Batam Jadi Contoh Nasional: Semen Merah Putih Percepat Adopsi Green Cement

- Publisher

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semen Merah Putih kembali menunjukkan kepemimpinannya dalam industri semen nasional melalui ajang Concrete Tech Day Batam 2025, yang berlangsung pada 15–16 Mei 2025 di Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM

Semen Merah Putih kembali menunjukkan kepemimpinannya dalam industri semen nasional melalui ajang Concrete Tech Day Batam 2025, yang berlangsung pada 15–16 Mei 2025 di Kota Batam. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM — Semen Merah Putih kembali menunjukkan kepemimpinannya dalam industri semen nasional melalui ajang Concrete Tech Day Batam 2025, yang berlangsung pada 15–16 Mei 2025 di Kota Batam.

Sebagai market leader di wilayah ini, perusahaan ini berhasil mempercepat adopsi Green Cement (semen hijau), menjadikan Batam sebagai pionir nasional dalam praktik konstruksi berkelanjutan.

Batam Jadi Benchmark Nasional Konstruksi Ramah Lingkungan

Dengan penguasaan pangsa pasar yang dominan, Semen Merah Putih tak sekadar menjual produk—tetapi turut memimpin transformasi industri. Fakta mencatat, lebih dari 90 persen pemain beton di Batam telah beralih ke penggunaan semen hidraulis, sebuah varian semen rendah karbon yang dikenal lebih ramah lingkungan dibanding semen OPC (Ordinary Portland Cement). Capaian ini menempatkan Batam sebagai benchmark transisi menuju konstruksi hijau di Indonesia.

“Ketika wilayah lain masih dalam fase perencanaan menuju keberlanjutan, Batam telah menunjukkan progres nyata,” ujar Oza Guswara, GM Sales & Marketing Semen Merah Putih.

BACA JUGA:  Jualan Saus, Cheng Xue Berharta Rp112 Triliun

Concrete Tech Day: Forum Strategis Akselerasi Greenovation

Ajang tahunan Concrete Tech Day dirancang sebagai platform kolaboratif untuk mempertemukan pelaku industri konstruksi, akademisi, regulator, dan komunitas teknik dalam membahas solusi konkret bagi transisi menuju pembangunan hijau. Acara ini juga menegaskan komitmen Semen Merah Putih dalam membawa #BangunInovasi ke tingkat implementasi yang nyata.

“Tagar ini bukan sekadar slogan, melainkan janji kami dalam mewujudkan keberlanjutan melalui inovasi,” lanjut Oza.

Greenovation: Strategi Keberlanjutan Terpadu 4P

Semen Merah Putih menjalankan strategi greenovation berbasis empat pilar utama: Process, Product, People, dan Planet. Di sektor proses, perusahaan telah menerapkan teknologi Waste Heat Recovery System (WHRS) yang memanfaatkan panas buangan dari pabrik untuk pembangkitan energi.

Di sisi produk, inovasi terus dikembangkan, termasuk melalui Semen Merah Putih FLEXIPLUS, semen hidraulis yang dirancang untuk mengurangi emisi karbon tanpa mengorbankan performa teknis.

“Produk ini telah mengurangi emisi karbon hingga 20% dibandingkan semen konvensional dan telah mendapatkan sertifikasi Green Label Indonesia dari GBCI,” jelas Syarif Hidayat, Head of Technical Marketing Semen Merah Putih.

BACA JUGA:  Perjalanan 62 Tahun bank bjb Berkontribusi dan Mengakselerasi Ekonomi

Pendidikan dan Inovasi Sosial: Mandor Pintar & MPtree

Kesuksesan inovasi tidak hanya ditentukan oleh produk, tetapi juga oleh sumber daya manusianya. Untuk itu, Semen Merah Putih juga mengembangkan kapasitas SDM konstruksi melalui Mandor Pintar Institute, dan terus menyelenggarakan forum edukatif seperti Concrete Tech Day.

