3 Pekerjaan Ini Tahan dari Ancaman AI, Masih Butuh Sentuhan Manusia

- Admin

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kehadiran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah membawa perubahan besar di dunia kerja. Dari industri kreatif, perbankan, hingga manufaktur, otomatisasi berbasis AI perlahan menggantikan peran manusia dalam berbagai lini pekerjaan.

Namun, tidak semua profesi bisa dengan mudah diambil alih oleh teknologi. Pekerjaan yang melibatkan interaksi emosional, kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, hingga keterampilan menghadapi situasi darurat, dinilai relatif aman dari gempuran AI.

Berikut daftar profesi yang diperkirakan masih sulit digantikan oleh kecerdasan buatan:

Baca Juga :  Istilah “Yapping” Kian Viral: Bahasa Gaul Baru yang Menguasai Media Sosial

1. Pelayanan Kesehatan dan Sosial

Menurut pakar ketenagakerjaan Cenedella, profesi di bidang kesehatan dan sosial tetap membutuhkan sentuhan manusia. Dokter, perawat, hingga pekerja sosial tidak hanya dituntut untuk memiliki pengetahuan, tetapi juga empati, kebijaksanaan, serta kemampuan memahami kondisi pasien secara menyeluruh. Hal ini membuat AI hanya berperan sebagai pendukung, bukan pengganti utama.

2. Bidang Hukum

Meski teknologi sudah membantu dalam menganalisis dokumen atau melakukan riset hukum, peran pengacara dan hakim masih dianggap tak tergantikan. Mereka dituntut menggunakan pertimbangan moral, interpretasi hukum, serta kecakapan berbicara di ruang sidang—hal yang belum bisa dilakukan oleh AI.

Baca Juga :  Federal, Sepeda Indonesia yang Laris di Eropa

3. Layanan Tanggap Darurat

Profesi seperti pemadam kebakaran, penyelamat di pantai, hingga tenaga medis gawat darurat adalah contoh nyata pekerjaan yang membutuhkan keberanian, kecepatan, dan keputusan instan dalam situasi kritis. AI memang bisa membantu, misalnya dengan sistem navigasi atau deteksi dini, tetapi peran manusia tetap utama dalam mengevakuasi dan menyelamatkan nyawa.

Baca Juga :  Tahun Ini Fitur AI di Whatsapp, Instagram, dan Messenger Dirilis

AI Sebagai Mitra, Bukan Ancaman

Pakar menegaskan, meskipun pekerjaan-pekerjaan di atas tergolong aman dari ancaman otomatisasi, bukan berarti bebas sepenuhnya dari teknologi. AI justru diharapkan menjadi mitra kerja yang membuat tugas lebih efektif dan efisien. Dengan begitu, pekerja manusia bisa lebih fokus pada aspek kemanusiaan yang tidak bisa digantikan oleh mesin.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Viral di Media Sosial, Ini Filosofi di Balik Kutukan Platypus
Apple Siapkan Peningkatan Kamera dan Baterai untuk iPhone Air 2
Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Indonesia Negara Pertama di Dunia Blokir Grok demi Lindungi Perempuan dan Anak
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
WhatsApp Hadirkan Fitur Baru di Obrolan Grup, Dari Tag Anggota hingga Pengingat Acara
Merasa Kehilangan Semangat? Coba 7 Langkah Ini untuk Pulih
Cegah Penyakit Sejak Dini, Begini Cara Skrining Kesehatan BPJS Secara Online

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:26 WIB

Apple Siapkan Peningkatan Kamera dan Baterai untuk iPhone Air 2

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Senin, 12 Januari 2026 - 07:53 WIB

Indonesia Negara Pertama di Dunia Blokir Grok demi Lindungi Perempuan dan Anak

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:29 WIB

Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:58 WIB

WhatsApp Hadirkan Fitur Baru di Obrolan Grup, Dari Tag Anggota hingga Pengingat Acara

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB