INIKEPRI.COM – Menjaga kesehatan jantung bukan sekadar tren gaya hidup sehat, tapi kebutuhan nyata untuk mencegah penyakit yang bisa mengancam nyawa.
Olahraga teratur, pola makan seimbang dengan pengurangan garam, lemak jenuh, dan gula tambahan, serta menghindari rokok, menjadi langkah dasar.
Selain itu, menjaga berat badan ideal, mengontrol tekanan darah dan kolesterol, serta mengelola stres melalui istirahat yang cukup, menjadi faktor penting untuk jantung yang sehat.
Banyak orang percaya bahwa diet sehat bisa dilakukan hanya dengan memperbanyak konsumsi buah.
Namun, sayangnya, pilihan buah yang salah justru dapat meningkatkan kadar gula darah dan trigliserida, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan jantung, terutama bagi mereka yang obesitas atau memiliki riwayat penyakit jantung.
Menurut dr. Erta, Sp. JP, dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Klinik Kiera, melalui akun Facebook “Erta Priadi Wirawija”:
“Buah sangat penting dikonsumsi, namun jangan sampai takut dengan makanan manis malah tidak mengonsumsi buah sama sekali. Buah kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, dan juga serat. Semuanya itu memiliki efek yang bagus untuk jantung. Antioksidan bisa mencegah oksidasi kolesterol jahat (LDL). Nah, jika LDL teroksidasi, maka akan lengket dan menempel di pembuluh darah jantung dan akhirnya bisa menyumbat aliran darah ke jantung. Itu sebabnya buah memiliki peran yang sangat penting. Namun perlu diingat bahwa tidak semua jenis buah baik untuk kesehatan jantung dan malah ada yang sebaliknya, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.”
Berdasarkan penjelasan dr. Erta, berikut beberapa jenis buah yang sebaiknya dibatasi atau dihindari bagi penderita penyakit jantung dan obesitas:
1. Durian
Durian memang buah favorit banyak orang, namun bagi mereka yang memiliki masalah jantung, durian sebaiknya dihindari. Kandungan kalorinya tinggi, lemak jenuhnya banyak, dan konsumsi durian bisa meningkatkan denyut jantung serta tekanan darah pada sebagian orang. “Jika jantung Anda sudah bekerja keras, jangan beri beban ekstra,” ujar dr. Erta.
2. Mangga Matang
Rasa manis mangga matang ternyata mengandung gula tinggi, terutama fruktosa, yang dapat meningkatkan kadar trigliserida. Efek ini berisiko memperburuk kondisi jantung, apalagi jika mangga dikonsumsi dalam bentuk jus dengan tambahan gula.
3. Pisang Terlalu Matang
Pisang adalah buah yang aman untuk jantung dan obesitas bila dikonsumsi dalam kondisi tepat. Namun pisang yang terlalu matang mengandung gula tinggi sehingga bisa memicu lonjakan glukosa darah. Pilih pisang yang masih agak hijau atau belum terlalu lembek untuk menjaga keseimbangan gula darah.
4. Buah Kering (Kismis, Kurma)
Buah kering sering dianggap sehat, padahal kadar gulanya jauh lebih pekat dibanding buah segar. Segenggam kismis setara dengan makan sekumpulan anggur sekaligus, tetapi dalam bentuk gula padat. Untuk penderita berat badan berlebih dan resistensi insulin, buah kering bisa menjadi ancaman bagi kesehatan jantung.
5. Buah Kaleng atau Buah dalam Sirup
Meskipun terlihat praktis, buah kaleng atau dalam sirup mengandung gula tambahan tinggi dan pengawet, sehingga nilai nutrisinya kalah dibanding buah segar. Konsumsi berlebihan dapat memperburuk profil lipid dan tekanan darah. Pilih selalu buah segar untuk manfaat maksimal bagi jantung.
Dengan pemilihan buah yang tepat, Anda tetap bisa menikmati manfaat antioksidan, vitamin, mineral, dan serat tanpa memberi beban berlebihan pada jantung. Ingat, kunci jantung sehat bukan hanya menghindari makanan berisiko, tetapi juga cerdas memilih yang tepat.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















