Gubernur Ansar Kukuhkan Pengurus LAM Kepri Masa Khidmad Tahun 2022-2027

- Publisher

Kamis, 15 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad selaku Ketua Dewan Pembina Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri mengukuhkan pengurus LAM Kepri Masa Khidmad Tahun 2022-2027, di Aula Wan Seri Beni, Tanjungpinang, Kamis (15/6). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad selaku Ketua Dewan Pembina Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri mengukuhkan pengurus LAM Kepri Masa Khidmad Tahun 2022-2027, di Aula Wan Seri Beni, Tanjungpinang, Kamis (15/6). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad selaku Ketua Dewan Pembina Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri mengukuhkan pengurus LAM Kepri Masa Khidmad Tahun 2022-2027, di Aula Wan Seri Beni, Tanjungpinang, Kamis (15/6). Datok Seri Setia Utama H. Abdul Razak kembali terpilih menjadi Ketua Umum LAM Kepri.

Selain Datok Seri Setia Utama H. Abdul Razak, pengurus LAM Kepri Masa Khidmad Tahun 2022-2027 diisi Datok Seri Setia Laksana H. Raja Alhafiz sebagai Sekretaris Umum, dan Nia Novita sebagai Bendahara Umum. Adapun struktur pengurus LAM Kepri terdiri dari 15 bidang.

Usai dikukuhkan Gubernur Ansar, Datok Seri Setia Utama H. Abdul Razak dipasangkan tanjak dan selempang sekaligus menerima pataka LAM Kepri. Datok Hj. Syarifah Zaharah juga disematkan tudung manto oleh Hj. Suryatati A. Manan yang merupakan anggota Dewan Pembina LAM Kepri.

BACA JUGA:  Ansar Buka Rakornas KPI se-Indonesia, Momen Penting Menjaga Kedaulatan NKRI

Gubernur Ansar dalam sambutannya menyampaikan seiring dengan perkembangan zaman, Provinsi Kepri sering dihadapkan pada berbagai tantangan yang mempengaruhi keberlangsungan adat dan budaya Melayu. Oleh karena itu, peran LAM menjadi semakin krusial dalam memastikan bahwa warisan adat Melayu tetap hidup, relevan, dan dapat diteruskan kepada generasi mendatang.

“Saya sangat menghargai dan mengakui pentingnya peran LAM dalam mempertahankan nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi kuat bagi harmoni dan keberagaman di tengah masyarakat kita,” kata Gubernur Ansar.

Kepada pengurus LAM Kepri yang baru dikukuhkan, Gubernur Ansar berpesan LAM Kepri perlu terus beradaptasi, berkembang, dan berinovasi agar LAM tetap relevan dan mampu menjawab tantangan masa depan. LAM Kepri harus bekerja bersama-sama dalam menjalankan program-program yang berfokus pada pelestarian adat dan budaya Melayu, pengembangan potensi pariwisata budaya, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat adat.

BACA JUGA:  MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak

“Saya mengajak semua pihak yang terlibat dalam LAM untuk terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai lembaga terkait lainnya,” pesan Gubernur Ansar.

Sementara itu, Datok Seri Setia Utama H. Abdul Razak mengungkapkan amanah yang diemban dirinya dan pengurus LAM Kepri ini bukan amanah yang mudah diemban. Namun, dengan keikhlasan dan kerja sama pengurus semua, dirinya yakin pengurus mampu menjalankan amanah ini dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan adat dan budaya Melayu di Provinsi Kepulauan Riau.

“Kita perlu memahami bahwa adat dan budaya adalah pondasi kuat dari identitas kita sebagai masyarakat Kepulauan Riau. Mereka adalah cermin kearifan lokal yang telah diperoleh dari nenek moyang kita selama berabad-abad,” ujar H. Abdul Razak.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Serahkan Bantuan Beras Tahap II di Nongsa

Selain itu, pengurus LAM Kepri juga harus proaktif dalam mengangkat serta mempromosikan adat dan budaya Melayu di tingkat nasional dan internasional. Provinsi Kepri memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, seperti seni musik, tarian, kerajinan, dan kuliner yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Dengan memperkuat promosi budaya Melayu dapat membangun citra positif Provinsi Kepulauan Riau.

Turut hadir dalam pengukuhan tersebut Gubernur Kepulauan Riau Periode 2020-2021 H. Isdianto, Bupati Kepulauan Riau Periode 2001—2003 H. Huzrin Hood, Ketua DPRD Provinsi Kepri periode 2009-2014 H. Muhammad Nur Syafriadi, Ketua Pengadilan Tinggi Provinsi Kepri Dr. Erwin Mangatas Malau, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Kepri Dr. H.M Sutomo, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Walikota Tanjungpinang Endang Abdullah, dan jajaran Forkompinda Kepri lainnya. (DI)

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru