Batam Catat Sejarah Baru: 24.300 Pekerja Rentan dan Tokoh Masyarakat Resmi Dilindungi Jaminan Sosial

- Publisher

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan Ketua RT se-Kota Batam pada peluncuran program jaminan sosial bagi 24.300 pekerja rentan dan tokoh masyarakat, Jumat (26/9/2025) di Golden Prawn. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan Ketua RT se-Kota Batam pada peluncuran program jaminan sosial bagi 24.300 pekerja rentan dan tokoh masyarakat, Jumat (26/9/2025) di Golden Prawn. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Malam itu, Jumat (26/9/2025), suasana Golden Prawn Batam berbeda dari biasanya. Lampu-lampu sorot menyinari panggung utama ketika Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berdiri di hadapan ribuan tamu undangan.

Dengan penuh semangat, ia menandai babak baru perlindungan sosial di Kota Batam: peluncuran program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk 24.300 pekerja rentan dan tokoh masyarakat.

Program ini lahir dari inisiatif Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Tenaga Kerja, bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Bukan sekadar program administratif, melainkan wujud nyata kepedulian negara bagi mereka yang selama ini berjuang di garis depan pembangunan kota.

Mereka yang dilindungi tidak hanya pekerja sektor informal seperti ojek online, penarik becak, dan boat pancung, tetapi juga para penggerak masyarakat di akar rumput: ketua RT, ketua RW, kader posyandu, kader siaga kelurahan, hingga ketua LPM. Semua mendapat jaminan yang sama, sebuah payung perlindungan ketika risiko kerja datang tak terduga.

BACA JUGA:  Amsakar Hadiri Pelepasan Jacket Empire Wind ke AS: Tunjukkan Kiprah Industri Batam ke Kancah Global

Apresiasi Nyata, Bukan Sekadar Kata

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa peluncuran ini bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah momentum bersejarah.

“Malam ini Batam mencatat sejarah. Orang-orang yang bekerja dan berjuang untuk pembangunan kota akhirnya mendapat jaminan perlindungan sosial. Dengan begitu, risiko kerja bisa diminimalisir, dan para penerima merasa lebih tenang dalam menjalankan tugas,” tegasnya, disambut tepuk tangan meriah.

Menurut Amsakar, apresiasi pemerintah kepada para pejuang kota tidak boleh berhenti pada ucapan terima kasih. “Apresiasi itu harus diwujudkan dalam bentuk nyata, salah satunya perlindungan sosial ini,” tambahnya.

Menjaga Stabilitas Kota yang Heterogen

Ia juga menyinggung pentingnya peran RT, RW, kader, dan tokoh masyarakat dalam menjaga kerukunan di tengah pluralitas Batam yang dikenal sebagai miniatur Indonesia.

BACA JUGA:  Warga Sambau Akhirnya Nikmati Jalan Baru 1,5 Km, Amsakar: TMMD Bukti Nyata Sinergi Pembangunan Batam

“Batam ini heterogen, tapi tetap aman dan kondusif berkat bapak dan ibu yang menjalankan peran sesuai amanah regulasi. Bahkan ketika di tingkat nasional sempat muncul eskalasi, Batam justru menunjukkan stabilitas yang patut kita syukuri,” ujarnya.

Amsakar menekankan, stabilitas ini adalah modal penting untuk pembangunan. Tanpa peran aktif masyarakat di akar rumput, sulit membayangkan Batam bisa tumbuh dengan aman, damai, dan produktif.

Dari Infrastruktur ke Pemberdayaan Manusia

Lebih jauh, Amsakar menegaskan bahwa kebijakan kepemimpinan ASLI (Amsakar – Li Claudia) kini mengalami transformasi. Jika sebelumnya pembangunan lebih banyak bertumpu pada infrastruktur, kini arah kebijakan bergerak ke pemberdayaan manusia.

“Transformasi kebijakan kami bergeser. Tidak lagi semata-mata infrastruktur-sentris, melainkan pembangunan kapasitas dan pemberdayaan manusia,” ucapnya mantap.

Ia berharap, melalui jaminan sosial ini, pekerja rentan dan penggerak masyarakat tidak hanya terlindungi secara hukum, tetapi juga semakin bersemangat untuk terus mendukung pembangunan Batam.

BACA JUGA:  Polsek Batuaji Gelar Konferensi Pers Terkait Praktik Prostitusi

Payung Hukum Perlindungan Sosial

Program ini bukan sekadar janji, tetapi tertuang dalam sejumlah regulasi resmi. Melalui Perwako No. 49/2025, ada 12.872 penggerak masyarakat mulai dari RT, RW, hingga kader posyandu yang dijamin perlindungannya. Perwako No. 30/2025 menyasar pekerja transportasi rakyat, seperti ojek online, boat pancung, hingga becak kayuh. Bahkan, nelayan kecil sudah lebih dulu mendapat perlindungan sejak 2023 lewat Perwako No. 3.

Dengan payung hukum ini, Amsakar memastikan bahwa perlindungan sosial di Batam bukan sekadar program sementara, melainkan komitmen jangka panjang.

“Semoga program ini menjadi penyemangat baru bagi kita semua, agar Batam tumbuh lebih maju dengan masyarakat yang kuat, terlindungi, dan berdaya,” pungkasnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Yayasan Asma Husnul Khatimah Rajut Ukhuwah di Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang Bershalawat II Menggema
Amsakar Tantang 1.600 Mahasiswa Baru UIS Batam: Jangan Jadi Penonton di Tengah Perubahan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Hang Nadim, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan
Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah
Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Tambahkan Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Dikebut hingga Akhir 2026
Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata
Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo
Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:30 WIB

Yayasan Asma Husnul Khatimah Rajut Ukhuwah di Pulau Penawar Rindu, Belakang Padang Bershalawat II Menggema

Senin, 7 September 2026 - 06:53 WIB

Amsakar Tantang 1.600 Mahasiswa Baru UIS Batam: Jangan Jadi Penonton di Tengah Perubahan

Minggu, 6 September 2026 - 09:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Hang Nadim, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 08:47 WIB

Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Meneladani Akhlak Rasulullah

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Tambahkan Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Dikebut hingga Akhir 2026

Berita Terbaru