Enam Pelajar Natuna Siap Tempuh Pendidikan Migas di PEM Akamigas Cepu

- Publisher

Kamis, 26 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enam pelajar Natuna yang mendapatkan Beasiswa AKA Migas Cepu. Foto: Bagian kerja sama Pemkab Natuna

Enam pelajar Natuna yang mendapatkan Beasiswa AKA Migas Cepu. Foto: Bagian kerja sama Pemkab Natuna

INIKEPRI.COM – Enam pelajar asal Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dipastikan akan melanjutkan pendidikan di Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu, Jawa Tengah, setelah dinyatakan lolos seleksi program beasiswa yang difasilitasi oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Sumatera Bagian Utara bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di wilayah Kepri.

Mereka dijadwalkan untuk mulai masuk kampus paling lambat pada 26 Juli 2025.

Keenam siswa ini menjadi bagian dari generasi muda Natuna yang mendapatkan kesempatan langka untuk menempuh pendidikan di salah satu institusi vokasi bergengsi di bidang energi dan migas. Program ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara pemerintah daerah dan industri migas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah penghasil energi seperti Natuna.

BACA JUGA:  Tambah Pasokan Mesin 1000 KW, Langkah Pemprov Kepri Bersama PLN Mengatasi Gangguan Kelistrikan di Natuna

Harapan Daerah, Tantangan Anak Muda

Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Faisal Firman, menilai bahwa pendidikan ini bukan hanya soal akademik, tetapi juga soal kesiapan mental dan emosional. Ia berharap orang tua dapat memberikan perhatian ekstra menjelang keberangkatan anak-anak mereka ke Cepu.

“Saya minta kepada keenam orang tua agar mendampingi dan memberi perhatian penuh kepada anak-anaknya. Karena ini kampus bergengsi yang akan menjadi tempat mereka menimba ilmu di bidang energi dan migas,” ujar Faisal saat ditemui di Ranai, Rabu (25/6/2025).

Faisal menyadari, jarak antara Natuna dan Cepu bukan hanya jauh secara geografis, tetapi juga menuntut kesiapan emosional dari para pelajar.

BACA JUGA:  Gala Dinner di PLBN Serasan, Simbol Diplomasi Maritim di Tengah Hangatnya Kebersamaan

“Anak-anak ini harus diyakinkan bahwa mereka membawa harapan besar dari daerah. Jangan sampai kehilangan semangat hanya karena merasa jauh dari rumah,” tambahnya.

Pendidikan Migas sebagai Investasi Jangka Panjang

Beasiswa ini mencakup pembiayaan penuh, mulai dari biaya pendidikan, tempat tinggal (asrama), kebutuhan konsumsi, hingga perlengkapan penunjang akademik seperti pakaian kerja dan buku-buku perkuliahan.

Pemerintah Kabupaten Natuna menilai program ini sebagai investasi jangka panjang dalam menyiapkan SDM lokal yang kompeten di sektor energi, yang merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah.

Sejak pertama kali dibuka untuk Natuna pada 2021, total lebih dari sepuluh pelajar telah berhasil menempuh pendidikan di PEM Akamigas melalui jalur beasiswa ini.

BACA JUGA:  Pemkab Natuna Pastikan Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi Agustus 2025, Fokus Anak Putus Sekolah

Jadi Teladan untuk Generasi Berikutnya

Program ini juga diharapkan dapat memicu semangat pelajar lainnya di Natuna untuk bersaing dan memanfaatkan peluang pendidikan tinggi, terutama di sektor strategis seperti energi dan sumber daya alam.

“Keberangkatan ini bukan akhir, melainkan awal dari proses panjang mencetak SDM unggul. Kami harap anak-anak ini kelak bisa kembali dan memberi kontribusi nyata untuk daerah,” ujar Faisal.

Dengan semangat baru dan dukungan penuh dari keluarga serta pemerintah daerah, keenam pelajar ini diharapkan mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional, sekaligus menjadi representasi dari potensi besar yang dimiliki wilayah perbatasan seperti Natuna.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara
Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir
KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”
Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya
Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik
Kejari Natuna Kawal Eksekusi 15 Tahanan ke Batam-Tanjungpinang, Tempuh Jalur Laut 30 Jam
Natuna Resmi Kantongi IPSKA dari Kemendag, Cen Sui Lan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
KKP Setujui 9 Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna, Cen Sui Lan: Dongkrak Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:10 WIB

Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:21 WIB

KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”

Senin, 25 Mei 2026 - 14:06 WIB

Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya

Senin, 25 Mei 2026 - 05:50 WIB

Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Berita Terbaru