Jumlah Wisman ke Indonesia Januari-Oktober 2023 Meningkat 124,30 Persen

- Publisher

Rabu, 6 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. Foto: Istimewa

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat secara kumulatif terjadi kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari hingga Oktober 2023, mencapai 9.942.004 juta atau meningkat 124,30 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022 (year on year/yoy).

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam “The Weekly Brief with Sandi Uno”, di Kantor Kemenparekraf, Jakarta, Senin (4/12/2023).

Sandiaga mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman pada Oktober 2023 mencapai 978,50 ribu kunjungan. “Jumlah kumulatif tersebut telah melampaui 111,67 persen dari target batas atas kunjungan wisman yang telah ditetapkan,” ungkap Menparekraf Sandiaga.

BACA JUGA:  Kapolri Dukung Percepatan Swasembada Pangan

BACA JUGA :

Menparekraf Resmikan Pulau Penyengat Masuk Dalam Daftar 75 Desa Wisata Terbaik Indonesia

Ia menjelaskan, berdasarkan negara asal, wisman yang berkunjung pada Oktober 2023 didominasi oleh wisman dari Malaysia sebanyak 14,16 persen, Australia 13,18 persen, Singapura 9,17 persen, Tiongkok 7,7 persen, serta Timor Leste 6,02 persen.

Kunjungan wisatawan mancanegara didominasi dengan moda angkutan udara dengan Bandar Udara Internasional Ngurah Rai dan Soekarno-Hatta tercatat menjadi pintu masuk utama moda angkutan udara dengan kunjungan wisman terbanyak.

“Dengan kolaborasi yang semakin kuat dari berbagai pihak, insyaallah mimpi saya untuk menghadirkan angka di atas 11 juta wisatawan mancanegara bisa tercapai di tahun 2023,” jelas Menparekraf.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno Beri Pembekalan Caleg PPP se-Kepri

Sementara untuk pergerakan wisatawan nusantara (wisnus), pada periode Januari hingga Oktober 2023 telah mencapai 688,78 juta atau meningkat 11,99 persen dibandingkan periode yang sama 2022.

“Pulau Jawa masih mendominasi perjalanan wisnus sebesar 75,57 persen,” ujar Sandiaga.

NTB Sumbang Kunjungan Wisnus Terbesar

Tapi yang menarik, pada Oktober 2023, NTB menjadi provinsi penyumbang pergerakan wisnus tertinggi. Baik dari asal maupun tujuan wisnus. Yakni sebesar 301,64 persen untuk asal dan 379,34 persen untuk tujuan dibandingkan periode yang sama 2022 (YoY).

BACA JUGA:  Digitalisasi UMKM Jadi Kunci Kapitalisasi Bonus Demografi

“Hal ini karena ada kegiatan MotoGP sebagai event berkualitas yang terbukti bisa meningkatkan pergerakan wisatawan,” kata Sandiaga.

Kendati demikian, dengan angka 688,78 juta pergerakan tentu masih jauh dari target sebesar 1,2 miliar-1,4 miliar pergerakan. Namun Menparekraf Sandiaga meyakini, dengan algoritma dan formulasi yang saat ini sedang disesuaikan maka sebenarnya pergerakan wisatawan nusantara telah mencapai di atas 1 miliar.

“Satu sampai dua bulan ke depan bersama dengan BPS kami akan menyesuaikan untuk penghitungan (wisnus) sehingga pergerakan ke destinasi di dalam wilayah provinsi dan juga antar kabupaten ini bisa terjadi,” tutur Sandiaga. (DI)

Berita Terkait

Harga BBM Pertamina Naik, Berapa Harganya di Batam? Cek Daftarnya
Realisasi Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 38,97 Triliun, BP Batam: Kepastian dan Kemudahan Berusaha Jadi Faktor Penting Gaet Investor
Aturan Ojek Online Segera Dituangkan dalam Perpres, Pengantaran Barang dan Makanan Ikut Diatur
Amsakar–Li Claudia Bawa Batam Melaju, Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh
Desil 9-10 Bakal Tak Bisa Beli Pertalite Bersubsidi, Siapa Saja yang Masuk Kategori Ini?
Harga Pertamax di Batam Turun Mulai 1 Agustus 2026, Cek Daftar BBM Terbaru
Sambut HUT Ke-81 RI, PLN Batam Hadirkan Promo Tambah Daya Listrik Hanya Rp81 Ribu
Inflasi Batam Capai 4,75 Persen, Pemko Perkuat Sinergi dengan BI, Bulog, dan BPS Tekan Kenaikan Harga

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 07:34 WIB

Harga BBM Pertamina Naik, Berapa Harganya di Batam? Cek Daftarnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Realisasi Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 38,97 Triliun, BP Batam: Kepastian dan Kemudahan Berusaha Jadi Faktor Penting Gaet Investor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Aturan Ojek Online Segera Dituangkan dalam Perpres, Pengantaran Barang dan Makanan Ikut Diatur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Amsakar–Li Claudia Bawa Batam Melaju, Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Desil 9-10 Bakal Tak Bisa Beli Pertalite Bersubsidi, Siapa Saja yang Masuk Kategori Ini?

Berita Terbaru