Dari Natuna untuk Asia: Selat Lampa Disetujui Jadi Pelabuhan Ekspor-Impor Berkat Cen Sui Lan

- Publisher

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna Cen Sui Lan mengecek fasilitas Pelabuhan Selat Lampa, belum lama ini. Pelabuhan Selat Lampa Natuna disetujui Kemenhub RI menjadi pelabuhan ekspor impor. Foto: Istimewa

Bupati Natuna Cen Sui Lan mengecek fasilitas Pelabuhan Selat Lampa, belum lama ini. Pelabuhan Selat Lampa Natuna disetujui Kemenhub RI menjadi pelabuhan ekspor impor. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Perjuangan panjang Bupati Natuna, Cen Sui Lan, akhirnya membuahkan hasil. Kementerian Perhubungan RI secara resmi menyetujui Pelabuhan Selat Lampa di Kabupaten Natuna sebagai pelabuhan ekspor-impor. Penetapan ini menjadi langkah besar dalam membuka gerbang perdagangan internasional langsung dari wilayah perbatasan utara Indonesia.

Kabar gembira ini tertuang dalam Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub RI dengan nomor AL.301/II/14/DP-25, tertanggal 1 Juli 2025, yang ditujukan kepada Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau. Surat tersebut menyatakan bahwa Pelabuhan Selat Lampa telah disetujui sebagai pelabuhan ekspor dan impor, sebagaimana sebelumnya diusulkan oleh Pemkab Natuna.

“Iya, kita sudah terima surat itu. Intinya, Pelabuhan Selat Lampa disetujui jadi pelabuhan ekspor-impor. Usulan kita terkabul. Ini harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama, dari daerah hingga pusat,” ujar Cen Sui Lan, Rabu (2/7/2025).

BACA JUGA:  Alokasi Rp5 M, Cen Sui Revitalisasi SDN 003 Sawang Selatan

Koordinasi Langsung dengan Pusat

Setelah menerima surat persetujuan, Bupati Cen Sui Lan langsung menjalin koordinasi intensif dengan Direktur Kepelabuhanan Ditjen Hubla Kemenhub RI, Muh Anto Julianto, guna mempercepat langkah operasionalisasi pelabuhan.

Menurut pernyataan Muh Anto kepada Cen Sui Lan, pelabuhan Selat Lampa dapat segera difungsikan dengan catatan kesiapan unsur CIQ (Customs, Immigration, Quarantine) serta kehadiran Syahbandar sebagai otoritas pelabuhan.

“Silakan dioperasionalkan dengan menyiapkan CIQ. Syahbandar sebagai otoritasnya. Prinsipnya, ini sudah bisa berjalan,” terang Cen Sui Lan, mengutip arahan dari Kementerian Perhubungan.

BACA JUGA:  BMKG Gelar Sekolah Cuaca, Cen Sui Lan Dorong Nelayan Natuna Aman dan Mampu Bersaing

Dampak Strategis bagi Ekonomi Daerah

Dalam forum Coffee Morning yang digelar Rabu pagi, Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa keputusan ini akan membawa dampak langsung bagi rakyat Natuna, khususnya nelayan dan petani. Dengan status ekspor-impor yang resmi, komoditas unggulan Natuna—seperti ikan, hasil laut, dan hasil pertanian—tidak perlu lagi melewati pelabuhan lain seperti Batam.

Dulu, saat panen raya, harga cabai anjlok karena tak ada jalur keluar. Sekarang peluang terbuka. Kita bisa langsung ekspor ke China, Thailand, dan Vietnam,” ungkapnya penuh optimisme.

Bupati menekankan bahwa keberadaan pelabuhan ekspor-impor ini bukan hanya soal infrastruktur, melainkan tonggak ekonomi baru yang akan membuka lapangan kerja, mengurangi ketergantungan logistik antarwilayah, dan mendorong tumbuhnya usaha-usaha lokal.

BACA JUGA:  Gema Cegah Stunting, Dewi Ansar Ajak Wujudkan Generasi Tangguh

“Ini bukan sekadar pelabuhan. Ini adalah pintu masa depan bagi Natuna,” tegasnya.

Sinergi Daerah dan Pusat

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan lintas sektor, baik dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau maupun kementerian terkait. Dengan status ini, Selat Lampa diharapkan menjadi simpul logistik nasional dan pusat distribusi ekspor unggulan dari wilayah terluar Indonesia.

Bupati Cen Sui Lan menutup pernyataannya dengan harapan agar seluruh pihak turut mengawal pelaksanaan tahap selanjutnya, sehingga impian Natuna menjadi pintu perdagangan internasional benar-benar bisa terwujud dalam waktu dekat.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pemkab Natuna Subsidi Margin Pinjaman UMKM hingga 0 Persen, Plafon Maksimal Rp20 Juta
Jembatan Subi Kecil–Subi Besar Diprioritaskan 2027, Cen Sui Lan: Kita Usahakan Terealisasi
Natuna Siapkan Dua Kecamatan Baru, Pemekaran Didorong Percepat Pembangunan Perbatasan
Cen Sui Lan Pasang Target Pejabat Baru: Enam Bulan Tak Beres, Siap Dirotasi
2.048 Tim Turun ke Meja Domino, Raja Mustakim Dukung Ajang Akbar di Natuna
Desil Warga Tiba-tiba Naik, Bupati Cen Sui Lan Minta Kades Aktif Bantu Perbaikan Data
Pemutihan Pajak Kendaraan Natuna Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Ini Keringanannya
600 Orang Bersihkan Pantai Piwang, Cen Sui Lan: Gotong Royong Bukan Sekadar Bersih-Bersih

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Pemkab Natuna Subsidi Margin Pinjaman UMKM hingga 0 Persen, Plafon Maksimal Rp20 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Jembatan Subi Kecil–Subi Besar Diprioritaskan 2027, Cen Sui Lan: Kita Usahakan Terealisasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Natuna Siapkan Dua Kecamatan Baru, Pemekaran Didorong Percepat Pembangunan Perbatasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Cen Sui Lan Pasang Target Pejabat Baru: Enam Bulan Tak Beres, Siap Dirotasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

2.048 Tim Turun ke Meja Domino, Raja Mustakim Dukung Ajang Akbar di Natuna

Berita Terbaru