Ansar Hadiri Pelantikan Pengurus Daerah INTI Provinsi Kepri dan Cabang Kota Batam

- Admin

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri pelantikan Pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Kepulauan Riau dan Pengurus INTI Cabang Kota Batam yang berlangsung di Ballroom Hotel Pacific Place, Kota Batam, pada Minggu (14/7/2024). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri pelantikan Pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Kepulauan Riau dan Pengurus INTI Cabang Kota Batam yang berlangsung di Ballroom Hotel Pacific Place, Kota Batam, pada Minggu (14/7/2024). Foto: Diskominfo Kepri

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri pelantikan Pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Kepulauan Riau dan Pengurus INTI Cabang Kota Batam yang berlangsung di Ballroom Hotel Pacific Place, Kota Batam, pada Minggu (14/7/2024).

Pelantikan tersebut dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris INTI Kepri, Nurhayati, diikuti oleh pembacaan ikrar oleh Ketua INTI Kepri yang baru, Piter Tanjaya. Setelah itu, bendera pataka diserahkan dari Ketua INTI Kepri kepada Ketua INTI Kota Batam yang baru, Wong Bun Hock.

Piter Tanjaya dilantik sebagai Ketua Perhimpunan INTI Provinsi Kepri dan Wong Bun Hock sebagai Ketua Perhimpunan INTI Kota Batam, dengan masa bakti dari tahun 2024 hingga 2026.

Dalam arahannya, Gubernur Ansar Ahmad menyoroti peran penting etnis Tionghoa dalam pembangunan Provinsi Kepulauan Riau. Dari total populasi sekitar 2.118.239 jiwa, etnis Tionghoa mencakup 7,70 persen dan berperan signifikan dalam perekonomian daerah.

Baca Juga :  PLN Batam Beri Dukungan untuk Agrowisata Lembah Pelawan, Tingkatkan Ekonomi Lokal dan Lestarikan Alam

“Dengan adanya wadah seperti Perhimpunan Inti, etnis Tionghoa dapat lebih terhimpun dan berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Kepri yang makmur dan sejahtera,” ujar Ansar.

Gubernur Ansar juga memaparkan berbagai program strategis yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Salah satunya adalah penyediaan rumah singgah di Jakarta dan Batam untuk masyarakat yang sedang menjalani pengobatan. Hingga 19 April 2024, 90 pasien dan 89 pendamping telah memanfaatkan layanan ini.

Selain itu, ada juga program BPJS Ketenagakerjaan yang menyasar 31.896 nelayan dengan anggaran mencapai Rp 6,4 miliar. Program subsidi bunga 0% melalui BRK Syariah juga telah memberikan dukungan modal kepada 1.133 UMKM sejak November 2021 hingga Februari 2024, dengan total penyaluran Rp 21,78 miliar. Tahun ini, program tersebut menargetkan 2.000 UMKM dengan total penyaluran sekitar Rp 60 miliar.

Baca Juga :  Mendagri Apresiasi Capaian Realisasi Pendapatan dan Belanja APBD Kota Batam Triwulan I Tahun Anggaran 2025, Urutan ke-5 se-Indonesia dan Belanja urutan ke-9

Program lain termasuk bantuan hibah kepada 940 rumah ibadah dengan anggaran Rp 112,5 miliar, serta pembangunan 77 Base Transceiver Station (BTS) untuk memperkuat wilayah perbatasan dan mempercepat transformasi digital. Program Kepri Terang melalui bantuan pemasangan baru listrik, genset, dan solar home system (SHS) juga telah meningkatkan rasio elektrifikasi dari 96,32 persen pada tahun 2023 menjadi 97,99 persen.

“Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada capaian makro ekonomi Provinsi Kepri,” tegas Ansar. Ia mencatat pertumbuhan ekonomi Kepri pada tahun 2023 mencapai 5,20 persen, meningkat 0,11 persen dari tahun 2022, dan menjadi yang tertinggi di Pulau Sumatera, di atas rata-rata nasional sebesar 5,05 persen.

Baca Juga :  Pembangunan Lima Box Culvert di Lingga yang Menghubungkan Belukap - Nerekeh Selesai

Hadir dalam acara tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Kajati Kepri Teguh Subroto, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Watuseke, Danlantamal IV Batam Laksma TNI Tjatur Soniarto, Asop Laksma TNI Bambang Darmawan, Danlanud RHF Kol Pnb Andi Nur Abadi, Ketua Umum Inti Pusat Teddy Sugianto beserta jajaran pengurus, Gubernur Kepri 2016-2019 Nurdin Basirun, Walikota Batam Muhammad Rudi, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, dan tamu undangan lainnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:50 WIB

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Berita Terbaru