Jualan Saus, Cheng Xue Berharta Rp112 Triliun

- Publisher

Sabtu, 7 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa/Ilustrasi)

(Foto: Istimewa/Ilustrasi)

INIKEPRI.COM – Cheng Xue, wakil ketua pembuat kecap Foshan Haiti Flavouring of China, termasuk salah satu orang terkaya dunia.

Ia dikenal sebagai sosok yang misterius yang tidak banyak diketahui banyak orang. Diketahui, Cheng memegang 9% saham di perusahaan, yang direstrukturisasi dari perusahaan kolektif menjadi perusahaan terbatas pada tahun 1995.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Teken Aturan dan Keppres untuk BPI Danantara

Rekan miliarder Pang Kang ini memimpin Haiti dan memiliki kekayaan bersih USD7,8 miliar (Rp112 triliun). Dilansir dari WARTAEKONOMI, perusahaannya, Foshan Haiti Flavouring & Food Co. Ltd adalah perusahaan publik China yang memproduksi saus dan penyedap. Mereka adalah produsen kecap terbesar di dunia.

Perusahaan yang berbasis di Guangdong ini diketuai oleh Pang Kang. Penjualan pada tahun 2012 sekitar tujuh miliar yuan.

BACA JUGA:  Kominfo Blokir TEMU, Dirjen IKP: Negara Hadir Lindungi UMKM

Pada tahun 2010, perusahaan ini menguasai 16 hingga 19 persen pasar kecap China. Pesaing utamanya termasuk Kikkoman dan Lee Kum Kee. Perusahaan juga memproduksi saus dan bumbu lainnya seperti saus tiram, hoisin, udang dan cuka.

BACA JUGA:  BTN Dorong Kemandirian UMKM Makassar Lewat Edukasi dan Manajemen Risiko

Perusahaan ini pertama kali didirikan pada abad ketujuh belas sebagai sekelompok pabrik saus di Foshan. Pada tahun 2007, perusahaan dibeli oleh karyawannya dari pemerintah Foshan. Hingga pada tahun 2014 melantai di Bursa Efek Shanghai dalam rangka mengumpulkan dana untuk ekspansi. Perusahaan mengumpulkan 3,84 miliar yuan setelah menjual 74,85 juta saham. (ER/WARTAEKONOMI)

Berita Terkait

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis
Penggunaan QRIS di Kepulauan Riau Terus Tumbuh, Transaksi Digital Makin Meluas
AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026
BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026
Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap
Menkeu: Perekonomian Indonesia tidak Suram
Kabar Baik! Batas Lapor SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
Ekspor Listrik Bersih ke Singapura, Batam–Bintan–Karimun Jadi Basis Industri

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:13 WIB

Volume Peti Kemas Tumbuh, Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Kamis, 16 April 2026 - 07:24 WIB

Penggunaan QRIS di Kepulauan Riau Terus Tumbuh, Transaksi Digital Makin Meluas

Rabu, 8 April 2026 - 16:10 WIB

AS Jadi Pasar Terbesar, Ekspor Batam Tumbuh Signifikan di Awal 2026

Kamis, 2 April 2026 - 20:40 WIB

BP Batam – Pengusaha Kompak Rumuskan Akselerasi Ekonomi 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:23 WIB

Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Pastikan Harga Tetap

Berita Terbaru