Malas Gerak Bisa Memperpendek Umur, Begini Penjelasan Dokter

- Admin

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Siapa sangka, kebiasaan malas bergerak alias “mager” ternyata bisa berdampak serius bagi kesehatan, bahkan memperpendek usia harapan hidup.

Menurut dr. Erta Priadi Wirawija, Sp.JP, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Klinik Kiera, tubuh manusia sejatinya diciptakan untuk aktif bergerak. Melalui akun Facebook-nya, ia menjelaskan empat alasan ilmiah mengapa terlalu sering duduk atau jarang beraktivitas fisik dapat menggerogoti kesehatan secara perlahan.

“Tubuh kita dibuat untuk bergerak. Kalau terlalu lama diam, semua sistem di dalamnya ikut melambat,” tulis dr. Erta.

1. Metabolisme tubuh melambat

Ketika terlalu banyak duduk, otot-otot besar tidak bekerja optimal. Akibatnya, pembakaran kalori menurun dan cadangan energi menumpuk menjadi lemak.

“Lama-kelamaan akan timbul obesitas. Ini bukan sekadar urusan bentuk tubuh, tapi pintu gerbang menuju penyakit serius seperti diabetes, hipertensi, dan jantung,” jelasnya.

Dengan kata lain, setiap kali kita memilih rebahan ketimbang berjalan kaki sebentar, sebenarnya kita sedang menabung risiko untuk masa depan.

Baca Juga :  IISMA Entrepreneur Perkuat Keterampilan Wirausaha Mahasiswa lewat Studi di Luar Negeri

2. Melemahkan jantung

Jantung ibarat mesin utama tubuh yang harus “dilatih” secara rutin. Tanpa aktivitas fisik, kekuatannya berkurang dan kemampuan memompa darah menjadi tidak efisien.

“Olahraga itu seperti charging untuk jantung. Kalau jarang bergerak, pembuluh darah mudah tersumbat, tekanan darah meningkat, dan risiko serangan jantung maupun stroke jadi lebih tinggi,” ungkap dr. Erta.

Baca Juga :  Hari Ikan Nasional, Makan Ikan Yuk!

3. Mengganggu sirkulasi darah

Duduk terlalu lama juga memperlambat aliran darah ke kaki dan meningkatkan risiko deep vein thrombosis (pembekuan darah di vena dalam).

“Kalau gumpalan darah ini sampai ke paru-paru atau otak, akibatnya bisa fatal. Karena itu, berdirilah dan bergeraklah setiap satu jam sekali jika bekerja di depan layar komputer,” imbau dr. Erta.

4. Meningkatkan kadar gula darah

Saat tubuh bergerak, otot menggunakan gula sebagai sumber energi. Namun, jika otot jarang digunakan, gula akan tetap mengendap dalam darah dan memicu kenaikan kadar gula.

“Dari sinilah awal perjalanan menuju diabetes tipe 2. Penyakit ini bisa merusak ginjal, saraf, mata, dan jantung—mempercepat penuaan organ,” tulisnya.

Baca Juga :  Telkomsel Bagi Hadiah Rp 5 Juta, Syaratnya Mudah!

Bergerak demi hidup lebih panjang

Dr. Erta menegaskan, mencegah risiko ini sebenarnya sederhana: bergeraklah secara rutin. Tidak perlu langsung olahraga berat, cukup mulai dengan berjalan kaki, peregangan ringan, atau bersepeda santai setiap hari.

“Tidak bergerak itu pilihan yang tampak sepele, tapi dampaknya bisa sangat mahal. Jadi, jangan tunggu sakit baru mulai aktif,” pesannya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari
Viral di Media Sosial, Ini Filosofi di Balik Kutukan Platypus
Apple Siapkan Peningkatan Kamera dan Baterai untuk iPhone Air 2
Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua
Indonesia Negara Pertama di Dunia Blokir Grok demi Lindungi Perempuan dan Anak
Inilah 4 Hormon Bahagia di Otak dan Cara Sederhana Memicunya
WhatsApp Hadirkan Fitur Baru di Obrolan Grup, Dari Tag Anggota hingga Pengingat Acara
Merasa Kehilangan Semangat? Coba 7 Langkah Ini untuk Pulih

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:47 WIB

Ingin Bakar Lemak? Jalan Kaki Ternyata Bisa Lebih Unggul dari Lari

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:32 WIB

Viral di Media Sosial, Ini Filosofi di Balik Kutukan Platypus

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:26 WIB

Apple Siapkan Peningkatan Kamera dan Baterai untuk iPhone Air 2

Senin, 12 Januari 2026 - 08:03 WIB

Relate Banget! Ini Tanda-Tanda Halus Anda Mulai Menua

Senin, 12 Januari 2026 - 07:53 WIB

Indonesia Negara Pertama di Dunia Blokir Grok demi Lindungi Perempuan dan Anak

Berita Terbaru