INIKEPRI.COM – Perayaan Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ke-23 tahun ini menghadirkan momen penuh makna. Di sela rangkaian acara resmi yang digelar di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (24/9/2025), seorang tokoh masyarakat hinterland Batam, Haji Laode Saman, menerima penghargaan bergengsi dari Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad.
Penghargaan tersebut diberikan atas partisipasi aktif dan dedikasi Haji Laode dalam mendukung pembangunan, khususnya di bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan.
Sosok Dermawan yang Dekat dengan Masyarakat
Haji Laode Saman dikenal luas bukan hanya sebagai pengusaha, tetapi juga sebagai filantropis yang rendah hati. Selama bertahun-tahun, ia kerap hadir membantu masyarakat pulau—baik melalui dukungan fasilitas pendidikan, bantuan sosial, maupun mendorong generasi muda untuk tetap bersekolah.
Bagi masyarakat hinterland Batam, nama Laode Saman identik dengan kepedulian. Ia percaya bahwa akses pendidikan yang merata adalah kunci untuk membuka jalan keluar dari keterbatasan, terutama bagi anak-anak di wilayah kepulauan yang sering menghadapi tantangan infrastruktur.
Ucapan Syukur dan Motivasi
Dalam kesempatan itu, Haji Laode menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diterima. Baginya, apresiasi dari pemerintah bukanlah tujuan utama, melainkan pengingat bahwa setiap rezeki yang dimiliki harus memberi manfaat lebih luas bagi sesama.
“Alhamdulillah, terima kasih. Penghargaan ini saya terima sebagai bentuk motivasi diri serta dukungan, bahwa setiap rezeki yang saya dapatkan harus turut berdampak bagi masyarakat sekitar,” ujarnya dengan penuh kerendahan hati.
Pendidikan Sebagai Investasi Masa Depan
Haji Laode meyakini bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang hasilnya mungkin tidak langsung terlihat, tetapi akan melahirkan generasi baru yang lebih cerdas dan berkarakter. Melalui berbagai program bantuan dan kepeduliannya, ia berharap dapat memutus rantai kesenjangan di daerah hinterland serta memunculkan harapan baru bagi anak-anak pulau.
Penghargaan dari Gubernur Ansar Ahmad ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa peran serta masyarakat dalam pembangunan daerah, khususnya sektor pendidikan sangat dibutuhkan.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
Perjalanan pembangunan Kepri sebagai provinsi kepulauan memang penuh tantangan. Luas wilayah laut yang mencapai 96 persen membuat akses ke pendidikan tidak selalu mudah. Karena itu, kehadiran tokoh masyarakat seperti Haji Laode Saman menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengakselerasi program-program pendidikan dan sosial.
Dengan penghargaan ini, Haji Laode Saman berharap semakin banyak tokoh dan elemen masyarakat yang ikut tergerak untuk peduli, bergandengan tangan bersama pemerintah demi menciptakan generasi Kepri yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi masa depan.
Penulis : IZ

















