Ansar Ahmad Minta Gaji PTK Non ASN Dibayar Secepatnya

- Publisher

Senin, 12 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meminta gaji Pegawai Tenaga Kependidikan (PTK) non ASN untuk dibayar secepatnya. Hal ini menyusul banyaknya keluhan terkait keterlambatan gaji mereka untuk bulan September 2022.

Anggaran gaji ribuan PTK non ASN di lingkungan Pemprov Kepri itu, kata Ansar, terpaksa diakomodir di APBD Perubahan 2022.

Ini mengingat Dinas Pendidikan Kepri hanya mengalokasikan gaji PTK non ASN hanya untuk enam bulan, tidak satu tahun anggaran.

“Akhirnya kita harus anggarkan lagi di APBD Perubahan 2022. Kita upayakan secepatnya, kalau APBD Perubahan disahkan langsung dibayarkan,” kata Ansar di Tanjungpinang, dikutip dari ANTARA Senin 12 September 2022.

BACA JUGA:  Ansar Ahmad Bersilaturahmi dengan Ketua LAM Kepri, Bahas Prosesi Penyambutan Sepulang Pelantikan

Ansar juga berharap persoalan serupa tidak terulang kembali. Ia sudah berulang kali mengingatkan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar gaji tenaga honorer itu harus diutamakan supaya jangan sampai ada keterlambatan.

BACA JUGA:

Neko Puji Keberhasilan Ansar dalam Melakukan Pemerataan Pembangunan di Kepri

Menurutnya, gaji PTK non ASN yang nominalnya mendekati Rp3 juta itu tentu sangat dibutuhkan oleh para PTK non ASN untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari apalagi di tengah krisis global saat ini.

“Mereka pasti sangat bergantung dengan gaji bulanan itu, apalagi yang sudah berkeluarga, pasti bebannya lebih besar,” ucap Ansar. Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepri Venni Meitaria Detiawati mengatakan keterlambatan gaji PTK non ASN pada September 2022 dipicu kesalahan administrasi.

BACA JUGA:  BPBD Tanjungpinang Sosialisasikan Mitigasi Bencana ke 8 SMP

Ia menjelaskan permasalahan administrasi yang dimaksud, yaitu terjadi kesalahan perhitungan terkait penggajian PTK non ASN pada pertengahan tahun 2022.

BACA JUGA:

Ansar Bilang Sudah Telepon Wali Kota, Rudi Sebut Tak Terima Undangan

“Uang yang masuk ke rekening PTK non ASN berbeda-beda pada saat dilakukan pemasukan data,” ucapnya.

Kesalahan administrasi itu, lanjutnya, membuat gaji PTK non ASN pada September 2022 tidak bisa dicairkan karena anggarannya tertahan dan sudah terlanjur dimasukkan ke dalam APBD Perubahan tahun ini.

BACA JUGA:  758.154 Wisman Kunjungi Kepri Pada 2022

“Insya Allah, bulan ini sudah disahkan APBD Perubahan,” ujar dia.

Venni juga meluruskan kabar yang menyebut bahwa keterlambatan gaji PTK non ASN bulan ini dikarenakan kondisi kas daerah yang kosong.

“Keterlambatan ini memang hanya karena adanya kesalahan administrasi,” kata menegaskan.

Sejumlah PTK non ASN Pemprov Kepri sebelumnya mengeluh, sebab gaji mereka pada September 2022 mengalami keterlambatan.

Biasanya gaji mereka sudah masuk ke rekening setiap tanggal 1, namun sampai hari ini belum terealisasi. (RBP/ANTARA)

Berita Terkait

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:13 WIB

Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Berita Terbaru