Nelayan Tanjungpinang Terima Bantuan Kapal Pompong

- Publisher

Kamis, 19 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Sebanyak 12 Kelompok Nelayan di Kota Tanjungpinang menerima bantuan kapal pompong dan alat tangkap ikan. 

Wali Kota Tanjungpinang Rahma mengatakan bantuan pompong untuk nelayan tersebut berasal dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Kota Tanjungpinang.

“Bantuan melalui DAK yaitu 8 unit kapal pompong dan empat unit kapal ketiting dari APBD,” kata Rahma, usai menyerahkan bantuan, di Tanjung Lanjut, Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (18/11/2020).

Selain pompong, diserahkan juga alat tangkap ikan berupa cool box, bubu kepiting, lampu penerangan, dan pelampung.

“Harapan saya, ini betul-betul bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dan patut disyukuri. Semoga bantuan ini membawa keberkahan untuk kesejahteraan nelayan,” kata Rahma.

Dia mengatakan kedepan bantuan untuk nelayan ini akan diberikan secara bertahap karena harus menyesuaikan dengan kemapuan anggaran yang ada.

BACA JUGA:  Praktik Pungli PPDB Tahun Ajaran 2022/2023 Ditemukan Ombudsman Kepri

“Kita upayakan, setiap tahun ada bantuan kapal pompong untuk nelayan di Tanjungpinang,” ujar Rahma.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Ahadi menuturkan di Tanjungpinang sudah ada koperasi nelayan seperti di Dompak, Senggarang, dan Kampung Bugis.

Dalam pemberian bantuan kita urutkan dulu bagi kelompok yang belum mendapatkan bantuan. “Jadi pemberian bantuan merata, jangan sampai kelompok A sudah mendapat lima pompong, kelompok B malah belum,” ujarnya. 

Saat ini, tambah Ahadi, total nelayan di Tanjungpinang sebanyak 400 orang yang tergabung ke dalam koperasi dengan anggota 10-15 orang.

“Bantuan untuk nelayan ini sudah berjalan dua tahun, sejak 2019, 2020, dan mudah-mudahan di 2021 bantuan tetap ada,” tutur Ahadi.

Sebanyak 12 Kelompok Nelayan di Kota Tanjungpinang menerima bantuan kapal pompong dan alat tangkap ikan. 

BACA JUGA:  Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat, Augus: Junjung Tinggi Sportivitas

Wali Kota Tanjungpinang Rahma, mengatakan bantuan pompong untuk nelayan tersebut berasal dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Kota Tanjungpinang.

“Bantuan melalui DAK yaitu 8 unit kapal pompong dan empat unit kapal ketiting dari APBD,” kata Rahma, usai menyerahkan bantuan, di Tanjung Lanjut, Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (18/11/2020).

Selain pompong, lanjut Rahma, diserahkan juga alat tangkap ikan berupa cool box, bubu kepiting, lampu penerangan, dan pelampung.

“Harapan saya, ini betul-betul bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dan patut disyukuri. Semoga bantuan ini membawa keberkahan untuk kesejahteraan nelayan,” kata Rahma.

Dia mengatakan kedepan bantuan untuk nelayan ini akan diberikan secara bertahap karena harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada.

BACA JUGA:  Data Kemiskinan Alami Anomali, Wawako Endang Perintahkan Validasi Data Lapangan

” Yang dapat hari ini adalah perwakilan koperasinya diharapkan bisa digunakan bersama dalam kelompoknya. Kita upayakan, setiap tahun ada bantuan kapal pompong untuk nelayan di Tanjungpinang,” ujar Rahma.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Ahadi menuturkan di Tanjungpinang sudah ada koperasi nelayan seperti di Dompak, Senggarang, dan Kampung Bugis.

Pembagiannya kita urutkan dulu bagi kelompok yang belum mendapatkan bantuan. “Jadi pemberian bantuan merata, jangan sampai kelompok A sudah mendapat lima pompong, kelompok B malah belum,” ujarnya. 

Saat ini, total nelayan di Tanjungpinang sebanyak 400 orang yang tergabung ke dalam koperasi dengan anggota 10-15 orang.

“Bantuan untuk nelayan ini sudah berjalan dua tahun, sejak 2019 dan 2020 ini. Mudah-mudahan di 2021 bantuan tetap ada,” tutur Ahadi. (ET)

Berita Terkait

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru
Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding
MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur
Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:47 WIB

23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tanjungpinang Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026, 375 Peserta Akan Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:11 WIB

MIN Tanjungpinang Cetak Siswi Berani dan Kreatif, Nuraela Islami Tampil Memesona di Lomba Bertutur

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Berita Terbaru