Orang Tua di Kepri Diminta untuk Bawa Balitanya Ikut Vaksinasi Campak

- Publisher

Sabtu, 21 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: PEXELS

Ilustrasi. Foto: PEXELS

INIKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meminta kepada seluruh orang tua yang memiliki bayi di bawah lima tahun (balita) yang belum divaksin campak, untuk segera membawa anaknya ke posyandu atau puskesmas terdekat untuk segera divaksin.

“Jadi, orang tua yang mempunyai balita agar mengajak balitanya itu ke posyandu atau puskesmas untuk divaksin. Dengan demikian, hak anak memperoleh vaksinasi terpenuhi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Mohammad Bisri dilansir dari ANTARA, Jumat 20 Januari 2023.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Serahkan Remisi untuk 3.047 Warga Binaan di Kepri

Menurut Bisri, hal itu perlu dilakukan karena capaian vaksinasi di Kepri turun secara nasional sehingga berdampak dengan munculnya dua kasus campak di Kepri.

“Munculnya dua kasus itu menjadi bukti pentingnya vaksinasi yang harus dilakukan oleh semua,” kata dia.

BACA JUGA :

Berkat Kerja Keras, Indonesia Berhasil Ciptakan Vaksin COVID-19 IndoVac

BACA JUGA:  Formasi Pejabat BP Batam Lengkap, Kepala BP Batam Minta Jajaran Segera Bekerja Memajukan Batam

Bisri mengatakan, partisipasi masyarakat ikut vaksinasi campak untuk anak-anaknya masih kurang di Kepri, di bawah 95 persen. Dengan kurangnya partisipasi tersebut, risiko terpapar campak itu akan terus ada.

“Partisipasi masyarakat kurang dari 95 persen dan itu tergolong rendah, berarti risiko munculnya kasus itu tetap ada,” katanya.

Menurut Bisri, vaksinasi campak itu merupakan hak anak, bukan hanya kemauan orang tua untuk memvaksin anaknya.

BACA JUGA:  Bantuan Bagi Nelayan Serta Posyandu Diserahkan Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang

Untuk itu, kata dia, pihaknya masih terus menjalankan program imunisasi campak untuk balita dan anak sekolah.

“Ini kan masuk program vaksinasi dasar rutin, yang kami kejar untuk balita. Ada juga bulan imunisasi anak sekolah untuk campak namanya Kejar Capaian Imunisasi Dasar Rutin pada September 2022, yang masih berjalan sampai sekarang,” kata dia. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Pemko Batam Pastikan Pembangunan Sarpras Kodaeral IV Tak Ganggu Anggaran Pendidikan
Pemko Batam Bayarkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 6.000 Nelayan, Amsakar-Li Claudia Perkuat Jaminan Sosial Pesisir
Batam Makin Digital! BPKAD Siapkan Siap Terapkan Kartu Kredit Indonesia, Lebih Cepat dan Transparan
Minggu Ini! Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor di Pollux, Harbour Bay, Botania 2 dan K Square
Tak Perlu Berlama-lama, Li Claudia Selesaikan Persoalan UWT Warga Puskopar
‘Simpang Pantek’ Diusulkan Berganti Nama! LAM Batam Ingin Wajah Kota Lebih Melayu, 24 Simpang dan Bundaran Diusulkan Berganti Nama
Pemko Batam Targetkan Pajak Listrik Rp437,4 Miliar pada 2026, Jadi Andalan PAD
Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:00 WIB

Pemko Batam Pastikan Pembangunan Sarpras Kodaeral IV Tak Ganggu Anggaran Pendidikan

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:40 WIB

Batam Makin Digital! BPKAD Siapkan Siap Terapkan Kartu Kredit Indonesia, Lebih Cepat dan Transparan

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Minggu Ini! Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor di Pollux, Harbour Bay, Botania 2 dan K Square

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:39 WIB

Tak Perlu Berlama-lama, Li Claudia Selesaikan Persoalan UWT Warga Puskopar

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:45 WIB

‘Simpang Pantek’ Diusulkan Berganti Nama! LAM Batam Ingin Wajah Kota Lebih Melayu, 24 Simpang dan Bundaran Diusulkan Berganti Nama

Berita Terbaru

Presiden AS Donald Trump. Foto: Istimewa

Internasional

Trump Sesumbar Bisa Ratakan Iran Hanya dalam 48 Jam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB