INIKEPRI.COM – Menjelang prosesi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), jamaah haji asal Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Batam (BTH 01), mengikuti kegiatan peregangan fisik sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran tubuh.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (24/5/2025) pukul 16.00 waktu Arab Saudi di Musholla Putri, hotel tempat jamaah menginap di Makkah.
Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Karimun, Mukhrizal, S.Ag., mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan preventif untuk memastikan kesiapan fisik jamaah, utamanya menjelang puncak ibadah yang menuntut stamina prima. Ia menyebutkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala hingga pelaksanaan Armuzna.
“Alhamdulillah, antusiasme jamaah cukup tinggi. Mereka sadar bahwa menjaga kebugaran sangat penting menjelang ibadah puncak,” ujar Mukhrizal dalam keterangannya.
Selain aktivitas fisik ringan, para petugas haji bersama tim kesehatan juga intensif memberikan edukasi seputar pola makan, hidrasi, dan istirahat cukup. Salah satu perhatian utama adalah kebiasaan sebagian jamaah lansia yang cenderung mengurangi minum air karena khawatir sering buang air kecil.
“Kami terus mengingatkan agar jamaah tidak mengurangi asupan cairan, karena dehidrasi justru berisiko lebih besar saat cuaca panas dan aktivitas padat,” ujarnya.
Mukhrizal juga menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi seluruh jamaah asal Karimun dalam keadaan stabil dan sehat. Hanya satu kasus ringan dilaporkan, yakni seorang jamaah wanita mengalami sesak napas akibat alergi terhadap suhu dingin dari pendingin ruangan. Namun kondisi tersebut telah tertangani secara cepat oleh tim medis.
“Jamaah Karimun tetap semangat dan dalam kondisi sehat. Mohon doa dari keluarga di tanah air agar semua proses ibadah berjalan lancar,” tutup Mukhrizal.
Kegiatan peregangan ini merupakan bagian dari protokol kesehatan yang diterapkan secara konsisten untuk memastikan bahwa seluruh jamaah berada dalam kondisi optimal saat menghadapi Armuzna, fase yang dikenal paling menguras fisik dalam rangkaian ibadah haji.
Penulis : RP
Editor : IZ

















