Tiga KEK di Kepri Serap 50 Ribu Tenaga Kerja

- Publisher

Sabtu, 4 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEK Batam Aero di Bandara Hang Nadim Batam. Foto: Istimewa

KEK Batam Aero di Bandara Hang Nadim Batam. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Tiga kawasan ekonomi khusus (KEK) yang ada di Provinsi Kepulauan Riau mampu menyerap 50 ribu tenaga kerja dengan total investasi sekitar Rp59,54 triliun.

Hal itu dinyatakan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad dalam acara seminar nasional peluang investasi dan SDM lokal di KEK dan FTZ pasca berlakunya UU cipta kerja di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kota Tanjungpinang, Jumat 3 Maret 2023.

BACA JUGA :

Ansar Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana, Dibuka Oleh Jokowi

“Ini tentu jadi peluang besar bagi anak-anak Kepri, makanya kita akan dorong terus peningkatan kualitas dan kompetensi tenaga kerja lokal,” kata Gubernur Ansar dikutip dari ANTARA.

Ansar memaparkan tiga KEK di wilayah Kepri, antara lain KEK Galang Batang di Kabupaten Bintan dengan rencana investasi sebesar Rp36,25 triliun dan target tenaga kerja yang dibutuhkan sekitar 22 ribu orang.

BACA JUGA:  Audiensi Bersama Menkeu Purbaya, Gubernur Ansar Berikan Masukan Terkait Dana Transfer ke Daerah

Sementara sampai saat ini, katanya, realisasi investasi di KEK Galang Batang sudah mencapai Rp18 triliun dengan mempekerjakan sekitar 4 ribu lebih tenaga kerja.

Selain itu dari total 19 KEK yang ada di Indonesia, KEK Galang Batang merupakan kawasan ekonomi khusus yang paling cepat tumbuh dan berkembang dibanding KEK lainnya.

“Fokus kegiatannya itu industri pengolahan alumina dan produk turunannya. Tahun ini akan ada tambahan investasi lagi sekitar Rp3 miliar dolar AS untuk industri produk daur ulang, seperti kaleng minuman dan banyak lagi produk lainnya,” ujar Ansar.

BACA JUGA:  Persiapan Sudah Final, Pilkada Kepri Dijamin Lancar

BACA JUGA :

Ansar Ahmad Minta Gaji PTK Non ASN Dibayar Secepatnya

Kemudian, lanjutnya, KEK Nongsa Digital Park di Kota Batam dengan rencana investasi sebesar Rp7,29 triliun dan target tenaga kerja yang diperlukan sekitar 4 ribu orang. Kawasan ini menjadi pusat data internasional hingga pembuatan film animasi.

“KEK Digital Nongsa Digital Park fokus mengembangkan high technology atau teknologi tinggi,” ujar Ansar.

Selanjutnya, ada pula KEK Batam Aero di Bandara Hang Nadim Batam dengan rencana investasi sebesar Rp16 triliun dan target tenaga kerja yang dibutuhkan sekitar 16.500 orang.

Di kawasan ini, sambungnya ada Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) maskapai Lion Air berikut hub logistiknya. Termasuk rencana pengembangan Bandara Hang Nadim Batam.

BACA JUGA:  Berkah Ramadhan, PJ Wako Hasan Tinjau Bazar Ramadhan Kelurahan Air Raja

“Secara nasional, keberadaan tiga KEK di Kepri berjalan dan eksis, karena ada beberapa KEK lainnya yang belum optimal,” ucap Ansar.

Lebih lanjut Ansar menyampaikan tujuan utama pengembangan KEK adalah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan peningkatan daya saing bangsa.

Secara khusus, ia berharap keberadaan tiga KEK di Kepri saat ini mampu mendorong peningkatan ekonomi serta menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya bagi para pekerja lokal di daerah setempat.

“KEK jadi sarana meningkatkan sekaligus mempermudah investasi masuk ke Indonesia, khususnya di Kepri dengan berbagai kemudahan dan insentif jangka panjang bagi para investor,” tutup Ansar. (RBP)

Berita Terkait

Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online
Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026
Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026
Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII
Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama
Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan
Delegasi Sosek Malindo Johor Kagum dengan Pulau Penyengat, Sebut Warisan Melayu yang Perlu Dijaga
Dinilai Belum Efektif, Kebijakan WFA ASN di Tanjungpinang Resmi Dihentikan Mulai Juli 2026

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:37 WIB

Jangan Salah Datang! Libur Sekolah di Tanjungpinang Diperpanjang, Siswa Baru Masuk 20 Juli 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:59 WIB

Tak Tergoyahkan! Batam Borong Prestasi dan Kunci Juara Umum MTQ Kepri 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 07:08 WIB

Kafilah Batam Tampil Meyakinkan, Sepuluh Peserta Lolos Final MTQ Kepri XII

Senin, 29 Juni 2026 - 08:11 WIB

Reuni Akbar PGAN Tanjungpinang Jadi Ajang Pererat Silaturahmi, Ansar Soroti Peran Guru Agama

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02 WIB

Relokasi Pedagang Taman Gurindam 12 Dimulai, Satpol PP dan Pemko Tanjungpinang Bantu Proses Pemindahan

Berita Terbaru