsN Tanjungpinang, Lima Murid Berlaga di Olimpiade IPS Tingkat Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 11:44 WIB

Lima Kawasan di Tanjungpinang Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 13:27 WIB

AMSI Kepri dan LAM Kepri Sepakat Perkuat Kolaborasi, Program Adat hingga Layanan untuk Masyarakat

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Rumah Warga Roboh di Tanjung Unggat, Lis Darmansyah Turun Langsung Bawa Bantuan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Berita Terbaru