BI Kepri: Pertumbuhan Ekonomi Picu Penambahan Uang Kartal di Momen Ramadan dan Idul Fitri 1444 H

- Publisher

Senin, 27 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri menyiapkan uang kartal Rp 1,9 triliun untuk 7 Kabupaten dan Kota di Kepri melalui kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2023. Peluncuran Serambi 2023, Senin (27/3/2023) di halaman Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri. Foto: INIKEPRI.COM

Kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri menyiapkan uang kartal Rp 1,9 triliun untuk 7 Kabupaten dan Kota di Kepri melalui kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2023. Peluncuran Serambi 2023, Senin (27/3/2023) di halaman Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Dalam rangka memenuhi kebutuhan uang selama Ramadan dan Idul Fitri 1444 H, Kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri menyiapkan uang kartal Rp 1,9 triliun untuk 7 Kabupaten dan Kota di Kepri melalui kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2023. Peluncuran Serambi 2023, Senin (27/3/2023) di halaman Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri, Suyono mengatakan bahwa selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2023, kebutuhan uang secara nasional diperkirakan meningkat menjadi sebesar Rp195 triliun, dan terbilang naik 8,22 persen dibandingkan realisasi tahun 2022 yang sebesar Rp180 triliun.

BACA JUGA :

Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

Dari jumlah tersebut, ada 5.066 kantor bank atau titik layanan penukaran yang tersebar di seluruh Indonesia, dan terbilang meningkat 8 persen jika dibandingkan tahun 2022 sejumlah 4.689 titik layanan.

BACA JUGA:  Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Tajam, Anjlok Rp31 Ribu Awal Februari 2026

Sedangkan untuk wilayah Kepri, Bank Indonesia memperkirakan kebutuhan uang kartal sebesar Rp1,9 triliun dan terbilang mengalami peningkatan 11,76 persen dibandingkan realisasi 2022 yang sebesar Rp1,7 triliun.

“Peningkatan ini adanya asumsi makro dan tren realisasi secara historis. Dan adanya pencabutan encabutan status PPKM oleh pemerintah, sehingga memicu pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, serta peningkatan mobilitas masyarakat pada momen mudik lebaran diperkirakan mendorong kebutuhan uang kartal lebih tinggi dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dalam rangka memastikan kebutuhan uang di Ramadhan dan Idul Fitri, Bank Indonesia secara nasional menjalankan sebuah rangkaian kegiatan yang disebut dengan SERAMBI 2023 (Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri tahun 2023).

BACA JUGA:  Indonesia Terus Fokus Wujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

“SERAMBI 2023 ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mencapai tiga hal,” sambungnya.

BACA JUGA :

bank bjb Raih Penghargaan Sebagai Bank Peduli Perekonomian Masyarakat Desa di Indonesia

Pertama, pemenuhan kebutuhan uang, dengan menjamin kecukupan kebutuhan uang untuk masyarakat melalui perbankan dengan jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai, dan dalam kondisi yang layak edar.

“BI bekerja sama dengan lembaga perbankan untuk kegiatan penukaran, dengan titik penukaran di 155 titik penukaran uang,” terangnya.

Kedua, terlaksananya layanan kas. Ketiga, edukasi dan Komunikasi, untuk meningkatkan awareness masyarakat terkait dengan Cinta, Bangga dan Paham Rupiah selama bulan Ramadhan.

Pihaknya juga menjelaskan dalam kampanye CBP edisi Ramadhan ini dititikberatkan agar masyarakat bijak dalam berbelanja dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan maupun dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri.

BACA JUGA:  Leasing Bisa Sita Kendaraan Tanpa Proses Pengadilan

Yaitu berbelanja sesuai kebutuhan tidak berlebihan sehingga tidak terjadi kelangkaan barang yang dapat memicu kenaikan harga atau inflasi.

“Berkaitan dengan penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK), BI menghimbau masyarakat untuk melakukan penukaran di tempat-tempat penukaran resmi,”tegasnya.

Masyarakat dapat melakukan penukaran uang di seluruh unit/cabang perbankan di wilayah kepri, Kas Keliling Bank Indonesia, atau pada kegiatan Layanan Penukaran Uang Bersama Bank Indonesia dan Perbankan.

“Hal itu bertujuan untuk menghindari risiko pengedaran uang palsu dan dapat lebih akurat dalam jumlah uang yang diterima serta tanpa adanya biaya tambahan,” tambah

Pemenuhan kebutuhan uang kartal oleh BI dan perbankan sudah dapat diperoleh masyarakat mulai tanggal 21 Maret – 20 April 2023. (RP)

Berita Terkait

Reformasi Regulasi dan Pembenahan Infrastruktur Dorong Lonjakan Investasi Kota Batam
Inflasi Batam Tembus 3,99 Persen, Amsakar Soroti Tiga Komoditas Pemicu Kenaikan Harga
Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi
Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas
Batam Makin Strategis! RI-Singapura Sepakati 6 Kerja Sama, FTZ Kini Mencakup 22 Pulau
Menkeu Purbaya Beri Sinyal Efisiensi Anggaran Berlanjut pada 2027
Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan
Rupiah Pecah Rekor Bersejarah! Dolar AS Tembus Rp18.000, Dolar Singapura Lewati Rp14.000

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:39 WIB

Reformasi Regulasi dan Pembenahan Infrastruktur Dorong Lonjakan Investasi Kota Batam

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:38 WIB

Inflasi Batam Tembus 3,99 Persen, Amsakar Soroti Tiga Komoditas Pemicu Kenaikan Harga

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:30 WIB

Investasi Batam Lampaui Target, Data Centre Jadi Jantung Baru Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:59 WIB

Pertimbangkan Daya Saing Investasi, BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:20 WIB

Batam Makin Strategis! RI-Singapura Sepakati 6 Kerja Sama, FTZ Kini Mencakup 22 Pulau

Berita Terbaru