Bukan Sekadar Piala, Amsakar Jadikan Penghargaan Nasional sebagai Cambuk Batam

- Publisher

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima penghargaan kategori Pembangunan Ekonomi Daerah dalam ajang Pemimpin Daerah Awards 2026. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima penghargaan kategori Pembangunan Ekonomi Daerah dalam ajang Pemimpin Daerah Awards 2026. Foto: INIKEPRI.COM/Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Sebuah penghargaan kembali membawa nama Batam ke panggung nasional. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima penghargaan kategori Pembangunan Ekonomi Daerah dalam ajang Pemimpin Daerah Awards 2026 di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, di Jakarta Concert Hall (JCH), Gedung iNews Tower.

Di balik penghargaan itu, ada sederet angka yang menggambarkan geliat ekonomi Batam. Sepanjang 2025, ekonomi Batam tumbuh 6,76 persen dengan nilai PDRB sekitar Rp253,64 triliun.

Sektor industri pengolahan masih menjadi tulang punggung dengan kontribusi sekitar 57 persen. Sementara investasi terus bergerak. Berdasarkan pendekatan bottom-up BP Batam, realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp69,3 triliun.

Momentum tersebut berlanjut pada 2026. Hingga semester pertama, investasi yang masuk ke Batam tercatat mencapai Rp38,97 triliun.

BACA JUGA:  Pisah Sambut Pejabat Utama Polda Kepri, Rudi : Terimakasih Brigjen Pol Drs. Darmawan, Selamat Datang Brigjen Pol Rudi Pranoto

Namun Amsakar tidak melihat penghargaan itu sebagai garis akhir.

Baginya, sebuah apresiasi justru membawa tanggung jawab baru agar pemerintah daerah bekerja lebih keras memastikan pertumbuhan ekonomi benar-benar berujung pada manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan terima kasih. Kami yakin apresiasi yang kami dapat ini menjadi motivasi bagi Pemko Batam untuk lebih optimal lagi,” ujar Amsakar.

Ia pun tidak mengklaim penghargaan tersebut sebagai hasil kerja seorang kepala daerah semata.

Amsakar mendedikasikannya kepada masyarakat Batam, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, DPRD Kota Batam, Forkopimda hingga seluruh jajaran pemerintah daerah yang terlibat dalam pembangunan.

Sebab, menurutnya, membangun Batam tidak bisa dikerjakan sendirian.

BACA JUGA:  GPR Gelar Aksi di Bright PLN Batam

“Penghargaan ini sangat luar biasa untuk memacu kinerja kami pemerintah daerah,” katanya.

Angka Ekonomi Harus Berujung pada Kesejahteraan

Pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu wajah Batam yang terus berubah. Kota industri tersebut tidak hanya mengandalkan sektor manufaktur, tetapi juga mulai memperkuat investasi dan sektor-sektor ekonomi baru.

Di saat yang sama, sejumlah indikator pembangunan manusia juga menunjukkan perkembangan.

Pada 2025, IPM Batam mencapai 83,80, sedangkan tingkat kemiskinan turun menjadi 3,81 persen.

Bagi Amsakar, capaian tersebut harus ditempatkan dalam satu kerangka besar: bagaimana pertumbuhan ekonomi, investasi dan pembangunan daerah pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sekitar satu tahun enam bulan sejak dirinya bersama Li Claudia menerima amanah memimpin Batam, pemerintah daerah terus berupaya menjaga momentum tersebut.

BACA JUGA:  Warga Batam yang Isoman di Rumah Bakal Dijemput, Tes Antigen Massal Segera Digelar

Tetapi perjalanan itu belum selesai.

Justru setelah penghargaan diterima, pekerjaan rumah pembangunan Batam semakin besar. Pertumbuhan harus dijaga, investasi harus terus didorong dan manfaat pembangunan harus semakin terasa hingga ke masyarakat.

Karena itu, Amsakar menekankan pentingnya mempertahankan semangat kolaborasi.

“Narasi kebersamaan ini harus menjadi modal baru bagi Kota Batam untuk bergerak lebih cepat lagi,” tegasnya.

Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026 akhirnya bukan hanya tentang trofi yang dibawa pulang dari Jakarta.

Bagi Batam, penghargaan itu menjadi semacam cermin atas perjalanan pembangunan sekaligus pengingat bahwa angka pertumbuhan ekonomi akan jauh lebih berarti ketika mampu diterjemahkan menjadi lapangan kerja, peluang usaha, investasi yang berkualitas dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Purnama Katiga di Muka Kuning, Pesan Harmoni Menggema dari Pura Satya Dharma
Genangan Berkurang, 29 Titik Banjir Batam Ditangani BP Batam
Batam-Penang Buka Rute Penerbangan Langsung Mulai 18 Oktober 2026
GSIH Diluncurkan di Batam, Firmansyah: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi
Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Jadi Tersangka Pembunuhan di Mentarau
Tak Perlu Datang ke Kantor, Warga Batam Bisa Urus Akta Kelahiran via IKD
Batam dan Medan Jajaki Kerja Sama Investasi, UMKM hingga Penyerapan Tenaga Kerja
Li Claudia Turun Langsung Cek Drainase dan Jalan, Minta Pekerjaan Tak Ganggu Aktivitas Warga

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Purnama Katiga di Muka Kuning, Pesan Harmoni Menggema dari Pura Satya Dharma

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:37 WIB

Genangan Berkurang, 29 Titik Banjir Batam Ditangani BP Batam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Bukan Sekadar Piala, Amsakar Jadikan Penghargaan Nasional sebagai Cambuk Batam

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:13 WIB

GSIH Diluncurkan di Batam, Firmansyah: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:35 WIB

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Jadi Tersangka Pembunuhan di Mentarau

Berita Terbaru