Ekonomi Kepri Triwulan III 2025 Tumbuh 7,48 Persen, Tertinggi di Sumatera dan Ketiga Nasional

- Publisher

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Industri galangan kapal di kawasan Sekupang, Batam. BPS mencatat perekonomian Triwulan III 2025 Kepri tumbuh 7,48 persen, menempatkan Kepri tertinggi di Sumatera dan ketiga nasional. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Industri galangan kapal di kawasan Sekupang, Batam. BPS mencatat perekonomian Triwulan III 2025 Kepri tumbuh 7,48 persen, menempatkan Kepri tertinggi di Sumatera dan ketiga nasional. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Badan Pusat Statistik mencatat perekonomian Provinsi Kepulauan Riau tumbuh 7,48 persen pada Triwulan III tahun 2025, menjadikan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan tertinggi di Sumatera, dan ketiga di tingkat nasional.

Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) No. 65/11/21/Th. XX tanggal 5 November 2025 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, perekonomian Kepri pada triwulan III tahun 2025 tumbuh impresif sebesar 7,48 persen secara tahunan (year-on-year).

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa geliat ekonomi Kepri terus menguat di tengah pemulihan ekonomi nasional, mempertegas posisi Kepri sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia bagian barat.

Kepala BPS Provinsi Kepri, Dr Margaretha Ari Anggorowati dalam laporannya menjelaskan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepri atas dasar harga berlaku (ADHB) pada triwulan III-2025 mencapai Rp94,59 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp55,68 triliun.

BACA JUGA:  Triwulan II 2023, Pertumbuhan Ekonomi Kepri Tumbuh 5,04 Persen

Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi Kepri terutama ditopang oleh Industri Pengolahan dengan andil pertumbuhan sebesar 2,80 persen, serta Pertambangan dan Penggalian yang menyumbang 2,07 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) memberikan andil pertumbuhan tertinggi sebesar 3,75 persen, disusul oleh Net Ekspor dengan kontribusi 2,46 persen.

Secara triwulanan (q-to-q), ekonomi Kepri juga tumbuh sebesar 0,85 persen, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Pertambangan dan Penggalian serta Konstruksi. Sedangkan secara kumulatif (c-to-c) hingga triwulan III-2025, ekonomi Kepri mencatat pertumbuhan 6,60 persen, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (4,97 persen).

Dalam konteks regional, PDRB Kepri berkontribusi sebesar 7,07 persen terhadap total perekonomian Pulau Sumatera, menempatkannya di posisi kelima dari sisi kontribusi, namun di posisi teratas untuk laju pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Dilarang Pungut Retribusi Labuh Jangkar

Pertumbuhan ekonomi Kepri juga terlihat merata di berbagai sektor. Dari sisi produksi, Pertambangan dan Penggalian mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 19,83 persen, diikuti oleh Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 19,80 persen, serta Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 15,63 persen.

Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Net Ekspor tumbuh pesat mencapai 16,45 persen, yang menunjukkan meningkatnya daya saing dan aktivitas perdagangan internasional Kepri, terutama melalui kawasan industri dan pelabuhan di Batam, Bintan, dan Karimun.

Kinerja PMTB yang tumbuh 9,05 persen juga mengindikasikan meningkatnya investasi, baik dari pemerintah maupun swasta, dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan proyek strategis daerah.

Hasil dari Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Masyarakat

Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh pelaku ekonomi dan dukungan masyarakat Kepri dalam menjaga momentum pertumbuhan.

BACA JUGA:  UNIBA Tawarkan Program S2 dan S3 untuk Dukung Peningkatan Kualifikasi ASN Pemprov Kepri

“Pertumbuhan ekonomi Kepri yang mencapai 7,48 persen adalah hasil sinergi kita semua — pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Ini bukti bahwa Kepri mampu bangkit dan berlari lebih cepat dari banyak daerah lain di Indonesia,” ujar Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Kamis (6/11/2025).

Lebih lanjut, Gubernur Ansar menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat kebijakan yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Program pembangunan industri pengolahan, infrastruktur pelabuhan, dan elektrifikasi pulau-pulau terus dipacu untuk memastikan pemerataan manfaat ekonomi hingga ke wilayah terluar Kepri.

“Kita ingin Kepri bukan hanya tumbuh tinggi, tetapi juga tumbuh berkualitas. Investasi harus membuka lapangan kerja, industri harus ramah lingkungan, dan pembangunan harus dirasakan seluruh masyarakat,” tegasnya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Purnama Katiga di Muka Kuning, Pesan Harmoni Menggema dari Pura Satya Dharma
Jumat 28 Agustus, Cuaca Kepri Didominasi Berawan, Batam Capai 31°C
Genangan Berkurang, 29 Titik Banjir Batam Ditangani BP Batam
Bukan Sekadar Piala, Amsakar Jadikan Penghargaan Nasional sebagai Cambuk Batam
Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako
Batam-Penang Buka Rute Penerbangan Langsung Mulai 18 Oktober 2026
GSIH Diluncurkan di Batam, Firmansyah: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
1.462 Warga Air Raja Terima Bantuan Beras Tiga Bulan, Lis Minta Warga Berani Laporkan Jika Rusak

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Purnama Katiga di Muka Kuning, Pesan Harmoni Menggema dari Pura Satya Dharma

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Jumat 28 Agustus, Cuaca Kepri Didominasi Berawan, Batam Capai 31°C

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:37 WIB

Genangan Berkurang, 29 Titik Banjir Batam Ditangani BP Batam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Bukan Sekadar Piala, Amsakar Jadikan Penghargaan Nasional sebagai Cambuk Batam

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Gowes Pagi di Bukit Arai, Raja Mustakim Ajak Petugas Kebersihan Sarapan dan Berbagi Sembako

Berita Terbaru