INIKEPRI.COM – Suasana khidmat menyelimuti Pura Satya Dharma, kawasan Batamindo, Muka Kuning, Batam, saat umat Hindu melaksanakan persembahyangan memperingati Hari Suci Purnama Katiga, Kamis (27/8/2026).
Sejak pagi, umat Hindu berdatangan untuk mengikuti rangkaian persembahyangan. Momen tersebut menjadi ruang bagi umat untuk mendekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus memanjatkan doa bagi keselamatan, kedamaian, dan keseimbangan kehidupan.
Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Lilik Widyawati, bersama staf Penyelenggara Hindu turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran jajaran Kemenag Kota Batam tidak sekadar menjadi bagian dari pendampingan kegiatan keagamaan, tetapi juga menunjukkan upaya membangun kedekatan dengan umat serta memastikan pembinaan kehidupan keagamaan terus berjalan di tengah masyarakat Batam yang beragam.
Hari Suci Purnama Katiga memiliki makna spiritual bagi umat Hindu sebagai momentum untuk melakukan penyucian diri, introspeksi, sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Tuhan.
Di tengah suasana persembahyangan yang berlangsung khidmat, pesan tentang kehidupan yang harmonis juga menjadi bagian penting dari peringatan tersebut.
Lilik Widyawati mengajak umat Hindu menjadikan momentum Purnama Katiga bukan hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai pengingat untuk membawa nilai-nilai spiritual ke dalam kehidupan sehari-hari.
“Hari Suci Purnama Katiga ini adalah momen bagi kita semua untuk introspeksi, menyucikan jiwa, dan mempererat tali silaturahmi.”
Menurutnya, nilai-nilai ajaran agama dapat menjadi landasan dalam menjaga kedamaian dan hubungan baik antarsesama.
Ia juga mengimbau umat Hindu di Kota Batam untuk terus menjaga keharmonisan serta menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman dan kondusif.
Pesan tersebut menjadi relevan di tengah kehidupan Batam yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang agama, budaya dan suku. Keharmonisan menjadi bagian penting dalam menjaga Batam tetap sebagai ruang bersama yang aman dan nyaman.
Kemenag Kota Batam juga terus mendorong pendampingan terhadap kehidupan keagamaan umat Hindu, termasuk melalui fasilitasi dan komunikasi dengan pengurus rumah ibadah serta komunitas keagamaan.
Melalui peringatan Purnama Katiga, umat Hindu di Batam diharapkan tidak hanya memperoleh ruang untuk memperkuat hubungan spiritual, tetapi juga semakin meneguhkan semangat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.
Di Pura Satya Dharma, doa dan persembahyangan pun menjadi pengingat bahwa keberagaman tidak semestinya menjadi jarak. Sebaliknya, ia dapat menjadi kekuatan ketika dirawat dengan saling menghormati dan menjaga kedamaian bersama.
Penulis : RP
Editor : IZ

