Sementara itu, komitmen pada aspek planet diwujudkan dalam program MPtree—teknologi photobioreactor berbasis mikroalga yang berfungsi menyerap CO2 dari atmosfer layaknya pohon alami.

FLEXIPLUS: Inovasi untuk Proyek Pemerintah dan Swasta

Produk unggulan FLEXIPLUS kini telah digunakan secara luas di berbagai proyek infrastruktur dan bangunan di seluruh kepulauan Batam, menjawab tantangan efisiensi, ketahanan, dan keberlanjutan sekaligus.

“Teknologi FLEXIPLUS dirancang tidak hanya untuk ramah lingkungan, tapi juga praktis dan mudah diaplikasikan. Ini bukan jargon hijau, tapi solusi nyata yang sudah terbukti,” tegas Syarif.

BACA JUGA:  Ini Kisah Sukses Indonesia dalam Inklusi Keuangan Digital

Selaras dengan Regulasi Nasional

Semen Merah Putih juga mendukung implementasi Permen PUPR No. 9 Tahun 2021 yang mewajibkan penggunaan material ramah lingkungan dalam konstruksi. Perusahaan melihat regulasi ini sebagai katalis penting dalam percepatan transisi ke konstruksi hijau di berbagai wilayah Indonesia.

Namun, tantangan masih ada—terutama pada pemahaman teknis di lapangan. Untuk itu, Semen Merah Putih terus aktif mengadakan pelatihan, edukasi, dan forum seperti Concrete Tech Day untuk memperluas pemahaman dan adopsi Green Cement secara merata.

Keberhasilan Batam dalam mengadopsi Green Cement bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari sinergi antara inovasi produk, edukasi berkelanjutan, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan. Semen Merah Putih membuktikan bahwa inovasi berkelanjutan bukan hanya mungkin, tetapi sudah berjalan dan terbukti sukses di lapangan.

Dengan semangat #BangunInovasi dan strategi Greenovation 4P, Semen Merah Putih menegaskan komitmennya sebagai pionir dalam pembangunan Indonesia yang lebih hijau, cerdas, dan berkelanjutan.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Realisasi Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 38,97 Triliun, BP Batam: Kepastian dan Kemudahan Berusaha Jadi Faktor Penting Gaet Investor
Aturan Ojek Online Segera Dituangkan dalam Perpres, Pengantaran Barang dan Makanan Ikut Diatur
Amsakar–Li Claudia Bawa Batam Melaju, Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh
Desil 9-10 Bakal Tak Bisa Beli Pertalite Bersubsidi, Siapa Saja yang Masuk Kategori Ini?
Harga Pertamax di Batam Turun Mulai 1 Agustus 2026, Cek Daftar BBM Terbaru
Sambut HUT Ke-81 RI, PLN Batam Hadirkan Promo Tambah Daya Listrik Hanya Rp81 Ribu
Inflasi Batam Capai 4,75 Persen, Pemko Perkuat Sinergi dengan BI, Bulog, dan BPS Tekan Kenaikan Harga
Investasi Batam Tembus Rp29,89 Triliun, Serap Lebih dari 40 Ribu Tenaga Kerja pada Semester I 2026

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Realisasi Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 38,97 Triliun, BP Batam: Kepastian dan Kemudahan Berusaha Jadi Faktor Penting Gaet Investor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Aturan Ojek Online Segera Dituangkan dalam Perpres, Pengantaran Barang dan Makanan Ikut Diatur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Amsakar–Li Claudia Bawa Batam Melaju, Investasi dan Lapangan Kerja Tumbuh

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Desil 9-10 Bakal Tak Bisa Beli Pertalite Bersubsidi, Siapa Saja yang Masuk Kategori Ini?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Harga Pertamax di Batam Turun Mulai 1 Agustus 2026, Cek Daftar BBM Terbaru

Berita Terbaru